|
|
Fanfiction Gue..
Noona Saranghae...
Noona saranghae!! Biarpun aku setahun lebih muda darimu, kurasa itu
bukanlah masalah yang besar. Aku mencintaimu itu sudah cukup
meyakinkan ku bahwa umur itu bukan penghalang antara kita. Noona,
neun jeongmal jeongmal saranghae_ Lee Hyukjae
Aku
bingung, debaran itu tak lagi kurasakan hanya ketika ku melihat
Donghae oppa. Tapi juga kepada namja lain_ Choi Sooyoung
"Noona!",
kata-kata itu yang sering ku dengar dari dongsaeng kesayanganku
ketika yeoja yang membuat hatiku kacau datang. Dengan wajah yang
ceria dongsaengku selalu menyambutnya. Dia dua tahun dibawahku dan
dia dongsaengku, tapi kenapa rasa takut menghantuiku_ Lee Donghae
****
Author POV
Lantunan indah suara yang keluar dari piano yang dimainkan seorang namja yang
bernama Lee Donghae telah menghipnotis semua penonton. Malam ini
adalah moment spesial
yang diadakan di Kwang Hee High School karena malam ini adalah malam
peringatan ulang tahun Kwang Hee High School yang ke 27. Semua murid
beserta guru datang untuk memperingati hari yang sejak dulu mereka
tunggu. Lee Donghae adalah ketua OSIS sekolah itu, ia adalah namja pintar,
tampan dan multitalenta. Tak jarang jika banyak yeoja yang
menginginkan kencan darinya, namun sayang Donghae selalu menolak
ajakan mereka. Tak jauh dari panggung yang memperlihatkan penampilan
Donghae, seorang yeoja yang
menggunakan dress berwarna
biru tosca dengan rambut hitam panjangnya yang sengaja dibiarkan
tergerai lembut dipunggungnya sedang mengawasi Donghae dengan rasa
bangga.
"Oppa tampan
sekali dengan tuxedo putih itu." Batinnya sambil tersenyum bangga.
Untuk beberapa saat yeoja yang
bernama Choi Sooyoung itu memejamkan matanya hanya untuk menikmati
betapa lembutnya irama musik itu. Selesainya nada terakhir yang
dimainkan oleh Donghae, semua penonton bertepuk tangan ria tak
terkecuali Sooyoung.
Setelah menyaksikan penampilan Donghae, Sooyoung lebih memilih untuk
duduk sendirian di kursi paling belakang. Baru sebentar ia duduk dan
memejamkan matanya, seseorang yang sangat ia kenal datang
menghampirinya.
"Eonni !!" yeoja yang
berbalut dress berwarna
merah marun yang bernama Seohyun, sahabat yang selalu memanggilnya
eonni hanya karna ia 9 bulan lebih muda dari Sooyoung
menghampirinya.
"Ya!! Seo-ah, kau
mengagetkanku saja. Wae?"
"Apa kau melihat penampilan Donghae oppa tadi?"
"Nde,
wae? Dia terlihat keren
bukan?"
"Ani, Kyuhyun oppa lebih
keren" bantah Seohyun sambil menunjuk kearah Kyuhyun yang mengenakan
tuxedo hitam yang sedang duduk disamping Donghae.
Donghae dan Kyuhyun adalah sahabat dekat, Kyuhyun adalah wakil ketua
OSIS di sekolah itu.
"Aish,
apa katamu saja lah Seo."
"Ya
Eonni !! Neon
jeongmal jeongmal nappeun yeoja !!"
teriak Seohyun yang sukses membuat Donghae dan Kyuhyun yang duduk 3
meter dari mereka menoleh ke arah mereka.
"Ya Seo pabbo !!
Jangan keras-keras, malu dilihat oppadeul."
kata Sooyoung sedikit membisik.
"Nde
eonni, mianhae".
Donghae POV
"Ya
Eonni !! Neon
jeongmal jeongmal nappeun yeoja !!"
teriakan yeoja yang bernama Seohyun itu berhasil membuatku dan
sahabatku Kyuhyun menoleh
"Ah,
jinjja. Yeoja itu
cempreng sekali. Hae-ah bukankah
itu Sooyoung?" kata Kyuhyun padaku
"A, nde.
Wae?"
