PROMOSI KOMPETENSI SISWA(PKS)

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

TINGKAT NASIONAL XII - 2004

 

 


 

 

BIDANG LOMBA

PEMESINAN

 

MATA LOMBA

TEKNIK LAS ( WELDING )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

 

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

2004

PROMOSI KOMPETENSI SISWA SMK

TINGKAT NASIONAL XII DI SEMARANG TAHUN 2004

 


KISI-KISI UJIAN LAS

BIDANG KEAHLIAN : TEKNIK LAS (WELDING)

Berdasarkan Kurikulum SMK yang berlaku, kompetensi Las yang harus dikuasai oleh siswa Bidang Keahlian Teknik Mesin Program Keahlian Teknik Las adalah :

Akan tetapi mengingat :

  1. Proses pengujian dan sertifikasi kompetensi las yang dilakukan oleh lembaga las internasional (IIW, AWS, ASME & IWS) maupun nasional (Migas,BKI & Depnaker)
  2. 60 % - 70 %, kompetensi Las yang diterapkan di Industri / Perusahaan adalah SMAW/MMAW
  3. Keterbatasan SMK dan Pusat Diklat menyelenggarakan Pelatihan Kompetensi Las TIG & MIG
  4. Penggunaan Las Gas di Industri mulai ditinggalkan, kecuali untuk memotong dan mengalur.
  5. Pelaksanaan ujian untuk seluruh kompetensi las yang mengacu pada standar baku internasional & nasional memerlukan waktu yang sangat lama

Selanjutnya kami putuskan untuk promosi Kompetensi siswa Bidang Keahlian Las hanya dilombakan Kompetensi SMAW / MMAW dengan job/mata lomba sebagai berikut :

1. Mata lomba

NO

MATA LOMBA

1.

2.

3.

4.

5

6

7

8

Sambungan sudut pelat baja lunak posisi 1F

Sambungan sudut pelat baja lunak posisi 2F

Sambungan sudut pelat baja lunak posisi 3F

Sambungan sudut pelat baja lunak posisi 4F

Sambungan tumpul pelat baja lunak posisi 1G

Sambungan tumpul pelat baja lunak posisi 2G

Sambungan tumpul pelat baja lunak posisi 3G

Sambungan tumpul pelat baja lunak posisi 4G

KETERANGAN :

  1. Setiap peserta lomba diwajibkan mengikuti dua mata lomba, 1 Mata Lomba Sambungan Sudut dan 1 Mata Lomba Sambungan Tumpul
  2. Mata lomba yang menggunakan angka lebih besar menunjukkan tingkat/Level yang lebih tinggi

Contoh :

Welder yang mempunyai Sertifikat 1F hanya boleh melaksanakan pekerjaan sambungan sudut pelat baja lunak posisi di bawah tangan, sedangkan Welder yang mempunyai Sertifikat 4F boleh melaksanakan pekerjaan sambungan sudut pelat baja lunak semua posisi

Demikian juga dengan sambungan tumpul (G). Welder yang mempunyai Sertifikat 1G hanya boleh melaksanakan pekerjaan sambungan tumpul pelat baja lunak posisi di bawah tangan, sedangkan Welder yang mempunyai Sertifikat 4G boleh melaksanakan pekerjaan sambungan pelat baja lunak berbagai posisi (dibawah tangan, mendatar, tegak dan diatas kepala)

