Pengantar
Tampaknya "tubrukan" nilai peradaban dunia beralaskan sistem
nilai
nilai
budaya Judeo_Kristen versus sistem kenegaraan dengan nilai nilai
tata
krama
budaya hukum ketat Shariah makin kencang setelah negara Islam
Afganistan dicaplok oleh Taliban.
Sejak sebutan "Arab Spring" pecah pada tahun 2010, kawasan wilayah
Timur Tengah dilanda kekacauan yang tak berkesudahan.
Negara Lebanon, Syria & Iraq berkecenderungan
kearah kehancuran total. Hal ini membuktikan bahwa dua arus peradaban
manusia
(civilization) sudah 'berbenturan'
dibeberapa belahan dunia dunia Barat khususnya di Amerika dan Europa.
Puncaknya terjadi pembantaian dikota Paris tanggal 13 November 2015
atas nama negara
yang menyebutkan diri dengan ISIS (Islamic State of Iraq & Syria),
ISIL (Islamic State of Iraq and the Levant) atau Daesh. Definisi the
Levant
adalah negara negara di Timur Tengah yang mencakup Israel, Jordan,
Lebanon, Syria dan Iraq. Kata Daesh singkatan dari bahasa Arab
“al-Dawla al-Islamiya fi al-Iraq wa al-Sham.”(DAIISH).
https://en.wikipedia.org/wiki/November_2015_Paris_attacks
https://www.britannica.com/event/Paris-attacks-of-2015
https://www.bbc.com/news/world-europe-34818994
ISIS/ ISIL atau DAESH
Apa tujuan dan idaman dari ISIS/ ISIL? Jawabannya adalah khalifat
(=successor) penerus Islam, seseorang (khalip) yang mampu memimpin
seperti Nabi Muhammad. Dengan perkataan lain Dominasi
Global seluruh penduduk dunia dibawah
pemerintahan Islam. Pada hakekatnya definisi kata Islam (=submission)
adalah
ketundukan, pengabdian, kepatuhan dan kepasrahan terhadap otoritas yang
diatas.
Kapan cita cita ini dijadwalkan untuk dicapai? Diperkirakan mulai tahun
2021 untuk wilayah Timur-Tengah dan Asia-Tengah.
Mengapa harus
dilaksanakan dengan cara
apapun?
Jawab; Untuk
mengembalikan kejayaan Kalifat seperti yang pernah terjadi pada
zaman kejayaan kerajaan Ottoman berpusat di Turki yang
berakhir tahun 1923.
Dimana nantinya pusat pemerintahannya?
Jawab; dikota Jerusalem yang
sekarang diperebutkan oleh tiga agama berbasis mono-theisme, Katolik,
Judaisme dan Islam
Mengapa dikota Jerusalem?
Karena Mesjid Al Aqsa yang kubahnya berlapis
emas telah dibangun diatas reruntuhan Bait Allahnya bangsa Yahudi
diatas bukit Zion.
Bagaimana
caranya untuk mewujudkannya?
Jawab; dengan menghapus tapal batas
antar negara-negara Israel, Jordan, Lebanon, Syria dan Iraq.
Haluan Kedepan
Pertama-tama sejak meletusnya "Arab
Spring" 17 Des 2010, penduduk negara negara Arab yang dilanda
peperangan secara massal mengungsi kenegara negara yang berbasiskan
Judeo_kristen values ; padahal negara negara yang
super kaya dan masih stabil seperti Saudi Arabia dan sekitarnya menolak
pengungsi pengungsi dari negara-negara tetangga sebangsa-nya. Mengapa?
Jawaban yang paling tepat barangkali seperti ini . . .

Para pengungsi bilang bahwa
orang Yahudi dan Kristen tahu
caranya untuk beriba hati ketimbang orang Muslim. Seorang bapak berumur
35 dengan 4 anaknya dari Aram, Syria Tengah berkata:"Lihatlah kenegara
negara sekitar Israel. Kaum Muslim saling
bunuhan dan hanya bisa lari menyelamatkan diri ke Israel atau ke Eropa."
Karenanya para pengungsi berhamburan menuju negara-negara yang masih
berdiri diatas konstitusi tata nilai peradaban
Judeo_Kristen. Banyak yang secara sukarela melepaskan agamanya dan
akhirnya menemukan sendiri Sang Juruslamat melalui belas kasihan
murid-murid Kristus kepada mereka dan keluarganya yang mengalami trauma
peperangan dinegara asalnya. Tampaknya undangan dari Tuhan Yesus masih
sempat diberitakan disana . . .
Marilah kepada-Ku, semua yang
letih
lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Mt 11:28)
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya
kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Joh 3:16)
Namun sangat disayangkan
bahwa arus gelombang pengungsi sudah banyak disusupi oleh
Islam radikal dan Teroris Jihad.
Yang kedua ISIS berniat keras
menduduki kota Roma, pusat kekristenan Katolik dunia. "Kami
akan menaklukkan Roma Anda,
menghancurkan salib Anda,
dan memperbudak wanita Anda,
dengan izin Allah"
https://www.breitbart.com/national-security/2015/03/13/isis-spokesman-we-want-paris-before-rome/
Apakah Ada Cara Untuk
Menghentikan
Terrorism?
Menurut almarhum perdana menteri Singapore Lee Kuan Yew "Ratu Lebahnya"
yang harus ditumpas dan dibrangus, bukan 'lebah-lebahnya'.
Ratu Lebah = para khatib, mubalik, pengajar dan pengkhotbah di Mesjid,
Pesantren, Langgar dan sekolah sekolah Islam.
Apakah Alkitab Sudah
Menubuatkannya?
Kamu akan mendengar deru
perang atau
kabar-kabar tentang perang. Namun
berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi,
tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan
bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa
bumi di berbagai tempat. Akan tetapi semuanya itu barulah
permulaan
penderitaan menjelang zaman baru. (Mt 24:6-8)
Lalu Apa Konklusinya?
Jagalah dirimu, supaya hatimu
jangan
sarat oleh pesta pora dan
kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan
jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab
ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa
sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari
semua yang
akan terjadi itu, dan supaya
kamu tahan berdiri di hadapan Anak
Manusia." (Lu 21:34-36)
Orang akan mati ketakutan
karena
kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab
kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak
Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi,
bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."
(Lu 21:26-28)
Maka bertanyalah mereka yang
berkumpul
di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi
Israel?" Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang
ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima
kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi
saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke
ujung bumi." Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan
oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka
sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua
orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka:
"Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga
meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti
kamu melihat Dia naik ke sorga." (Ac 1:6-11)
Karena
Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh
keselamatan oleh Yesus Kristus,
Tuhan kita, yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga,
entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia. Karena itu
nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti
yang memang kamu lakukan. (1Th 5:9-11)
Maranatha