"Ah
ani, ayolah kau dekati dia."
"A. Ani...Aku tidak mau"
"Ya Donghae pabbo !!
Kapan kau akan maju jika seperti itu?" kini giliran Kyuhyun yang
berteriak didekatku dan itu cukup membuat tawa Seohyun dan Sooyong
seketika pecah, jinjja manisnya dia dengan tawa itu.
"Ya Pabbo !! Kecilkan sedikit volume suaramu, malu dilihat mereka”
kini giliranku memarahi sahabatku yang Pabbo ini.
“Ah nde mianhe” balas Kyuhyun dengan tampang evil polosnya.
“Ya Kyu, bagaimana hubunganmu dengan Seohyun ?”
“Hm, nothing happen bro.”
“Ya !! Kau ini bagaimana? Kau menasehatiku tapi kau sendiri tak ada
kemajuan.”
“Hae-ah, butuh waktu yang lama untuk mendekati yeoja childish
seperti dia”
“Kau benar juga”
Kyuhyun POV
Seohyun...
Yeoja childish yang telah kutemui satu tahun yang lalu. Dia yeoja
yang imut, tapi sayang tingkat childish-nya tak bisa dipungkiri
lagi. Aku menyayanginya, semenjak dari peristiwa itu. Peristiwa
ketika sekolahku sedang mengadakan lomba antar kelas 7 bulan yang
lalu , ketika dia sedang mengikuti lomba basket. Dia yang kukenal
sebagai yeoja childish tiba-tiba muncul dengan kostum basket yang
melekat ditubuhnya sontak membuat ku kaget, ditambah lagi dengan
kemampuan basket yang dia miliki. Itu membuatku lupa bahwa dia
adalah yeoja childish yang sangat feminim. Dari peristiwa itulah aku
selalu mencari cara untuk mendekatinya.
"Ah,
jinjja. Yeoja itu
cempreng sekali. Hae-ah bukankah
itu Sooyoung?" kataku pada Donghae
"A, nde.
Wae?"
"Ah
ani, ayolah kau dekati dia."
"A. Ani...Aku tidak mau"
"Ya Donghae pabbo !!
Kapan kau akan maju jika seperti itu?" kini giliran aku yang
berteriak didekat Donghae dan itu cukup membuat tawa Seohyun dan
Sooyong seketika pecah.
"Ya Pabbo !! Kecilkan sedikit volume suaramu, malu dilihat mereka”
kini Donghae yang memarahiku.
“Ah nde mianhe” balasku dengan tampang evil polos andalanku.
“Ya Kyu, bagaimana hubunganmu dengan Seohyun ?” tanya Donghae
tiba-tiba
“Hm, nothing happen bro.” Jawabku asal-asalan
“Ya !! Kau ini bagaimana? Kau menasehatiku tapi kau sendiri tak ada
kemajuan.” Protes Donghae padaku
“Hae-ah, butuh waktu yang lama untuk mendekati yeoja childish
seperti dia”
“Kau benar juga”
“Aish jinjja, Seo-ah neun jeongmal jeongmal kyeopta. Mianhae, tadi
aku mengataimu.” Batinku didalam hati.
Author POV
Malam itupun terlewati dengan
pikiran yang terpecah dikepala mereka masing-masing. Sementara
mereka sibuk dengan pikiran masing-masing, tampak seorang namja yang
mengenakan t-shirt hitam dan jeans hitamnya yang selutut sedang
mengawasi mereka dari kejauhan. Namja misterius itu diam-diam
memainkan kameranya sambil sesekali mengagumi seorang yeoja yang
sedang ia awasi.
“Aish jinjja, ya noona !! Neun jeongmal jeongmal yappeunda !!” Kata
namja itu sambil tersenyum memandangi hasil jepretan dari kameranya
tersebut.
****
Author POV
Waktu menunjukkan pukul 7 pagi, Sooyoung yang bangun kesiangan
tampak sedang terburu-buru karena jam sekolahnya akan mulai pada
pukul 8 pagi.
“Aah jinjja !! Ottoke ?! Aku bisa terlambat !!” kata Sooyoung
mengutuk dirinya sambil merias penampilannya didepan cermin.
“Ya Soo !! Ppali !! Kau akan terlambat !!” teriak eomma-nya dari
dapur.
