Kenapa
Manusia Dicipta ?
Ishak
Natan
Mei 2018, Jan
2022, Okt 2023
Pengantar
Alkitab
menyiratkan bahwa malaikat diciptakan oleh TUHAN Allah (Elohim)
lebih awal dari manusia. Sang
Pencipta adalah Allah Tritunggal - Bapa, Anak dan Roh Kudus. "Hubungan"
antar sesama anggota Ketuhanan (Godhead) mengairahkan untuk menciptakan lebih banyak
hubungan hubungan semacam itu.
Itulah asal mulanya Dia
menciptakan para malaikat-Nya agar memiliki hubungan pribadi dengan
diri-Nya dan juga antar sesama mereka sendiri. Dia mencintai mereka demikian
pula sebaliknya. Meskipun mampu mencintai, mahluk ciptaanNya juga
memiliki kemampuan untuk "tidak" mencintai. Artinya mereka ber kodrat bebas (Free will). Setiap malaikat
diciptakan“langsung” oleh Tuhan dan diciptakan sempurna tanpa
dosa. Mereka diciptakan di dalam dimensi kekekalan. Berbeda dengan kita
manusia yang diciptakan dalam dimensi ruang/waktu dan dari
tanah debu.
Engkau layak,
ya Tuhan, untuk menerima
kemuliaan dan kehormatan dan kuasa; karena Engkau telah menciptakan
segala sesuatu, dan untuk
kesenanganmu mereka diciptakan (Rev 4:11).
Apa
Yang Terjadi Kemudian?
Lucifer, malaikat termulia yang diciptakan Tuhan mempunyai
keinginan untuk menjadi seperti TUHAN (Isa14:12-14). Dia ingin disembah.
"Harga
diri" (pride) nya ini adalah dosa asal muasal yang pernah tercatat, berdampak penolakan pada TUHAN dan semua yang terbaik yang TUHAN berikan di
surga (Eze28:15-18). Pengaruhnya
kepada para malaikat lain begitu kuatnya sehingga sepertiga nya mengikutinya
dan menolak TUHAN. Mereka “jatuh” dari kasih
Allah tanpa adanya
penebusan ("pemulihan") bagi malaikat yang putus "Hubungan". Dia menghukum kekal para malaikat yang memberontak.
Hukuman kekal sama dengan mati yang kekal dan
mati kekal adalah lawan kata dari hidup yang
kekal.
Tidak ada satupun cara untuk menjadi benar
dihadapan TUHAN Allah
bagi para malaikat yang memberontak. Mengapa? Karena mereka jatuh “di
dalam keabadian”. Mereka berdosa dalam dimensi kekekalan karena diciptakan sebagai
makhluk abadi (immortal). Dampak penghukumannya tersirat di dua ayat:
Dan bumi tanpa
bentuk, dan kosong;
dan kegelapan berada di atas permukaan yang dalam. Dan
Roh Allah bergerak di atas permukaan air. (Gen 1: 2)
Sebab beginilah firman TUHAN, yang menciptakan langit, --Dialah
Allah--yang membentuk bumi dan menjadikannya dan yang menegakkannya,
--dan Ia menciptakannya bukan supaya kosong, tetapi Ia membentuknya
untuk didiami--:". . . (Isaiah 45:18)
Penjelasan lebih jauh klik disini.
TUHAN kecewa karena
kejadian ini, meskipun Dia tahu hal ini akan terjadi, karena TUHAN Mahatahu.
Sang Pencipta memiliki atribut kemahatahuan (omniscience),
kemahakuasaan (omnipotence) dan kehadiran
dimana-mana (omnipresence). Saat itulah Dia memutuskan untuk
melakukan sesuatu yang sangat unik. Dia ingin menciptakan makhluk hidup "jenis lain yang beda"
yaitu - ras manusia. Ini adalah karya terbesar yang pernah TUHAN ciptakan seperti yang akan kita
lihat sebentar lagi.
Malaikat juga makhluk hidup "tetapi"
Alkitab mengatakan manusia diciptakan
dalam "Gambar TUHAN "sebagai peta dan teladan dari ke-tritunggal-Nya.
Manusia terdiri dari roh & jiwa yang non-materi dan tubuh jasmani
(materi). Dilain pihak, para malaikat non-materi (mahkluk
halus) dan tidak diciptakan menurut peta dan teladanNya (God's Image).
