RANGKUMAN PEMROGRAMAN WEB
KEMBALI KE INDEX

.YASMU'I.. 1412080116.. JURUSAN :TPL 2008E .

...Selamat Datang...

Ringkasan Materi Pemrograman Internet

  1. Java Script
    Function
    Validasi

1. HTML

a. Tabel

Membuat Tabel

Untuk membuat tabel digunakan tag <table>ditutup dengan tag </table>.Berikut adalah atribut pada tag <table>:

Tag Awal/Atribut
Kegunaan
<table> Mendefinisikan sebuah tabel
<th> Mendefinisikan sebuah tabel header
<tr> Mendefinisikan sebuah tabel row
<td> Mendefinisikan isi sebuah sel tabel
<caption> Mendefinisikan sebuah caption tabel
<colgroup> Mendefinisikan kelompok kolom tabel
<col> Mendefinisikan nilai atribut ubtuk satu atau lebih kolom dalam satu tabel
<thead> Mendefinisikan suatu header tabel yang tidak akan scroll
<tbody> Mendefinisikan suatu body tabel yang scroll dalam suatu header dan footer tabel yang pasti
<tfoot> Mendefinisikan suatu footer tabel yang tidak akan scroll
align Mengatur horizontal alignment
valign Mengatur vertical alignment
nowrap Meniadakan pindah baris baru pada saat table ditampilkan pada jendela broser yang tidak mencukupi.
colspan Menggabungkan baris table menjadi satu (merge cells)
rowspan Manggabungkan kolom table menjadi satu (merge cells)
 

 

Berikut contoh script HTML untuk pembuatan table sederhana yang terdiri dari 3 kolom dan 4 baris sebagai berikut:

<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Simple Table 3x4</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<TABLE BORDER=1>
<TR><TH width="100">NRP</TH>
<TH width="154">NAMA</TH>
<TH width="45">NILAI</TH>
</TR>
<TR>
<TD>141208116</TD>
<TD>IDO</TD>
<TD>80</TD></TR>
<TR>
<TD>1412080117</TD>
<TD>UDA</TD>
<TD>76</TD></TR>
<TR>
<TD>1412080118</TD>
<TD>ADI</TD>
<TD>90</TD></TR>
</TABLE>
</BODY>
</HTML>

table sederhana

ke atas

b. Form

Kegunaan Form
Berikut ini beberapa contoh kegunaan Form dalam web:

  • memperoleh data-data user baik nama, alamat dan data lainnya
  • untuk mendaftar pada service yang di sediakan.
  • memperoleh informasi pembelian secara online
  • memperoleh feedback dari user mengenai website anda.

Form Element
Tag <FORM> digunakan untuk membuat form dalam document HTML.

Attribute
Kegunaan
ACCEPT Mendefinisikan MIME yang di izinkan oleh server yang memuat script
untuk memproses form.
Syntax:
ACCEPT=”Internet Media Type”
METHOD Menentukan bagaimana data akan di kirim ke server.
GET – data akan di kirim dengan menggunakan query string pada URL.
POST – data akan di kirim ke server sebagai block data ke script.
Syntax:
METHOD=”POST|GET”
ACTION Menentukan lokasi dari script yang akan memproses data dari form
Syntax:
ACTION=”URL”

Pada saat membuat form anda bisa meletakkan control-control pada form untuk memperbolehkan inputan dari user. Semua control biasanya diletakkan di antara tag <FORM></FORM> tapi anda juga bisa meletakkan control diluar tag tersebut. Untuk menambahkan control gunakan tag <input>.
Berikut macam-macam component input:

  • Button
    Attribute
    Kegunaan
    Name Nama dari control
    Size Ukuran control
    Type <input type=”button”>
    Value Untuk memberikan value ke input

  • Text

    Attribute size digunakan untuk menetukan jumlah karakter yang bisa ditampilkan, sementara maxlength attribute digunakan untuk menentukan maximum character yang bisa di masukkan.