“Nde eomma arraseo”
Sooyoungpun melangkah menuruni tangga rumahnya menuju dapur. Ia
melihat Appa, Eomma dan juga Oppa-nya yang sudah menunggunya.
“Good morning appa, eomma, oppa” kata Sooyoung sambil mencium pipi
mereka masing-masing.
“Good morning sayang” balas appa dan eomma-nya yang selalu kompak.
“Ah nde nado good morning yeodongsaeng-ku sayang” jawab oppa-nya
Choi Siwon.
5 menit kemudian..
“Appa, eomma, oppa aku pergi dulu” kata Sooyoung sambil menggigit
sisa roti yang ada ditangannya.
“Ya Soo-ah kenapa cepat sekali ?” kata appa-nya
“Ah ani appa, aku sudah hampir terlambat” balas Sooyoung
“Ya Siwon-ah, tolong kau antarkan yeodongsaengmu ini nde ?” kata
eomma-nya kepada Siwon
“Ah, nde eomma. Sooyoung kajja !!”
“Nde oppa, eomma appa bye-bye”
“Nde, hati-hati !!” pesan eomma dan appa yang lagi-lagi masih
kompak.
20 menit waktu yang diperlukan Siwon untuk mengantar
yeodongsaeng-nya ke sekolahnya. Baru saja Sooyoung turun dari mobil
oppa-nya, suara seseorang yang sangat familiar kembali membuatnya
kaget.
“Eonni !!” teriak Seohyun yang sontak membuat Sooyoung kaget
“Ya !! Seo-ah berapa kali harus ku katakan padamu jangan berteriak
dan membuatku kaget lagi !!”
“Hehe mianhae eonni”
“Aish jinjja, kau itu mirip sekali sama Kyuhyun oppa. Kalian
sama-sama suka memasang tampang sok polos !!”
“Ya eonni !! Kau itu memuji atau mengejekku !!?”
“Hahaha, kau lucu sekali Seo. Ya sudah kajja kita masuk ke kelas, 5
menit lagi Mr. Kim akan masuk”
“Kajja eonni !!”
Setelah pelajaran selesai, Sooyoung dan Seohyunpun pergi ke kantin.
Hanya butuh waktu 5 menit yang mereka butuhkan untuk pergi ke kantin
sekolah mereka.
“Ahjumma, Kimchi Chigae 1 dan Gimbap 1 nde.” kata Sooyoung pada
ahjumma penjaga kantin.
“Ahjumma, Cappuccino Latte 1 dan Choco Latte 1 nde.” kini giliran
Seohyun yang memesan pesanan mereka kepada si ahjumma.
“Nde.” Balas si ahjumma.
10 menit kemudian makanan yang mereka tunggu muncul juga. Sambil
mengobrol dan baru menghabiskan beberapa suapan tiba-tiba muncul 2
orang namja yang tak lain tak bukan adalah Donghae dan Kyuhyun
datang menghampiri mereka.
“Ehm, bolehkah kami bergabung ? Karena kulihat hanya meja ini yang
menyisakan kursi kosong untuk kami.” Kata Donghae mendahului
“Ah..Eh..Nde, silahkan” balas Seohyun namun matanya tertuju kepada
namja yang berdiri disebelah Donghae, yaitu Kyuhyun.
“Hm, Lee Donghae imnida. Murid kelas 3.” kata Donghae memperkenalkan
diri.
“Cho Kyuhyun imnida, aku berada dikelas yang sama dengan Donghae.”
Balas Kyuhyun yang menyusul kata-kata Donghae dengan cuek.
“Choi Sooyoung imnida. Aku murid kelas 2.”
“Seo Joohyun imnida, aku juga satu kelas dengan Sooyoung eonni.”
“Eonni ? Apakah kalian saudara ?” tanya Kyuhyun dengan tiba-tiba.
“Ah ani, hanya saja dia 9 bulan lebih tua dariku karena itulah aku
memanggilnya eonni.” Jawab Seohyun.
Donghae dan Kyuhyunpun tertawa, sedangkan Sooyoung hanya tertunduk
sambil menyimpan amarah karena Seohyun berhasil membuatnya malu
didepan 2 namja itu.
