¨ Diare adalah buang air besar (berak) yang lebih cair/lembek dari biasanya lebih dari 3 kali sehari.
¨ Penyakit yang ditandai dengan bertambahnya frekwensi buang air besar lebih dari 3 X perhari disertai adanya perubahan bentuk atau kondisi tinja dari penderita.
a. Berak encer (biasanya) lebih dari 3 X dalam sehari, kadang-kadang disertai :
1. Muntah.
2. Badan lesu dan lemah.
3. Tidak mau makan.
4. Panas.
b. Muntah berak (kadang-kadang pada diare yang makin berat), tanda –tandanya :
1. Berak encer terus-menerus
2. Muntah terus-menerus.
3. Mata cekung.
4. Bibir kering dan biru.
5. Bila kulit perut dicubit, lipatan kulit tidak segera kembali.
6. Kencing lebih jarang dari biasanya.
7. Pada bayi ubun-ubun cekung.
8. Kadang-kadang disertai kejang dan panas tinggi.
9. Anak lemas tidak mau makan dan bermain.
Apabila terjadi hal diatas,
penderita harus segera dibawa ke puskesmas / rumah sakit.
· Diare akut
Buang air besar dengan frekuensi meningkat dan konsistensi tinja yang lebih lembek atau cair dan bersifat mendadak datangnya; dan berlangsung dalam waktu kurang dari 5 hari.
Berlangsung berminggu-minggu atau berbulan-bulan baik secara terus-menerus atau berulang.
Cara
Membuat Larutan Gula Garam
· Tuangkan 1 sendok teh gula dan 2 sendok teh garam kedalam 1 gelas air matang (200 cc) atau air minum dan aduk sampai rata.
Cara
Pemberian Oralit dan Takarannya
· Tuangkan 1 bungkus oralit ke dalam 1 gelas air matang (200 cc) atau air minum dan aduk sampai rata.
· Minumkan segera cairan oralit sedikit demi sedikit sampai anak tidak merasa haus lagi dengan takaran sebagai berikut :
1. Anak di bawah 1 tahun untuk tiga jam pertama diberi 1,5 gelas, selanjutnya setiap kali mencret diberi 0,5 gelas.
2. Anak di bawah 5 tahun (anak balita) untuk tiga jam pertama diberi 3 gelas, selanjutnya setiap kali mencret diberi 1 gelas.
- pemakaian air bersih.
- berak pada tempatnya.
- kebersihan perorangan.
- kebersihan makanan dan minuman bayi.
- hanya minum air yang sudah direbus sampai mendidih, tidak makan sembarangan.