Agama Kristen Melecehkan Alkitab ?

Ishak Natan
Mei 2011, Mei 2022


Prakata

Perlu dibedakan 'Agama Kristen' dengan 'Kristen'. Agama Kristen = memeluk kepercayaan dan berusaha berbuat kebaikan, berbuat amal keorang orang miskin, mempraktekan ajaran Alkitab supaya moga moga (= tidak ada kepastian) nantinya Tuhan menyelamatkan setelah saya mati dan tidak keneraka. Kristen = orang berdosa yang percaya bahwa dosanya telah dihapus dengan darah kematian Kristus dan menerima anugerahNya secara cuma cuma. Pendekatan teologis akan digunakan membahas topik diatas.
Sama seperti Biology (ilmu Hayat), Psychology (ilmu Kejiwaan & Mental), demikian juga Theology adalah ilmu tentang Ketuhanan Allah.

Pengantar

Teologi diprakarsai dengan tiga pertanyaan hakiki yaitu; Dari mana kita berasal? Untuk apa kita hidup? Dan setelah mati kemana?
Kita manusia tidak mampu menjawab tiga pertanyaan pokok diatas, kecuali ada informasi dari 'atas' yang datang memberi tahu bahwa ada sang Pencipta yang menciptakan segala sesuatu baik yang kelihatan dan yang tak terlihat,
John 1:1-3 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

 semestinya sang Khalik mengambil inisiatif dan itulah yang Dia lakukan . . .

John 1:6-10 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.

Bagan sebelah ini disebut varian Wesleyan Quadrilateral dalam kerangka pengenalan akan sang Khalik. Pertama-tama lewat Scripture (Alkitab), Tradition (Tradisi Gereja), Reason (Akal budi) dan Experience (Pengalaman kehidupan spiritual maupun non-spiritual).
John Wesley sebagai pemimpin gerakan Methodist di abad 17 memprakarsai empat sumber menjawab tiga pertanyaan kunci diatas. Dari mana manusia berasal? Untuk apa hidup? Dan setelah mati kemana?
Yaitu; Alkitab Perjanjian Lama dan Baru, Tradisi dari Sejarah Gereja,  pemikiran logika & rasionil serta pengalaman kehidupan komunitas Kristiani.

John Wesley menekankan bahwa; Tradisi, Pemikiran, dan Pengalaman tidak membentuk tambahan "sumber" untuk kebenaran teologis, karena ia percaya bahwa Alkitab adalah sumber sejati tentang Allah sebagai wahyu khusus, sedangkan ciptaan alam semesta sebagai wahyu umum.

Romans 1:19-20 Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.

Apabila Alkitab adalah satu-satunya sumber kebenaran, maka Tradisi seolah olah 'lensa'  melaluinya kita melihat dan menafsirkan Alkitab. Namun, Tradisi bukanlah instrumen sempurna. Tradisi harus seimbang dan diuji oleh Reason/Akal dan Pengalaman. Pemikiran akal sehat (common sense) adalah cara mengevaluasi dan bahkan menantang asumsi Tradisi. Aplikasi praktis serta pengalaman pragmatisnya apa sebagai bukti otentik?
Kebenaran Alkitab harus menjiwai, daripada hanya percaya doang akan kebenaran pandangan teologis tertentu.
Lebih lanjut Wesley menekankan
masing-masing "sisi" dari segiempat harus diambil dalam keseimbangan, dan tidak boleh tiga lainnya (Tradition, Reason, Experience) atau salah satu bagian dipandang sama atau sejajar 
dengan otoritas  Alkitab.
Jadi Kitab Suci menduduki pusat kekuasaan dan dasar segala sesuatu, bukan institusi, bukan sistem tradisi pemerintahan gerejawi (Roma Katolik, Anglican, Presbyterian, Methodist, Eastern Orthodox, Mennonite, Baptist, Reformed dst), bukan otak pemikiran dan kepandaian argumentasi manusia, bukan pula pengalaman rohani yang indah dan amat meyentuh hati sekalipun.
Dengan demikian kalau Alkitab adalah adalah satu-satunya sumber dari kebenaran (Joh14:6), maka Wesleyan Quadrilateral dapat dijelmakan dengan 'bangunan' teology seperti diatas ini.