2. Ketentuan umum

  1. Lomba kompetensi siswa untuk mata lomba teknik las terdiri atas dua tahap pengujian, yaitu: pengujian tahap kognitif dan tahap psikomotorik. Hasil pengujian tahap kognitif merupakan prasyarat untuk mengikuti tahap psikomotorik. Peserta ujian tahap kognitif yang tidak mencapai batas lulus minimal dinyatakan gugur dan tidak diperkenankan untuk mengikuti ujian tahap psikomotorik. Peserta ujian tahap kognitif yang tidak lulus diberi kesempatan untuk mengulang, apabila waktu dan fasilitas memungkinkan.
  2. Penilaian untuk tes psikomotorik terdiri atas dua tahap yaitu pengamatan proses dan pengukuran hasil. Sedangkan untuk pengukuran hasil, ditentukan oleh dua tahap pemeriksaan, yaitu pemeriksaan visual dan pengujian merusak, Peserta dinyatakan lulus apabila dalam pengamatan proses, pemeriksaan visual dan pengujian merusak tersebut dinyatakan memenuhi standar minimal atau lebih.
  3. Penilai terdiri atas lima orang yuri yang memenuhi kriteria: menguasai pekerjaan pengelasan khususnya SMAW/MMAW, sekurang-kurangnya memiliki sertifikat welder (6G) tingkat nasional dan berpengalaman di bidang pengujian hasil las, disamping itu untuk membantu persiapan peralatan dan benda uji yang memenuhi standar baku perlu dipersiapkan tim teknis, sekurang-kurangnya dua orang yang menguasai teknis pengoperasian peralatan dan pengujian benda uji
  4. Ujian tahap psikomotorik dilaksanakan di arena/lokasi lomba yang telah ditetapkan di kota Semarang, yang memiliki fasilitas lengkap sebagai berikut: Mesin Las Busur Manual dan kelengkapannya, alat-alat bantu las, dan alat Keselamatan & Kesehatan Kerja Las. Fasilitas yang digunakan untuk lomba harus memenuhi standar yang telah ditetapkan. Misal penyimpangan out put mesin las maksimal 10%, dan jumlah peralatan sesuai dengan jumlah peserta yang sedang melaksanakan lomba tahap psikomotorik.

 

3. Ketentuan khusus

    1. Persiapan
      • Peralatan Las Busur Manual, alat pelindung diri, yaitu: apron/jaket kulit, sarung tangan, Helm Las, sepatu las dan Kaca mata bening serta alat bantu las, yaitu: palu terak, sikat baja, tang penjepit, jumlah alat disesuaikan dengan jumlah peserta lomba
      • Jenis, ukuran dan jumlah bahan yang diperlukan oleh peserta lomba telah disiapkan oleh panitia lomba.
    2. Pelaksanaan.
      • Pelaksanaan berpedoman pada jadwal lomba, oleh karena itu setiap peserta harus benar-benar memperhatikan jadwal pelaksanaan
      • Untuk menjamin validitas & obyektivitas, pelaksanaan lomba dinilai oleh lima orang yang memenuhi kriteria, yaitu 1 orang dari Assosiasi Pengelasan Indonesia (Indonesian Welding Society), 2 orang dari TEDC Bandung, dan 2 orang dari Industri yang relevan.
    3. Evaluasi
      • Evaluasi meliputi kemampuan tahap kognitif (mak. 90 menit) dan tahap psikomotorik, (mak.240 menit), untuk kemampuan tahap psikomotorik terdiri atas dua penilaian, yaitu proses dan hasil pengelasan, untuk penilaian hasil meliputi: pemeriksaan visual (Butt & Fillet), pengujian lengkung (Butt) dan pengujian makro etsa (Fillet)
      • Penilaian hasil psikomotorik menggunakan instrumen pengukuran yang telah disediakan
      • Pada akhir lomba tim yuri mengadakan rapat untuk menentukan kelulusan dan menyusun peringkat hasil lomba, selanjutnya menyerahkan hasil evaluasi peserta lomba kepada sekretaris atau panitia.

      EQUIPMENT AND MATERIALS

      A. PREPARED BY PARTICIPANT

      PERSONNAL PROTECTIVE EQUIPMENT

      NO

      NAME

      SPECIFICATION

      QUANTITY

      1

      Welding Apron

      100 x 800 mm leather

      1 Pc

      2

      Welding Helmet

      For arc welding, no. 10

      1 Pc

      3

      Safety shoes

      Capacity 2 ton

      1.Pc

      4

      Safety Goggles

      Transparancy

      1 Pc

      5

      Protective Gloves

      Long size leather

      1 Pc

      6

      Overall

      Cotton

      1 Pc

      7

      Welding jacket

      Leather

      1 pc

      8

      Electric hand grinder

      220-240 Volts,50/60Hz,

      1 unit

      B. PREPARED BY COMMITTEE

      1. METAL TO BE USED

      No

      Job

      Material

      Specification

      Quantity

      1.