TUHAN
juga melakukan sesuatu yang belum pernah Dia lakukan
sebelumnya. Dia menciptakan "alam semesta fisik" dengan "waktu" di
dalamnya. TUHAN
itu abadi dan tidak membutuhkan "waktu." Waktu bersifat sementara.
Waktu memiliki awal dan akhir. Habitat (tempat bersemayam) TUHAN
Allah di kekalan (Eternity).
Ini
berarti seluruh alam semesta diciptakanNya
untuk memberi kesempatan “waktu/ kairos”
pada
manusia untuk mengenal TUHAN sang
Pencipta dan memiliki
hubungan pribadi dengan-Nya melalui Anak-Nya, Yesus Kristus.
Karena demikianlah firman Yang
Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang
mendiami tempat yang kekal,
dan sucilah nama-Nya: Sungguhpun Aku mengediami tempat yang tinggi dan
suci, tetapi Aku diam juga serta dengan orang yang hancur dan rendah
hatinya, supaya Aku menghidupkan hati orang yang rendah dan supaya Aku
menghidupkan hati orang yang hancur. (Isa 57:15)
Bahwa Dia tahu setiap
manusia akan dilahirkan dengan sifat dosa, dan dilahirkan untuk “hilang”, maka Dia harus memastikan bahwa
manusia tidak berkembang biak “di dalam keabadian” tetapi dilahirkan
di dalam “waktu.” Itu sebabnya setelah Adam jatuh dalam dosa, pohon
kehidupan ditaman Eden dijaga oleh malaikat.
Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya
manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang
yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan
tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan
memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya." Lalu TUHAN Allah
mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia
diambil. Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden
ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan
menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan. (Genesis
3:22-24)
Mengapa malaikat termulia Lucifer menjadi Setan dan berhasil menipu Adam & Hawa?
Karena TUHAN tahu secara mendetail
sebelum salah satu dari mereka muncul, bahwa semua harus menjadi bagian dari rencana
besar-Nya. Tidak ada yang mengejutkan baginya, juga tidak ada yang menyebabkan
Dia berpikir ulang atau beradaptasi. Segala sesuatu telah memenuhi tujuan-Nya.
Dan apakah tujuanNya itu?
Untuk mengungkapkan karakter-Nya kepada para
malaikat melalui interaksi-Nya dengan manusia berdosa. Untuk
menunjukkan bahwa Dia benar-benar adil, dan sepenuhnya mengasihi mereka pada saat yang sama.
Maksud-Nya : bahwa
sekarang, melalui gereja, berbagai macam hikmat Allah harus diketahui
oleh para penguasa - penguasa
di alam surga, sesuai dengan tujuan kekal yang ia capai dalam Kristus
Yesus, TUHAN kita. (Eph 3:10-11)
Akhirnya, Dia membiarkan semua orang memilih
sendiri apakah mau
menerima penenebusan-Nya atau tidak. Sebelumnya telah diberi tahu manfaat penerimaan dan
hukuman bagi penolakan (Joh3:17;3:36).
Sebab
upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam
Kristus Yesus, TUHAN kita. (Romans 6:23)
Dia
mengucapkan ini kepada kita, Dia menulisnya di bintang-bintang, Dia
mengutus para nabi untuk mengajar kita, dan mendokumentasikan semuanya
dalam Firman-Nya, sedemikian rupa sehingga tidak mungkin
untuk dilewatkan.
Dia
memberikan kekekalan dalam
hati manusia yang hanya dapat ditempati oleh sang Pencipta. Tetapi
manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal
sampai akhir. (Ecc 3:11)
Dia
mengundang manusia yang berdosa yang berbeban berat dan putus asa agar
datang kepadaNya.
Marilah
kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi
kelegaan kepadamu. (Matthew 11:28)
Kesimpulan
Singkatnya,
kita tidak tahu bagaimana TUHAN dapat mentoleransi kehadiran Setan/Iblis secara roh (Eph 2:2-5) di antara kita. Tetapi
kita tahu bahwa TUHAN Allah melakukan segala sesuatu konsisten dengan
karakter-Nya
untuk memungkinkan manusia mengatasi musuhnya dan menemukan jalan
kembali kepada sang Pencipta kita. Mari datang ke Yesus.
Maranatha
______________________________________
https://omegalettercom.wordpress.com/?s=Lucifer
https://www.raptureready.com/2013/10/26/why-did-god-do-that-by-jack-kelley/
https://www.raptureready.com/2018/03/08/impossible-christians-lose-salvation-david-cogburn/