Panggilan
Surgawi yang Disisipkan:
Analisis Nubuatan Hosea
Ishak Natan
Sept 2025
Konsep Panggilan Surgawi yang disisipi di antara rencana Allah
untuk Israel dapat diperkuat dengan ayat-ayat dari kitab Nabi Hosea,
yang menubuatkan penolakan Israel dan pemulihan mereka di masa depan.
Kitab Hosea secara khusus memperkenalkan konsep Lo-ammi
("bukan umat-Ku") dan Ammi ("umat-Ku"), yang menjadi dasar
teologis dari bagan diatas ini.
Fase 1: Panggilan Duniawi Israel
dan Penolakan (Hosea 1)
Hosea diperintahkan oleh Tuhan untuk menikahi Gomer, seorang perempuan
sundal, sebagai simbol ketidaksetiaan Israel terhadap Tuhan. Anak kedua
mereka, seorang perempuan, diberi nama Lo-ruhamah ("tidak
dikasihani"), dan anak ketiga, seorang laki-laki, diberi nama
Lo-ammi ("bukan umat-Ku").
Hosea 1:9: "Berfirmanlah Ia: Berilah nama Lo-ammi kepadanya,
sebab kamu ini bukanlah umat-Ku dan Aku ini bukanlah Allahmu."
Ayat ini secara jelas mencerminkan penolakan Tuhan terhadap Israel
karena ketidaksetiaan mereka. Hal ini sejalan dengan konsep dalam bagan
yang menyatakan bahwa Israel kehilangan status "Ammi" mereka setelah
menolak Kristus, yang berujung pada hancurnya sistem Musa dan
pemerintahan mereka. Israel memasuki periode di mana mereka "bukan
umat" Tuhan secara kolektif, yang menjadi masa Zaman Bangsa-Bangsa Non-Yahudi
.
Fase 2: Masa Tanpa Pengorbanan
(Hosea 3)
Hosea kemudian diperintahkan untuk membeli kembali istrinya, Gomer,
sebagai simbol Tuhan yang akan menebus Israel, meskipun Israel telah
berpaling dari-Nya. Namun, sebelum penebusan itu, ada masa di mana
Israel akan hidup tanpa ritual keagamaan mereka.
Sebab lama orang Israel akan diam dengan tidak ada raja, tiada
pemimpin, tiada korban, tiada tugu berhala dan tiada efod dan terafim.
(Hosea 3:4)
Ayat ini secara akurat menggambarkan keadaan Israel selama ribuan tahun
setelah kehancuran Bait Allah, di mana mereka tersebar di antara
bangsa-bangsa dan tidak lagi memiliki sistem pengorbanan yang sah. Ini
sesuai dengan bagan yang menyatakan bahwa Sistem Musa "ditolak" dan ada
"banyak hari... tanpa pengorbanan." Ini adalah periode di mana
Panggilan Surgawi Gereja disisipkan .
Fase 3: Pemulihan dan Penggenapan
Panggilan Duniawi (Hosea 2)
Setelah masa penolakan ini, Hosea menubuatkan pemulihan Israel.
Hosea 2:23: "Aku akan menaburkannya bagi-Ku di bumi, dan akan
mengasihi Lo-ruhamah, dan akan berkata kepada Lo-ammi : Engkau
adalah Ammi -Ku! Maka ia akan menjawab: Engkau adalah Allahku!"
Ayat ini adalah inti dari pemulihan Panggilan Duniawi Israel. Tuhan
akan kembali memanggil mereka "Ammi" (umat-Ku), menandakan
pemulihan hubungan perjanjian yang telah lama terputus. Hal ini
menggenapi bagian dari bagan yang menunjukkan bahwa Israel akan kembali
menjadi "Ammi" setelah tibanya Milenium, di mana mereka kembali menjadi
pusat pemerintahan Allah di bumi.
Secara keseluruhan, kitab Hosea memberikan kerangka nubuatan yang kuat
yang mendukung konsep "Panggilan Surgawi yang Diselingi." Ia secara
jelas menubuatkan penolakan Israel (Lo-ammi), masa tanpa pengorbanan,
dan pada akhirnya, pemulihan mereka sebagai umat pilihan Allah (Ammi)
di penghujung akhir zaman.
Maranatha
_____________________
https://www.geocities.ws/inatan/PanggilanSorgawi.html
https://www.presenttruthpublishers.com/pdf/CHART-INTERPOSED-HEAVENLY-CALLING.pdf
https://www.fellowshipbiblechurchorlando.org/charts