      T Joint-1F, 2F, 3F & 4F Positions

      Mild Steel

      ASTM A 36 200 x 100 x 8 mm

      ASTM A 36 200 x 50 x 8 mm

      1 Pc

      1 Pc

      2

      V-Butt Joint-1G, 2G, 3G & 4G Positions

      Mild Steel

      ASTM A 36 200 x 100 x 10 mm

      With 30 o -35 o edge preparations

      2 Pcs

      2. CONSUMMABLE MATERIALS

      No

      Name

      Specification

      Quantity

      1

      Electrode

      E.6010/E.6011 Æ 3,25mm

      4 Pcs

      2

      Electrode

      E.6013 Æ 3.25.mm

      18 Pcs

      3

      Cutting Disck Grinder

      2 x 100

      2 Pc

      4

      Disck.Grinder

      6 x 100

      1 Pc

      5

      Cutting Disck.Grinder

      15"

      2 Pcs

      6

      HCL

      Liquid

      1 Litre(for all competitors)

      7

      Cotton

      gr

      250 grm (for all competitors)

      8

      Alkohol

      70%

      1 Litre (for all competitors)

      9

      Sand Paper

      No. 500

      1 Pc

      10

      Sand Paper

      No. 800

      1 Pc

      11

      Oxygen

      6000 liter/cylinder

      5 cylinders (for all competitors)

      12

      Acetylene

      6000 liter/cylinder

      2 cylinders (for all competitors)

      13

      Marker

      White, permanent

      5 (for all competitors)

       

      3. WELDING MACHINE

      NO

      NAME

      SPECIFICATION

      QUANTITY

      1

      AC/DC Arc welding machine, complete

      Min. 250 A for SMAW

      1 Unit per participant

D. EDITION EQUIPMENT SHOULD BE PREPARED

NO

NAME

SPECIFICATION

QUANTITY

1

Electrode dry oven

150 kg T. 200oc 220 Volt 50/60 Hz

1.Pc

2

Anvil

50 kg

1.Pc

3

Vice

100mm mounted on workbend

1 Pc

4

Hydraulic bend test machine

30 Tones with rolling type bending

1 Pc

5

Cutting Grinder Machine

2800 rpm

1 Pc

6

Tong Plate

400 mm

1 Pc

7

Wire brush

Steel

1 Pc

8

Wire brush

Stainless steel

1 Pc

9

Welding gauge

For measurement

1 Pc

10

Files

Plate 12

1 Pc

11

Hammer

2 kg

1 Pc

12

Square

200 x 250 mm, flat

1 Pc

13

Steel ruler

300 mm

1 Pc

14

Chiping hammer

Standard

1 Pc

15

Gas Cutting Equipment

-

1 Unit

16

Hand Grinder machine

-

1 Unit

17

Chisel

Plate

1 Pc

18

Straight cutting machine

Ac 240 Volt 50/60 Hz

1 Unit

19

Cutting Nozzle

No.8,10

1.Pc

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROMOSI KOMPETENSI SISWA SMK

TINGKAT NASIONAL XII DI SEMARANG TAHUN 2004

 


PENGUJIAN TAHAP PSIKOMOTORIK

BIDANG KEAHLIAN : TEKNIK LAS (WELDING)

 

PETUNJUK

1. Jumlah kompetensi untuk mata lomba teknik las terdiri atas dua kelompok dan setiap kelompok terdiri atas empat job, yaitu:

a. Kelompok sambungan sudut adalah sebagai berkut:

b. Kelompok sambungan tumpul adalah sebagai berikut:

  1. Setiap peserta lomba diwajibkan memilih dan mengikuti dua job, 1 job Sambungan Sudut dan 1 job Sambungan Tumpul
  2. Job yang menggunakan angka lebih besar (menurut AWS) menunjukkan tingkat/Level yang lebih tinggi.