  • CheckBox

    Attribute
    Kegunaan
    Name Nama dari control
    Size Ukuran control
    Type <input type=”checkbox”>
    Value Untuk memberikan value ke input
    Checked Untuk memberi default check

  • Radio Button

    Attribute
    Description
    Name Nama dari control
    Size Ukuran control
    Type <input type=”radio”>
    Value Untuk memberikan value ke input
    Checked Untuk memberi default check

  • Text Area

    Untuk membuat textarea gunakan tag <TEXTAREA></TEXTAREA>
    Attribute

    Kegunaan
    cols Lebar dari text area
    rows Jumlah baris
    Name Nama dari control
    Size Ukuran control

  • ComboBox/ListBox

    Tag <SELECT> digunakan untuk membuat component combo box,sementara untuk item dari combo box menggunakan tag <OPTION>.
    Property
    Kegunaan
    Name Untuk memberi nama element
    Size Untuk menentukan jumlah baris yang di tampilkan
    Multiple Untuk menentukan apakah user boleh memilih lebih
    dari satu option atau tidak.

ke atas

c. Link

Link Ke Halaman Lain (relatif)
<a href=”……”> ……… </a>

contoh: <a href=”guestbook.htm”>Buku Tamu</a>

Link Ke Bagian Halaman Sama
Target : <a name=[”target”]></a>
Link : <a href=[”#target”]> ……… </a>

contoh:
<a href=”#top”>Kembali ke atas</a>

Link Ke situs / dokumen lain (absolut)
contoh:
<a href=”http://www.unirow.com”>Link Ke Web Site UNIROW</a>

Kirim E-mail
<a href="mailto:namaemail@host">……</a>

ke atas

d. Jenis-Jenis Tag

Tag-tag HTML dapat digolongkan menjadi beberapa jenis sesuai dengan fungsinya, berikut pembagiannya:

  1. Tag-tag Dasar
    Tag Awal
    Kegunaan
    <html> Mendefinisikan sebuah dokumen HTML, harus ada
    <head> Mendefinisikan keterangan tentang dokumen web yang akan ditampilkan
    <body> Mendefinisikan isi dokumen
    <h1>...<h6> Mendefinisikan heading, mulai heading1 sampai 6
    <p> Mendefinisikan sebuah paragraf
    <br> Menyisipkan line break
    <hr> Mendefinisikan sebuah horizontal rule
    <!-> Mendefinisikan komentar dalam source code HTML

  2. Tag-tag Link
    Tag Awal
    Kegunaan
    <a> Mendefinisikan suatu anchor untuk menentukan hyperlink dalam dokumen HTML
    <a href=...> href property ini digunakan untuk menentukan tujuan dari hyperlink tersebut

  3. Tag-tag Pemformatan Teks
    Tag Awal
    Kegunaan
    <b> Mendefinisikan teks yang ditebalkan <b>teks</b>
    <big> Mendefinisikan teks yang lebih besar dari normal
    <em> Mendefinisikan teks yang ditekankan
    <i> Mendefinisikan teks yang dimiringkan
    <small> Mendefinisikan teks yang lebih kecil dari normal
    <strong> Mendefinisikan teks yang ditebalkan
    <sup> Mendefinisikan teks yang dijadikan superscript
    <sub> Mendefinisikan teks yang djadikan subscript
    <ins> Mendefinisikan teks yang disisipkan
    <del> Mendefinisikan teks yang dicoret
    <code> Mendefinisikan teks computer code
    <kbd> Mendefinisikan teks keyboard
    <samp> Mendefinisikan teks yang sample computer code
    <tt> Mendefinisikan teks teletype
    <var> Mendefinisikan suatu variabel
    <pre> Mendefinisikan teks preformated (sesuai dengan format aslinya)
    <abbr> Mendefinisikan suatu singkatan
    <acronym> Mendefinisikan suatu akronim
    <address> Mendefinisikan suatu alamat
    <bdo> Mendefinisikan suatu arah teks
    <blockquote> Mendefinisikan quotation yang panjang
    <q> Mendefinisikan quotation yang pendek
    <cite> Mendefinisikan suatu citation
    <dfn> Mendefinisikan suatu istilah (term)

  4. Tag-tag List
    Tag Awal
    Kegunaan
    <ol> Mendefinisikan list yang diurutkan
    <ul> Mendefinisikan ist yang tidak diurutkan
    <li> Mendefinisikan ist item
    <dl> Mendefinisikan definisi dari list tersebut
    <dt> Mendefinisikan definisi dari term tertentu
    <dd> Mendefinisikan deskripsi tentang suatu definisi

  5. Tag-tag Tabel
    Tag Awal
    Kegunaan
    <table> Mendefinisikan sebuah tabel
    <th> Mendefinisikan sebuah tabel header
    <tr> Mendefinisikan sebuah tabel row
    <td> Mendefinisikan isi sebuah sel tabel
    <caption> Mendefinisikan sebuah caption tabel
    <colgroup> Mendefinisikan kelompok kolom tabel
    <col> Mendefinisikan nilai atribut ubtuk satu atau lebih kolom dalam satu tabel
    <thead> Mendefinisikan suatu header tabel yang tidak akan scroll
    <tbody> Mendefinisikan suatu body tabel yang scroll dalam suatu header dan footer tabel yang pasti
    <tfoot> Mendefinisikan suatu footer tabel yang tidak akan scroll

