APAKAH             FESTIVAL           OWLERY

 

CHAPTER IV : Avadra Kedavra

Hujan badai telah mereda, hanya menyisakan sedikit rintik - rintik hujan. Malam itu Harry tak bisa tidur, setelah mengerjakan tugasnya dan naik ke tempat tidur, dia lebih memilih membaca buku Transfigurasinya dan menunggu hawa mengantuk datang. tapi, Harry melihat sekilas cahaya putih kemerahan datang dan pergi dari arah lapangan Quidditch. Harry segera turun ke ruang rekreasi dan tak dilihatnya tanda - tanda Cassandra telah kembali. Harry keluar menara dan berlari tanpa memakai mantel ke arah lapangan. disana dia masih bisa melihat cahaya tadi sedikit melemah.
Harry segera masuk dan dilihatnya Cassandra menghunus tongkat sihirnya ke arah tembok besar yang transparan.

" Avadra Kedavra!! " teriak Cassandra dan cahaya hijau keluar dari ujung tongkatnya dan menjebol tembok itu. " Grotoflor !! "

" Selamat malam, Harry, apa yang... kau lakukan disini ? " tanya suara dibelakang Harry. Suara Profesor Mc Gonagall.

Harry menoleh dan dilihatnya Profesor Mc Gonagall bersama Hagrid.

" Apa yang dilakukannya Profesor, itu... itu kutukan... " kata Harry menunjuk Cassandra.

Cassandra yang menyadari kehadiran Harry berhenti dan menghampirinya.

" Saya kira, saya lupa cara melakukannya, profesor... " kata Cassandra.

Profesor Mc Gonagall tersenyum puas.

" Kau bisa kan, mengajari Harry Potter ? " tanya Hagrid.

" Apa ? Oooh, tidak, Harry masih belum terlalu dewasa untuk menerima efek sampingnya... " jawab Profesor Mc Gonagall.

" Tidak apa, saya sudah tahu mantra kecil yang saya ciptakan dua tahun lalu bersama teman saya, Ken Higata... " jawab Cassandra lalu menyeret Harry ke lapangan.

Harry kaget dan terperangah, dia akan mempelajari kutukan mematikan...

" Harry, konsentrasi penuh, tembok ini adalah yang akan kau kutuk, bersiaplah... " kata Cassandra dari kejauhan. " Estetigoon!! " tembok transparan muncul di depan Harry.

" A, aku... aku... " kata Harry gugup.

" Dengar, Harry, kau tak boleh takut, gugup dan tegang, kau harus santai, Voldemort juga selalu santai dalam membunuh musuhnya... "

Harry kaget mendengar Cassandra menyebut nama Voldemort, tapi dia senang, karena itu artinya Cassandra tak takut dengan musuh besarnya...

" Harry, sekarang, simpan tongkatmu, dan ucapkan ini perlahan saja, agar kau benar - benar bisa... "

Harry tegak dan yakin sekarang, Profesor Mc Gonagall berkali - kali bergumam " Ooh tidak... " tapi, Hagrid menahannya untuk mencegah Harry mempelajari kutukan ini.

" Harry, Avadra Kedavra!! " kata Cassandra.

" Avadra Kedavra!! " jawab Harry menatap Cassandra.

" Jangan menatapku... tatap musuhmu, pikirkan kau bisa membunuhnya... ayo, kau pasti bisa, kalahkan dia seperti kau mengalahkan Dementor!! " kata Cassandra.

Harry memejamkan mata dan membayangkan dihadapannya adalah Voldemort, " AVADRA KEDAVRA !! "

" Bagus, Harry !! " jawab Cassandra bertepuk tangan dan menghampirinya.

Harry merasa dirinya kedinginan, padahal dia memakai mantel, tapi dia tersadar bahwa dia tak memakai mantel, dia hanya memakai kaos lengan pendek berwarna biru...

" Kau kedinginan ? " tanya Cassandra.

Harry menggigil.

Cassandra tersenyum, " Frostoto !! " dan semacam gas menyelubungi tubuh Harry dan saat gas itu menghilang, Harry memakai mantel yang tebal.

" Terima kasih... "

" Sama - sama, senang bisa membantu, nah, sekarang, adalah mantra anti efek samping... ' Grotoflor ', ucapkan, mantra ini berguna saat kau baru pertama kali mengucapkan kutukan mematikan ini... dan... saat kau juga kurang konsentrasi di depan musuhmu.. yah... Voldemort... "

" Baiklah... " jawab Harry ringan. dia semakin yakin dirinya akan berhasil menguasai kutukan yang membuat semua orang yang disayanginya pergi...

" Baik, Harry, ucapkan mantra efek samping... "

" Grotoflor!! "

" Bagus, sekarang, konsentrasi, bayangkan tembok ini adalah Voldemort, ayo, Harry... "

Harry memejamkan mata, membayangkan Voldemort saat ini adalah yang paling mudah, " AVADRA KEDAVRA !! " tembok transparan hancur berkeping - keping.

" Sekarang, Harry, mantra efek samping !! "

" GROTOFLOR!! " dan cahaya putih transparan menyelimuti tubuh Harry, Harry merasakan tubuhnya hangat dan melayang - layang.

" Harry, kau sukses, sukses besar, kau memang anak ayah dan ibumu, penyihir berbakat... " kata Cassandra

Profesor Mc Gonagall dan Hagrid menghampiri. " Bagus sekali, tak kusangka, sekali saja kau langsung berhasil... " kata Profesor Mc Gonagall terharu.

" Kau memang anak pintar, Harry !! " kata Hagrid senang luar biasa.

Harry juga senang, dengan ini dia yakin bisa mengalahkan musuhnya...

" Kau bisa mempelajari dua kutukan lainnya, Harry... caranya sama dengan tadi, tapi kau tak memerlukan mantra efek samping... bisa, kan ? " tanya Cassandra.

" Terima kasih, terima kasih banyak... "

" Sama - sama... " jawab Cassandra, " Ayo, pulang, Harry, kau belum tidur, kan ? "

Harry baru sadar kalau dia latihan malam hari, dia terlalu senang sampai pagi, dia tak sabar ingin mengatakannya pada Ron dan Hermione.

 

Kembali      Next      Previous

Hosted by www.Geocities.ws

1