    Contoh :

    Welder yang mempunyai Sertifikat 1F hanya boleh melaksanakan pekerjaan sambungan sudut pelat baja lunak posisi di bawah tangan, sedangkan Welder yang mempunyai Sertifikat 4F boleh melaksanakan pekerjaan sambungan sudut pelat baja lunak semua posisi

    Demikian juga dengan sambungan tumpul (G). Welder yang mempunyai Sertifikat 1G hanya boleh melaksanakan pekerjaan sambungan tumpul pelat baja lunak posisi di bawah tangan, sedangkan Welder yang mempunyai Sertifikat 4G boleh melaksanakan pekerjaan sambungan pelat baja lunak berbagai posisi (di bawah tangan, mendatar, tegak dan diatas kepala)

     

  3. Penilaian untuk setiap job terdiri atas dua tahap yaitu pengamatan proses dan pengukuran hasil. Sedangkan untuk pengukuran hasil, ditentukan oleh dua tahap pemeriksaan, yaitu pemeriksaan visual dan pengujian merusak. (lihat tabel dibawah)

 

 

 

 

 

 

TABEL

PENILAIAN

 

BENTUK PENILAIAN

SAMB. SUDUT

SAMB. TUMPUL

Pengamatan proses

V

V

Pemeriksaan visual

V

V

Makro etsa

V

 

Uji lengkung:

  • Root bent test
  • Face bent test
  • Side bent test
 

 

V

V

V

 

Peserta dinyatakan berhasil atau lulus apabila dalam pengamatan proses, pemeriksaan visual dan pengujian merusak tersebut dinyatakan memenuhi standar minimal atau lebih.

  1. Juara lomba ditentukan berdasarkan:
  1. Level/tingkat tertinggi yang berhasil dicapai oleh peserta
  2. Apabila lebih dari satu peserta yang berhasil mencapai level tertinggi. Juara ditentukan berdasarkan skor tertinggi yang dicapai pada pemeriksaan visual.
  3. Apabila poin a dan b masih dicapai oleh lebih dari satu peserta. Juara ditentukan berdasarkan skor tertinggi yang dicapai pada pengujian tahap kognitif.
  1. Penyusunan peringkat
  2. Kelompok peringkat disusun berdasarkan tabel berikut:

    TABEL PENYUSUNAN KELOMPOK PERINGKAT

    KELOMPOK

    PERINGKAT

    FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

    PENGUJIAN KOGNITIF

    PENGAMATAN

    PROSES

    PEMERIKSAAN VISUAL

    PENGUJIAN MERUSAK

    PERINGKAT ATAS

    V

    V

    V

    V

    PERINGKAT TENGAH

    V

    V

    V

    X

    PERINGKAT BAWAH

    V

    X

    X

    X

    Keterangan:

    1. Peringkat atas ditentukan berdasarkan ketentuan poin 4 di atas.
    2. Peringkat tengah (bagi peserta yang tidak berhasil atau lulus dalam pengujian merusak) ditentukan berdasarkan level tertinggi yang dicapai peserta pada pemeriksaan visual
    3. Apabila poin b diatas dicapai oleh lebih dari satu orang, peringkat ditentukan berdasarkan skor tertinggi yang dicapai pada hasil pengujian tahap kognitif
    4. Peringkat bawah ditentukan berdasarkan skor tertinggi yang dicapai pada hasil pengujian tahap kognitif.

