Masih Ada Rasul & Nabi ?

Jan 2005
Juli 2019

         Kata 'Rasul' berarti "mengutus dengan suatu tugas ".  Dalam Mat 10 Yesus mengirim murid muridNya untuk berkotbah dan meyembuhkan. Seorang rasul Yesus Kristus harus mengenal dan melihat Dia dalam keberadaanNya sebagai manusia, terkecuali Paulus yang bertemu Tuhan Yesus setelah kebangkitanNya dijalanan ke Damaskus. [Act 9:2-5]
'Nabi' diutus untuk menegur, memperingatkan serta bernubuat akan kejadian/ peristiwa dimasa depan dengan 100 persen akurasi. Semua nabi dan kitab Taurat [Kejadian -:- Ulangan] bernubuat hingga tampilnya Yohanes pembaptis.
Yohanes membuka jalan (forerunner) mempersiapkan bangsa Yahudi akan kedatangan Yesus sebagai Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.

Pada masa Yohanes membaptis Yesus, kitab suci yang ada hanyalah Perjanjian Lama saja.
Pada kalangan atas yang memilikinya hanya para akhli Taurat, kaum Parisi dst. Sedangkan Alkitab Perjanjian Baru belum ada.
Lalu bagaimana dengan ayat ?
Eph 4:11  Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar.
Jawab;
Pada waktu surat Ephesus ditulis oleh Paulus, kitab Wahyu masih belum ada. Disitu ada tertulis bahwa pada kota kudus, Yerusalem yang baru nama nama dari ke 12 para rasul dimateraikan pada pondasi pondasinya.
[Rev.21:11-14]  Jadi jumlah rasul 12 tidak ditambahkan lagi.

Setelah Alkitab dibakukan dengan 66 kitabnya, jawatan kenabian dan kerasulan telah usai.
Tubuh Kristus atau gereja yang Kudus dan Am dibangun diatas fundamen/ pondasi para rasul dan nabi (semua dari ras Yahudi). Jika demikian, apakah kelebihan orang Yahudi ? Banyak sekali, dan di dalam segala hal. Pertama-tama: sebab kepada merekalah dipercayakan Firman Allah.

Paulus menulis begini;
Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.
[1Cor 3:10]
Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus (non Yahudi yang telah ditebus) dan anggota-anggota keluarga Allah (orang orang Yahudi yang tobat dan pecaya kepada Yesus), yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
[Eph 2:20]

Alas gereja/ ekklesia telah tuntas diletakkan oleh para rasul dan para nabi. Begitu dasar gereja selesai, maka karunia jabatan kerasulan dan kenabian tidak diperlukan lagi. Kalau ada yang lain mengklaim sebagai rasul, maka Paulus menulis; " Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus."
[2Cor 11:13]

Rasul Yohannes memperingatkan:
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
1Joh 4:1
Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini." [Rev 22:18]

Sedang Petrus berpesan:
Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
2Pe 2:1
Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus.
Dengan demikian kami [rasul Petrus dan kawanan seiman] makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi.
[2Pe 1:17-19]

Beranda