  6. Tag-tag Image
    Tag Awal
    Kegunaan
    <img> Mendefinisikan sebuah image dalam dokumen
    <map> Mendefinisikan sebuah image map
    <area> Mendefinisikan suatu area dalam image

  7. Tag-tag Form
    Tag Awal
    Kegunaan
    <form> Mendefinisikan suatu form untuk input dari pemakai
    <input> Mendefinisikan sebuah field input
    <textarea> Mendefinisikan suatu text-area (input teks dengan kontrol multiline)
    <label> Mendefinisikan sebuah label untuk suatu kontrol
    <fieldset> Mendefinisikan suatu fieldset
    <legend> Mendefinisikan suatu caption untuk fieldset
    <select> Mendefinisikan suatu list yang dapat dipilih (drop down list)
    <optgroup> Mendefinisikan suatu group option
    <option> Mendefinisikan suatu option dalam drop down list
    <button> Mendefinisikan sebuah text box

  8. Tag-tag Frame
    Tag Awal
    Kegunaan
    <frameset> Mendefinisikan himpunan frame
    <frame> Mendefinisikan suatu sub window (frame)
    <notframe> Mendefinisikan suatu seksi yang dikhususkan untuk browser yang belum mendukung frame
    <iframe> Mendefinisikansuatu frame inline

  9. Tag-tag Head
    Tag Awal
    Kegunaan
    <head> Mendefinisikan informasi tentang dokumen web yang akan ditampilkan
    <title> Mendefinisikan judul dokumen
    <base> Mendefinisikan suatu referensi default kepada suatu resource external
    <link> Mendefinisikan relasi antara dua dokumen yang terhubung
    <meta> Mendefinisikan informasi meta
    <!doctype> Mendefinisikan tipe-tipe dokumen (diletakkan sebelum tag html)

  10. Tag-Tag Style
    Tag Awal
    Kegunaan
    <style> Mendefinisikan suatu style dalam sebuah dokumen
    <link> Mendefinisikan relasi antara dua dokumen yang terhubung
    <div> Mendefinisikan sutu divisi/bagian dalam suatu dokumen
    <span> Mendefinisikan suatu section dalam sebuah dokumen

ke atas

2. Java Script

a. Function

Suatu function adalah sekumpulan dari perintah JavaScript yang akan mengerjakan tugas tertentu. Fungsi ini dapat dipanggil dari segala titik pada dokumen tersebut dan dipanggil dari event. Format dari perintah function adalah sebagai berikut:

function FunctionName(argument list) {
statements
}

Contoh:
<HTML>
<HEAD>
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"
<!-- hide the script
function DisplayIt(LineToDisplay) {
document.write(LineToDisplay + "<BR>")
}
// end hiding -->
</SCRIPT>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"
<!-- hide it
LineToDisplay("Hello World")
// end hiding -->
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>

Argumen dari suatu fungsi dapat berupa sembarang tipe data atau objek JavaScript. Objek array functionName.argument[i] dan functionName.arguments.length mengandung nilai jumlah argumen yang dikirim ke fungsi, argumen acuan dengan
mendeklarasikan nama-nama variabel. Hal ini memungkinkan sejumlah argumen dilewatkan ke fungsi sebagai suatu argument array.

ke atas

b. Validasi

  • HTML tag <FORM></FORM> adalah fasilitas input data oleh pemakai, dan output data
    variabel kepada pemakai. Input oleh pemakai memiliki efek pemilihan pada sisi klien yang
    dapat dikirm ke server. Pada sisi lain, data variabel seperti marquees dapat ditampilkan pada
    form. Pada sisi input, event handle adalah fasilitas untuk membangkitkan rutin JavaScript
    untuk melakukan aktifitas pada proses edit data seperti validasi. Pada sisi output, JavaScript
    memegang peranan penting dalam mengatur bagaimana data ditampilkan.
    penanganan events
    Event adalah hasil dari aksi pemakai, seperti klik pada suatu tombol mouse, checking pada
    suatu kotak, dan pengiriman form. Penanganan Event didefinsikan dalam tag HTML
    sepanjang JavaScript berkaitan dengan event tersebut. Berikut ini adalah contoh yang
    merupakan kode dari suatu penanganan event.
    <INPUT TYPE="button" VALUE="Submit"
    onClick="validate(this.form)">
    Pada contoh sebelumnya, kata kunci this mengacu pada objek tersebut, yang mana adalah
    objek button. Dengan menyebutkan this.form, adalah acuan ke objek form yang
    mengandung button tersebut. Ketika contoh sebelumnnya menjalankan suatu fungsi, perintah
    JavaScript juga sah. Kalau lebih dari satu perintah, tiap perintah harus dipisahkan dengan
    suatu titik koma.