 

LEMBAR PENGAMATAN PROSES

Program keahlian : Teknik Las

Nomor soal : 1/2/3/4*)

 


Topik uji : Samb. sudut pelat baja lunak posisi 1F/2F/3F/4F*)

 

Nama peserta :

 


Nomor ujian :

 

NO

ASPEK YANG DIAMATI

KRITERIA

CEK LIS

LULUS

GAGAL

1

 

 

2

3

4

 

5

6

7

8

9

 

10

Penggunaan pakaian pelindung

 

 

Out put mesin las

Jenis bahan

Ukuran bahan

 

Jenis elektroda las

Ukuran elektroda las

Besar aus listrik jalur 1

Besar arus listrik jalur 2 dst.

Kecepatan pengelasan

 

Posisi pengelasan

Pakaian kerja, jaket kulit atau apron, sarung tangan, sepatu las, helm las

AC/DC

Mild steel ASTM A-36

200x100x8 mm

200x50x8 mm

AWS E 6013

Æ 3,2 mm

90 Ampere s.d 120 Ampere .

100 Ampere s.d 130 Ampere.

Jalur 1 : 4 s.d 5 Inch/menit

Jalur 2 dst. 2 s.d 3 Inch/menit

1F/2F/3F/4F*)

   

Hasil akhir : Gagal/Lulus*)

Catatan: *) Coret yang tidak sesuai

, 2004

Penguji/pemeriksa,

 

 

 

( )

LEMBAR PEMERIKSAAN

PENGUJIAN VISUAL

Program keahlian : Teknik Las

Nomor soal : 1/2/3/4*)

 


Topik uji : Samb. sudut pelat baja lunak posisi 1F/2F/3F/4F*)

 

Nama peserta :

 


Nomor ujian :

 

NO

ASPEK YANG DIUKUR

KRITERIA

S K O R E

BATAS

LULUS

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

1

2

 

3

 

4

 

5

6

 

7

8

 

9

10

11

 

12

Tinggi leher las

Panjang kaki las

 

Samb. jalur las

 

Permukaan jalur

 

Beda perm. jalur

Kedalaman undercut

Panjang undercut

Penyimp. sudut.

 

Porositas

Terak terperangkap

Percikan terak pada permukaan

Bekas pukulan

6,+ 0,5, -0 mm

Sama kaki, ± 0,5mm

rata, ± 0,25mm

rata, ± 0,25mm

0, ± 0,25mm

0, - 0,25 mm

 

100%, –2,5%

Siku, tol. Dev. 2,50

0, tol. + 1 mm2

0, tol. + 1 mm2

0, tol. + 2 bh

 

0, tol. + 2 bh

                   

8

9

 

7

 

7

 

7

9

 

7

9

 

7

7

7

 

6

 

Hasil akhir *) : Gagal (tanpa skore)

: Lulus, dengan skore …

Catatan: *) Coret yang tidak sesuai

, 2004.

Penguji/pemeriksa,

 

 

 

( )

LEMBAR PEMERIKSAAN

PENGUJIAN MAKRO ETSA

 

Program keahlian : Teknik Las

Nomor soal : 1/2/3/4*)

 


Topik uji : Samb. sudut pelat baja lunak posisi 1F/2F/3F/4F*)

 

Nama peserta :

 


Nomor ujian :

 

NO

ASPEK YANG DIPERIKSA

KRITERIA

CEK LIS

LULUS

GAGAL

1

2

Penetrasi ke benda kerja

Penetrasi antar jalur

Minimum 0,5 mm

Minimum 0,5 mm

   

 

Hasil akhir : Gagal/Lulus*)

Catatan: *) Coret yang tidak sesuai

 

 

, 2004.

 

Penguji/pemeriksa,

 

 

 

( )

 

 

 

 

 

LEMBAR PENGAMATAN PROSES

Program keahlian : Teknik Las

Nomor soal : 5/6/7/8*)

 


Topik uji : Samb. tumpul pelat baja lunak posisi 1G/2G/3G/4G*)

Nama peserta :

 


Nomor ujian :

 

NO

ASPEK YANG DIAMATI

KRITERIA

CEK LIS

LULUS

GAGAL

1

 

 

2

3

4

 

5

 

6

7

8

9

 

10

Penggunaan pakaian pelindung

 

 

Out put mesin las

Jenis bahan

Ukuran bahan

 

Jenis elektroda las

 

Ukuran elektroda las

Besar arus listrik jalur 1

Besar arus listrik jalur 2 dst.

