Stand Up Comedy, Why Not?
Stand-up Comedy merupakan salah satu genre penampilan komedi yang baru dikenal di Indonesia. Walaupun begitu, sebenarnya ini sudah banyak dikenal di luar negeri. Stand-up comedy dibawakan secara individu diatas sebuah panggung dengan hanya bermodalkan microphone dan materi komedi yang telah dipersiapkan. Seorang comic (orang yang membawakan stand-up comedy) harus memiliki beberapa kriteria tertentu sehingga penampilannya dapat menghibur penonton. Selain harus memiliki dasar pengetahuan komedi yang mumpuni, seorang comic juga harus mempunyai kemampuan komunikasi yang baik sehingga bisa membawakan materi komedi dengan baik dan lancar. Dia juga harus mempunyai wawasan yang luas tentang dunia luar sehingg tidak akan kehabisan materi stand-up comedy.
Salah satu comic yang sangat terkenal di Indonesia adalah Raditya Dika. Setelah sukses menulis buku “Kambing Jantan” dan “Manusia Setengah Salmon”, Raditya juga tertarik untuk merambah dunia stand-up comedy ini. Dan dia berhasil menarik perhatian masyarakat dengan penampilannya yang kocak dan gokil itu. Dia sering tampil dari café ke café. Bahkan, dia menjadi salah satu juri untuk sebuah ajang kompetisi stand- up comedy yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi. Hal ini menunjukkan bahwa Raditya memiliki keseriusan di bidang ini dan juga berkeinginan untuk mencari bibit-bibit anak muda yang mempunyai bakat untuk menjadi seorang comic.
Menjadi seorang comic bukan hanya sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luang kosong atau hanya untuk menghibur diri. Kita juga dapat mendapat keuntungan dengan menjadi seorang comic. Misalnya, kita dapat mengisi acara-acara yang ada di café-café atau di mall-mall yang ada di dekat rumah kita. Dengan begitu, kita pun mendapat honor yang lumayan menguntungkan. Tidak ada kata mustahil untuk menjadi seorang comic yang handal dan berwawasan luas. Asalkan kita mau berusaha dan belajar dari para ahlinya, tentu kita juga dapat menjadi seperti mereka.
AKHMAD ZAKI
Learn Through Failures
\