    Berikut ini adalah daftar dari penanganan event yang didukung oleh JavaSCript:
  • onBlur.JavaScript menjalankan penanganan event ini ketika pemakai meninggalkan field yang menyebabkan kehilangan fokus.
  • onChange. dijalankan ketika user meninggalkan field dan terjadi perubahan nilai object tersebut.
  • onClick. event onClick terjadi ketika pemakai klik pada window atau link.
  • onFocus. event ini terjadi ketika suatu form mendapatkan fokus
  • onLoad. event ini terjadi ketika browser selesai memuat suatu dokumen atau semua frame   didalam tag <FRAMESET>.
  • onMouseOver. event ini terjadi ketika mouse bergerak melewati object dari luar object tersebut. Rutin JavaScript harus mengembalikan true untuk status dan properti defaultStatus yang ditentukan..
  • onSelect. event ini terjadi ketika pemakai melakukan select text pada text area..
  • onSubmit. terjadi ketika user submit suatu form. Jika JavaScript mengembalikan false, form tersebut tidak akan di submit, nilai lainnya atau tidak ada nilai balik, membuat form di submit
  • onUnload. event ini terjadi ketika dokument di exit.

ke atas

 

3. PHP

a. Variable

Jenis suatu variable ditentukan pada saat jalannya program dan tergantung pada konteks yang digunakan. PHP bersifat case sensitive artinya huruf kapital dan huruf kecil mengandung arti yang berbeda. Untuk dapat menggunakan variabel, ada dua langkah yang harus dilakukan,deklarasi dan inisialisasi.

  • Deklarasi

    Deklarasivariabel bisa disebut juga memperkenalkan atau mendaftarkan variabel ke dalam program. Dalam PHP, deklarasi variabel seringkali digabung dengan inisialisasi. Variabel dalam PHP dinyatakan dengan awalan $.
    Aturan pemberian nama variabel :
  • Dimulai dengan tanda $
  • Karakter pertama harus huruf atau garis bawah ( _ )
  • Karakter berikutnya boleh huruf, angka, atau garis bawah
  • Inisialisasi
    Inisialisasi variabel adalah mengisi nilai untuk pertama kalinya ke dalam variabel. Contoh inisialisasi :
    $namaDepan = "Rara";
    $namaBelakang="Lili";

ke atas

b. Type Data

PHP mengenal tiga macam tipe data, yaitu :

1. Integer
2. Floating point number
3. String

Integer
Yang termasuk dalam tipe data ini adalah bilangan bulat (tidak pakai koma). contoh :

$a = 1234 // desimal
$b = - 1234 // negatif
$c = 0123 // oktal
$d = 0x12 // heksadesimal

Floating point number
Disebut juga bilangan pecahan. Terdapat tanda titik yang merupakan pemisah antara bagian bulat dan pecahan.

$a = 1.234 // bentuk biasa
$b = 1.2e3 // bentuk eksponensial

Strings
$a = "ini adalah tipe data string"

ke atas

c. Operator

Operator  digunakan  untuk  memanipulasi  nilai  suatu  variabel.  Variabel  yang nilainya  dimodifikasi  oleh  operator  disebut  operand.  Contoh  penggunaan operator  misalnya  13 - 3.  13  dan  3  adalah  operand.  Tanda  "-"  disebut operator.

Untuk kemudahan penjelasan, operator diklasifikasikan menjadi :

  • Arithmetic Operator
  • Assignment Operator
  • Comparison Operator
  • Logical Operator
  • Lain-lain

Arithmetic operator

Arithmetic     Operator     digunakan     untuk     melakukan     perhitungan matematika. Misalnya

  • $a = 5 + 3;

Operator "+" berfungsi untuk menambahkan kedua operand (5 dan 3).