Peluang dan tantangan sejak abad Reformasi (16) sampai awal abad 21

Catatan: Abad Reformasi terjadi karena Alkitab mulai diterjemahkan dari bahasa Latin (bahasa kalangan atas dan ilmuwan) kedalam bahasa orang awam seperti bahasa Inggris, Jerman dan Perancis sehingga kaum rakyat jelata mampu mengerti isinya setelah dibacakan. Hal ini membuka cakrawala pikiran manusia waktu itu yang pada waktunya Tuhan Allah mengirim para misionaris keseluruh penjuru bumi dengan mandat menjadikan bangsa-bangsa murid Yesus Mat28:18-20.  Berikutnya kitab suci diterjemahkan kedalam bahasa-bahasa yang dimengerti oleh penduduk dinegeri dimana para misionaris datang dan bermukim.

Dengan bergulirnya era modernism (dari era Pertanian - Agriculture ke Revolusi Industri menuju era Informasi) ; lima slogan dari abad reformasi mengalami pergeseran yang drastis; yaitu Sola scriptura, Sola Fide (iman saja), Sola Gracia (kasih karunia saja), Sola Christo (Kristus saja), Soli Deo Gloria.
Kitab suci/ Alkitab saja tidak cukup, karya pakar akhli-akhli Alkitab perlu dipertimbangkan juga. Iman saja perlu dibarengi dengan perbuatan amal, plus sikap hidup menolong sesama Ja2:14-18. Kasih karunia saja tidak menjamin karena Tuhan Allah tetap akan menghukum yang telah percaya sebab mereka toh masih terus bisa berbuat dosa Heb12:8-11. Dampaknya Alkitab bukan lagi sebagai satu satunya sumber otoritasasi dalam menentukan semua segi kehidupan jemaat Kristiani.
Padahal Yesus berdoa:
John 17:16-19 Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.

Mari kita telaah satu persatu 'tiang' penyanggah 'bangunan theology' kalau 'melebihi' Kitab Suci (Scripture).
Ayat-ayat pembuka:
2 Corinthians 11:4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.
Galatians 1:6-9 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.

Tradisi Gereja sebagai sumber otoritas

Walaupun Sejarah Gereja memberikan pengajaran (doktrin) yang tidak keliru, namun dapat menawarkan Injil yang lain. Umumnya tradisi selalu dipopulerkan oleh seorang tokoh yang memiliki kharisma yang tinggi atau sekelompok pemimpin kuat yang mengelola institusi keagamaan.

Contoh
Yesus yang lain
Katolik Yesus
Karena karya Yesus untuk keselamatan belum selesai tuntas di kayu salib, maka Katolik Roma percaya bahwa menerima ekaristi (Eucharist) perlu untuk keselamatan, karena proses keselamatan masih terus berlangsung di altar mezbah. Ekaristi adalah sakramen berisi tubuh dan darah Yesus Kristus di dalam roti hosti dan anggur. Padahal ada tertulis:
Hebrews 10:10-12 Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus. Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa. Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah,
Katolik Roma memperlakukan benda mati (roti dan anggur) sebagai objek penyembahan, adorasi.

Untuk mengakomodasi peyembahan berhala, Roma Vatican menghapus perintah kedua dari 10 Dasa Titah (Ten Commandments).
Exodus 20:4-6 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.
https://www.preparingforeternity.com/biblevscat.htm
http://www.scborromeo.org/ccc/command.htm

Contoh Injil yang lain

Lutheranisme (doktrin keselamatan hanya oleh iman saja) tumbuh kuat di pertengahan abad ke-15.
Menanggapi hal ini, gereja Katolik Roma menyelenggarakan konsili di kota Trent bulan November 1544 dalam upaya untuk melawan doktrin-doktrin para reformator.
Pembukaan resmi dewan itu pada tanggal 13 Desember 1545 dan ditutup pada 14 Desember 1563. Dewan membuat pernyataan-pernyataan tentang berbagai subjek dalam bentuk kanon. Kanon ini tidak pernah ditolak oleh Katolik Roma.
Berikut ini adalah dua contoh dari beberapa pernyataan yang dibuat pada Justifikasi doktrinal di dewan Trent.
Canon XXIV: "Jika ada yang bilang, bahwa pembenaran yang diterima tidak dilestarikan dan juga ditingkatkan di hadapan Allah melalui perbuatan baik, tetapi mengatakan bahwa perbuatan baik itu adalah buah-buah dan tanda-tanda dari Pembenaran yang diperoleh, dan bukan penyebab dari pembenaran; biarkan Ia harus laknat. "
Canon XXX: "Jika ada yang bilang, bahwa, setelah anugerah Pembenaran telah diterima, untuk setiap orang yang mengaku bersalah hutang hukuman kekal telah dihapuskan, dan sudah tidak ada lagi hutang hukuman bersifat sementara baik di dunia ini, atau berikutnya di Api Penyucian, sebelum pintu masuk Kerajaan Surga bisa dibuka (kepadanya); biarkan dia menjadi laknat. "
https://history.hanover.edu/texts/trent/ct06.html
Anda melihat kata "laknat" atau kutukan sering digunakan oleh Dewan. Mereka yang tidak setuju dengan doktrin-doktrin Konsili ini dikutuk. Menurut mereka, siapa pun yang tidak setuju dengan Kanon dikutuk Allah dan dikucilkan (excommunication), dikeluarkan dari Gereja. Dengan kata lain, ekskomunikasi berarti berada di luar Gereja. Berada di luar Gereja berarti Anda tidak selamat.
http://carm.org/council-trent-canons-justification

