![]()
Perumpamaan
Sepuluh Gadis Perawan - Bersiaplah
Ishak Natan
Juni 2021, Aug 2022
Konteks besarnya
Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, bertanyalah
murid-murid-Nya
tentang tanda kedatangan-Nya dan tanda kesudahan dunia (Mat 24:3).
Bagian dari penjelasan di Bukit Zaitun ini melampaui pertanyaan "tanda"
dari para murid dan menyajikan tentang kembalinya Kristus
Yesus sebagai Raja menjelang Kerajaan 1000 tahun dalam tiga aspek: (Mat25:1-51)
(1) Ujian profesi sebagai orang
Kristen
(2) Ujian sebagai seorang
pelayan
(3) Ujian bagi bangsa-bangsa
bukan Yahudi
(1) Ujian profesi sebagai orang Kristen, Mat 25:1-13 dengan 2
hasil-akibat
Pada waktu itu hal
Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang
mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima di
antaranya bodoh dan lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa
pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, sedangkan gadis-gadis yang
bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah
mereka semua lalu tertidur. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang
berseru: Mempelai datang!
Songsonglah dia!
Hasil
Pertama
Gadis-gadis itupun bangun
semuanya lalu membereskan pelita mereka. Gadis-gadis yang bodoh berkata
kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari
minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam. Tetapi jawab gadis-gadis
yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu.
Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ. Akan
tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai
itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke
ruang perjamuan kawin, lalu
pintu ditutup.
Hasil
Kedua
Kemudian datang juga
gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami
pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak
mengenal kamu. Karena
itu, berjaga-jagalah,
sebab kamu tidak tahu akan
hari maupun akan saatnya." (Mt 25:1-13)
Catatan: Mempelai laki-laki adalah Yesus Kristus,
dan perumpamaan ini
menggambarkan kedatangan-Nya kembali. Dalam Perjanjian Lama (Isa
54:4-6), Allah menggambarkan
diri-Nya sebagai
“suami” Israel, sedangkan dalam Perjanjian Baru Kristus digambarkan
sebagai
mempelai lelaki
dari Gereja Nya (Mat9:15; Mar2:19-20) dan tunangan dari milik
Nya
(2Co11:2).
(2) Ujian sebagai seorang
pelayan dengan 2
konsekuensi, Mat 25:14-30;
14 Sebab hal Kerajaan Sorga sama
seperti seorang yang mau
bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan
mempercayakan hartanya kepada mereka. 15 Yang seorang
diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain
lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat. 16
Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan
uang itu lalu beroleh laba lima talenta. 17 Hamba yang menerima
dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta. 18
Tetapi hamba yang menerima satu
talenta itu pergi dan menggali lobang
di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya. 19 Lama
sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan
dengan mereka. Mt 25:14-19
Pertama;
20 Hamba yang menerima lima
talenta itu datang dan ia membawa laba
lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku;
lihat, aku telah beroleh laba lima talenta. 21 Maka kata
tuannya itu kepadanya: Baik
sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang
baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan
memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah
dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. 22 Lalu datanglah
hamba
yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan
percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta. 23
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai
hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab
dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung
jawab
dalam perkara yang besar. Masuklah
dan turutlah dalam kebahagiaan
tuanmu. Mt 25:20-23
Kedua
24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan
berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang
menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari
tempat di mana tuan tidak menanam. 25 Karena itu aku takut dan
pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah
kepunyaan tuan! 26 Maka
jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang
jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di
mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak
menanam? 27 Karena itu sudahlah seharusnya
uangku itu
kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku
menerimanya serta dengan bunganya. 28 Sebab itu ambillah
talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai
sepuluh talenta itu. 29 Karena setiap orang yang mempunyai,
kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang
tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari
padanya. 30 Dan campakkanlah hamba yang tidak
berguna itu ke
dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan
kertak gigi." Mt 25:24-30
(3) Ujian bagi bangsa-bangsa
bukan Yahudi, Mat 25:31-46 dengan 2 Akibat
31 Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas
takhta kemuliaan-Nya. 32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di
hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang,
sama seperti gembala memisahkan domba
dari kambing, 33
dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan
kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Mt 25:31-33
Domba disebelah kanan
34 Dan Raja itu akan berkata
kepada mereka yang di sebelah
kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah
Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. 35
Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu
memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku
tumpangan; 36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian;
ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu
mengunjungi Aku. 37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab
Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami
memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? 38
Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi
Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? 39
Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami
mengunjungi Engkau? 40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk
salah seorang dari saudara-Ku [the
Jews] yang paling hina ini, kamu telah
melakukannya untuk Aku. Mt 25:34-40
Kambing
disebelah kiri
41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya:
Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke
dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan
malaikat-malaikatnya. 42 Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak
memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; 43
ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku
telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam
penjara, kamu tidak melawat Aku. 44 Lalu merekapun akan
menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar,
atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau
dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? 45 Maka Ia akan
menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang
tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini [orang Yahudi] , kamu
tidak melakukannya juga untuk Aku. 46 Dan mereka ini akan masuk
ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang
kekal." Mt 25:41-46
Kesimpulan
Semua gadis perawan sama-sama memiliki pelita, tetapi dua fakta
menetapkan status
sebenarnya dari gadis-gadis bodoh: Mereka "tidak membawa minyak," dan
Tuhan berkata, "Aku tidak tahu kamu ." Minyak adalah lambang Roh Kudus,
dan "Jika ada orang yang tidak memiliki roh Kristus, ia bukan miliknya"
Ro 8:9
Tuhan juga tidak dapat berkata kepada orang percaya mana pun, betapapun
tidak rohaninya, "Aku tidak mengenalmu."
- Membawa minyak ekstra -> mewakili orang percaya dilahirkan
kembali (Joh3:5-9) dan
walaupun jatuh bangun menjalani kehidupan kudus selalu mengantisipasi
kembalinya Tuhan tidak
peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan
- Tidak membawa minyak -> mewakili individu yang merupakan
bagian dari gereja
tetapi
tidak memiliki afiliasi dengan Kristus alias Kristen Kartu Tanda
Penduduk.
Maranatha
__________________
https://www.gotquestions.org/parable-ten-virgins.html
Catatan
Alkitab Referensi Scofield 1917