Ada beberapa arithmetic operator, yaitu :

  • +  : penjumlahan
  • -  : pengurangan
  • * : perkalian
  • / : pembagian
  • % : nilai sisa pembagian

 Relational operator
Relational  operator  digunakan  untuk  membandingkan  nilai  dari  dua operand.  Hasil  perbandingan  dinyatakan  dalam  nilai  boolean.  TRUE berarti benar, dan FALSE berarti salah.
Beberapa jenis relational operator :

  = = : memeriksa apakah operand kanan bernilai sama dengan operand kiri

  > : memeriksa apakah operand kiri bernilai lebih besar daripada operand kanan

< : memeriksa apakah operand kiri bernilai lebih kecil dengan operand kanan

  >= : memeriksa apakah operand  kiri bernilai  lebih  besar  atau sama dengan operand kanan

<=  :  memeriksa  apakah  operand  kiri  bernilai  lebih  kecil  atau sama dengan operand kanan

!=  :  memeriksa  apakah  operand  kanan  tidak  bernilai  sama dengan operand kiri

Logical operator

Logical  Operator  digunakan  untuk  membandingkan  dua  nilai  variabel yang  bertipe  boolean.  Hasil  yang  didapat   dari  penggunaan  logical operator adalah boolean.

Assignment Operator

Assignment operator digunakan untuk memberi/mengisi nilai ke dalam variabel tertentu. Contoh sederhana :

Pada contoh di atas, operator "=" digunakan untuk mengisi nilai "endy"

ke dalam variabel nama.

Selain operator "=", ada beberapa assignment operator yang lainnya, seperti dapat dilihat pada penjelasan berikut :

Operator + =

Penjelasan : Menambahkan nilai pada variabel

Operator - =

Penjelasan : Mengurangi nilai pada variabel

Operator *=

Penjelasan : Mengalikan variabel dengan bilangan tertentu



Operator /=

Penjelasan : Membagi variabel dengan bilangan tertentu


Operator %=

Penjelasan : Mencari sisa hasil bagi variabel dengan bilangan tertentu

Operator &=

Penjelasan :Melakukan operasi logical AND pada variabel


Operator |=

Penjelasan : Melakukan operasi logical OR pada variabel


Operator ^=

Penjelasan : Melakukan operasi bitwise xor pada variabel

Operator .=

Penjelasan :Menambahkan String pada variabel


Operator ++

Penjelasan : Menambahkan nilai satu pada variabel


Operator - -

Penjelasan : Mengurangi nilai satu pada variabel

Operator lain-lain

  • Operator penggabung String
    Pada PHP, string digabungkan dengan operator . (titik).
  • Operator percabangan
    Percabangan  pada  umumnya  dilakukan  dengan  struktur  if-else
  • Operator Error Suppression
    PHP  menampilkan  pesan  error  apabila  built-in  function  (function  yang disediakan  PHP)  mengalami  error.  Misalnya  tidak  bisa  membuka  file, tidak bisa mengakses database, dan lainnya.
    Pada saat pembuatan aplikasi, pesan error ini sangat membantu dalam menyelesaikan dan memperbaiki kesalahan pemrograman. Tetapi, pada saat aplikasi selesai dibuat dan digunakan secara umum, pesan error ini akan mengganggu pengguna.Untuk mematikan pesan error tersebut, kita menggunakan operator @.
    Pada  kondisi  normal,  function  chdir  akan  menimbulkan  pesan  error apabila direktori temp tidak ditemukan atau tidak dapat diakses. Dengan menggunakan operator @, PHP akan "diam saja" apabila direktori temp tidak ditemukan atau tidak dapat diakses.

ke atas

d. If

Konstruksi IF digunakan untuk melakukan eksekusi suatu statement secara bersyarat. Cara penulisannya adalah sebagai berikut:

if (syarat)
{
statement
}

ke atas

e. If else

if (syarat)
{
statement
}
else
{
statement lain
}

ke atas

f. Nessed If

if (syarat pertama)
{
statement pertama
}
elseif (syarat kedua)
{
statement kedua
else
{
statement lain
}

ke atas

g. Switch

Statement SWITCH digunakan untuk membandingkan suatu variable dengan beberapa nilai serta menjalankan statement tertentu jika nilai variable sama dengan nilai yang dibandingkan.
Struktur Switch adalah sebagai berikut:

switch (variable)
case nilai:
statement
case nilai:
statement
case nilai:
statement
-
-

ke atas

h. Loop

  • Perulangan dengan menggunakan while
    While berguna untuk mengulang serangkaian aksi hingga suatu kondisi tertentu tercapai. while loop juga dikenal dengan istilah indeterminate loop, artinya jumlah loopingnya tidak ditentukan pada awal looping.