Contoh roh yang lain
Banyak tele-evangelists yang masih menekankan pentingnya urapan 'roh' (jatuh terlentang & berbahasa lidah) sebagai bukti yang harus dialami orang orang percaya. Contoh; Fenomena "Toronto Blessing" diawal abad ke-21.
Menapaki kehidupan tidak hanya melalui iman saja, tetapi harus dilengkapi dengan 'mengalami mujijat Tuhan, merasakan dan melihat tanda-tanda ajaibNya'. Kesejukan rohani dan mengalami berkat Tuhan khususnya dari segi finansiel perlu dikejar dan ditagih.  Alhasil fokus perjalanan hidup iman kristiani berorientasi kepada berkatNya saja ketimbang berfokus kepada sang Pemberi berkat. Akibatnya memanjakan 'diri sendiri' menjadi lebih penting demi pertumbuhan iman. Cepat atau lambat kelompok yang menekankan sumber otoritas ini akan mudah terseret dengan aliran aliran non-kristiani seperti Yoga, Kebatinan, Meditasi dan Teologi Sukses.
Pergerakan Roh Zaman Baru (New Age Movement)

Mormon Yesus

Joseph Smith mengalami penglihatan dari atas dan menemukan buku Mormon serta mengabungnya dengan Alkitab sebagai pedoman kehidupan rohani pengikutnya
https://www.lds.org/scriptures/dc-testament/od?lang=eng

Saksi Jehova Yesus
Charles Taze Russell sebagai pendirinya diabad 19 percaya bahwa Yesus tidak pernah mengklaim kesetaraan dengan Allah dan merupakan ciptaan yang pertama dari semua ciptaan. Mereka tidak percaya Roh Kudus sebagai salah satu oknum/pribadi dari Trinitas, melainkan sebagai 'kekuatan' (Power) Allah.
http://www.chick.com/bc/1985/jehovahswitness.asp
https://en.wikipedia.org/wiki/Jehovah's_Witnesses#Jehovah_and_Jesus_Christ


Akal Budi, Pemikiran Intelektuil sebagai sumber otoritas

Yesus Sejarah (The Jesus Seminar's Jesus)
Robert Funk ditahun 1985 dengan 30 akhli Alkitab mendiskusikan identitas Yesus demi pemisahan mitos dengan fakta sejarah keberadaan Yesus sebagai manusia.
http://www.allaboutreligion.org/jesus-seminar.htm



Ringkasan dan Kesimpulan

Dari Alkitab baru ketahuan bahwasanya manusia diciptakan oleh sang Khalik; Namun oleh tipu muslihat sang Pendusta (Iblis), dosa masuk melalui manusia pertama Adam dan maut menjalar dan menyebar kesemua bangsa dan keturunannya tanpa ampun.
Namun karena kasihanNya, sang Khalik menyelinap masuk kebumi dengan  menjelma menjadi manusia berdarah dan berdaging dan rela dihukum dan dibunuh mati dengan penyaliban menggantikan umat manusia berdosa untuk menebusnya. Sesudah kebangkitanNya pintu Surga terbuka lebar bagi barangsiapa yang mau menerima Dia sebagai juruslamat pribadinya, dan diberi kuasa menjadi anak-anak Allah, kepada mereka yang percaya dalam nama-Nya (John 1:12)


Romans 10:9-10 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
1 John 5:12-13 Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal, yaitu kamu yang percaya akan nama Anak Allah.

Itulah jawaban dari tiga pertanyaan pokok yang ke-3 diatas > Setelah mati kemana? 

Maranatha
___________________
http://paulwilkinson.wordpress.com/2009/11/11/link-o-rama/
http://history.hanover.edu/texts/trent.html
https://www.beginningcatholic.com/catholic-ten-commandments
http://www.newadvent.org/cathen/05573a.htm
http://www.gotquestions.org/transubstantiation.html



Beranda