Kecepatan pengelasan

 

Posisi pengelasan

Pakaian kerja, jaket kulit atau apron, sarung tangan, sepatu las, helm/kedok las

DC/AC

Mild steel ASTM A-36

200x100x10 mm, 2 buah

kampuh 300 s.d 350

AWS E 6010/6011, penetrasi

AWS E 6013, jalur 2 dst

Æ 3,2 mm

90 Ampere s.d 120 Ampere .

100 Ampere s.d 130 Ampere.

Jalur 1: 4 s.d 5 inch/menit.

Jalur 2 dst : 2 s.d 3 inch/menit

1G/2G/3G/4G*)

   

 

Hasil akhir : Gagal/Lulus*)

Catatan: *) Coret yang tidak sesuai

, 2004.

Penguji/pemeriksa,

 

 

 

( )

LEMBAR PEMERIKSAAN

PENGUJIAN VISUAL

Program keahlian : Teknik Las

Nomor soal : 5/6/7/8*)

 


Topik uji : Samb. tumpul pelat baja lunak posisi 1G/2G/3G/4G*)

Nama peserta :

 


Nomor ujian :

 

NO

ASPEK YANG DIUKUR

KRITERIA

S K O R E

BATAS

LULUS

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

1

 

2

3

 

4

5

 

6

 

7

8

 

9

 

10

11

12

 

13

Lebar jalur las

 

Tinggi jalur las

Samb. jalur las

 

Beda perm. jalur

Kedalaman undercut

Panjang undercut

 

Tinggi penetrasi

Panjang penetrasi

 

Penyimp. sudut.

 

Porositas

Terak terperangkap

Percikan terak pada permukaan

Bekas pukulan

Lbr. kampuh + 2, ± 0,5mm

1,5 ± 0,5mm Sama tinggi, ± 0,5mm

0, ± 0,25mm

0, tol 0,3 mm

 

100%, tol –2,5%

1,0 ± 0,25mm

100%, tol –2,5%

Rata, tol. Dev. 2,50

0, tol. + 1 mm2

0, tol. + 1 mm2

0, tol. + 2 bh

 

0, tol. + 2 bh

                   

7

 

9

8

 

7

8

 

7

 

7

7

 

9

 

7

7

6

 

6

Hasil akhir *) : Gagal (tanpa skore)

: Lulus, dengan skore …

Catatan: *) Coret yang tidak sesuai

Semarang, 2004.

Penguji/pemeriksa,

 

 

( )

LEMBAR PEMERIKSAAN

PENGUJIAN LENGKUNG

 

Program keahlian : Teknik Las

Nomor soal : 5/6/7/8*)

 


Topik uji : Samb. tumpul pelat baja lunak posisi 1G/2G/3G/4G*)

 

Nama peserta :

 


Nomor ujian :

 

NO

ASPEK YANG DIPERIKSA

KRITERIA

CEK LIS

LULUS

GAGAL

 

 

1

2

 

3

4

 

 

5

6

Root bend test

Keretakan

Porositas & terak terperangkap

Face bend test

Keretakan

Porositas& terak terperangkap

Side bend test

Keretakan

Porositas& terak terperangkap

 

 

 

Maksimum 2 mm

Maksimum 1,0 mm2

 

Maksimum 2 mm

Maksimum 1,0 mm2

 

 

Maksimum 2 mm

Maksimum 1,0 mm2

   

 

Hasil akhir : Gagal/Lulus*)

Catatan: *) Coret yang tidak sesuai

 

, 2004.

Penguji/pemeriksa,

 

 

 

( )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

GAMBAR KERJA

 

TEKNIK LAS (WELDING)

 

KEMBALI

 

 

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1