    Contoh:
    <html>
    <head>
    <title> Pengulangan dengan while </title>
    </head>
    <body>
    <center>

    <?
    $count = 1;
    while ($count <=10)
    {
    print ("Baris nomer $count<br>");
    $count = $count + 1;
    }
    ?>

    </center>
    </body>
    </html>


    Jika script di atas dijalankan maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
    Baris nomer 1
    Baris nomer 2
    Baris nomer 3
    Baris nomer 4
    Baris nomer 5
    Baris nomer 6
    Baris nomer 7
    Baris nomer 8
    Baris nomer 9
    Baris nomer 10

    Pengulangan tersebut akan terus dijalankan selama nilai $count lebih kecil atau sama dengan 10.

  • Perulangan dengan menggunakan for
    Looping dengan for disebut juga determinate loop, artinya looping yang jumlah pengulangannya (iterasi) telah ditentukan di awal looping.

    Cara penulisan statement FOR adalah sebagai berikut:

    for (ekspresi1; ekspresi2 ; ekspresi3)
    statement

    ekspresi1 menunjukkan nilai awal untuk suatu variable
    ekspresi2 menunjukkan syarat yang harus terpenuhi untuk menjalankan statemant
    ekspresi3 menunjukkan pertambahan nilai untuk suatu variable

    Contoh:

    <html>
    <head>
    <title> Pengulangan </title>
    </head>
    <body>
    <center>
    <?
    for ($count = 1; $count <= 10; $count++)
    {
    print ("Ini adalah baris ke-$count <br>");
    }
    ?>
    </center>
    </body>
    </html>

    Jika script di atas dijalankan maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
    Ini adalah baris ke-1
    Ini adalah baris ke-2
    Ini adalah baris ke-3
    Ini adalah baris ke-4
    Ini adalah baris ke-5
    Ini adalah baris ke-6
    Ini adalah baris ke-7
    Ini adalah baris ke-8
    Ini adalah baris ke-9
    Ini adalah baris ke-10

    Pada saat baris pengulangan (yang dimulai dari for ($count = 1; $count <= 10; $count++)) dijalankan untuk pertama kali, maka nilai $count adalah 1. Oleh karena itu baris paling atas yang tercetak pada browser adalah:

    Ini adalah baris ke-1

    Pengulangan tersebut akan terus dijalankan selama nilai $count lebih kecil atau sama dengan 10.

ke atas

i. Session & Cookies

Session  bekerja seperti  tempat  penitipan  barang  di supermarket. Kita datang,  menitipkan  barang  bawaan,  dan  petugas  akan  memberikan tanda pengenal.Pada  saat  kita  akan  mengambil  barang,  kita  memberikan  tanda  pada petugas,  dan  petugas  akan  dapat  mengambil  barang  yang  dititipkan tanpa tertukar dengan barang orang lain.

Permasalahan   yang   terjadi   adalah,   bagaimana   “tanda   pengenal” tersebut akan disimpan pada setiap halaman yang diakses user, sehingga dapat diakses oleh sistem setiap kali user mengklik link.

Ada  tiga  alternatif  yang  dapat  digunakan  untuk  menyimpan  data session :

o  Cookie

o  Hidden Form

o  URL Embedding

Cookie  adalah  informasi  yang  disimpan  pada  browser  user.  Script menjalankan function setcookie yang akan menulis data di harddisk user.

Cookie ditulis pada browser user dengan menggunakan perintah :

setcookie("sessionId","1234");

Setelah  itu,  variabel  $sessionId akan  tersedia  setiap  kali  browser user mengakses sistem.Cookie akan hilang dari browser user setelah melewati masa kadaluarsa yang ditentukan atau dihapus melalui perintah:

setcookie("sessionId");

ke atas

j. Koneksi DB MySQL

Agar script PHP yang kita buat dapat berhubungan dengan database dari MySQL dapat menggunakan fungsi berikut ini:

File utama.php:

<?php

function open_connection()
{
$host=”localhost”;
$username=”root”;
$password=””;
$databasename=”privatdb”;
$link=mysql_connect($host,$username,$password) or die ("Database tidak dapat dihubungkan!");
mysql_select_db($databasename,$link);
return $link;
}
?>

Isi dari variabel $host, $username, $password dan $databasename dapat disesuaikan sesuai dengan setting pada MySQL server yang ada.

ke atas

 
 
Link Tugas
Copyright © 2010. yasmui. All rights reserved