“Seohyun-ah, kau itu lucu sekali.” Kata Donghae
Mendengar sahabatnya dipuji, hati Sooyoung memanas dan tak tau
kenapa tanpa sadar hati namja yang berada disebelah Donghae pun
memanas.
“Ah jinjja, Hae-ah berhentilah menggoda para yeoja.”
“Ini fakta bro, bukan go...”
Baru saja Donghae ingin melanjutkan kata-katanya, tiba-tiba seorang
namja datang.
“Hyung !!” teriak namja itu.
“Ah, Hyukjae-ah. Waeyo ?” tanya Donghae
“Hyung, aku lapar.” Rengek namja yang bernama Hyukjae itu kepada
Donghae.
“Aish kau ini, ayo pesanlah makanan.” Jawab Donghae.
“Hyung, jinjja kau ingin mentraktirku ?”
“Ani, bukan aku tapi Kyuhyun” kata Donghae sambil tertawa
“Ya Lee Donghae !!” murka Kyuhyun yang disambut oleh tawa dari kedua
yeoja yang ada didepan mereka juga Donghae dan Hyukjae.
“Hahaha mianhae. Nde Hyukjae, hyung yang akan mentraktirmu.” Balas
Donghae karena takut melihat tampang evil Kyuhyun.
“Ahjumma Ramen Udang 1 dan Orange Juice 1.” Teriak Hyukjae pada
ahjumma penjaga kantin.
“Nde.” Balas ahjumma teriak.
“Hm, mianhae oppa. Dia ini siapa ?” tanya Sooyoung kepada Kyuhyun
dan Donghae.
Baru saja Donghae ingin menjawab, tiba-tiba Hyukjae menjawab
pertanyaan itu terlebih dahulu.
“Annyeong noona, Lee Hyukjae imnida. Aku dongsaeng-nya Donghae
hyung. Aku murid kelas 1.” Kata Hyukjae.
“Oh, annyeong. Choi Sooyoung imnida, aku murid kelas 2”
“Annyeong. Seo Joohyun imnida, aku berada dikelas yang sama dengan
Sooyoung eonni.”
“Mwo!? Jadi kalian baru kelas 2 ? Tapi kenapa kalian bersama hyung
dan Kyuhyun hyung ? Dan Seohyun noona, kenapa kau memanggil Sooyoung
noona dengan sebutan ‘eonni’ ?” tanya Hyukjae panjang lebar.
“Ya Hyukjae pabbo !! Kau ingin bertanya atau ingin mewawancarai ?”
kata Kyuhyun yang disusul dengan pukulan kecil Donghae dikepala
Hyukjae.
“Ya hyung appo !!”
Melihat kejadian aneh itu, Seohyun dan Sooyoung hanya bisa
tersenyum.
“Hm, begini kami berdua memang baru kelas 2 dan sebenarnya kami
sudah cukup lama mengenali Donghae oppa dan Kyuhyun oppa hanya saja
baru beberapa menit yang lalu kami dan juga para oppadeul
memperkenalkan diri kami masing-masing secara resmi. Dan untuk
masalahku kenapa aku memanggil Sooyoung eonni dengan sebutan ‘eonni’
padahal kami satu angkatan, itu karena dia 9 bulan lebih tua dariku
jadi kupikir dia itu harus aku panggil dengan sebutan ‘eonni’.”
Jawab Seohyun yang tak kalah panjang lebar tingginya.
“Wahh, noona bravo !!” balas Hyukjae sambil mengangkat kedua ibu
jarinya.
Tiba-tiba ahjumma pengantar makanan datang untuk mengantar pesanan
Hyukjae.
“Kamsahamnida ahjummanim.” Kata Hyukjae.
“Nde.”
“Hyung !! Noona !! Kajja kita makan !!” ajak Hyukjae pada mereka.
“Ah nde.” Jawab mereka berempat kompak.
Merekapun melanjutkan makan siang mereka bersama yang diselingi
dengan beberapa canda tawa.
****
Author POV
Beberapa hari telah Sooyoung lewati, Seohyunpun tlah mulai dekat
dengan Kyuhyun. Hanya saja Sooyoung dan Donghae yang masih malu-malu
untuk mendekatkan diri satu sama lain.
“Eonni, kapan kau akan pergi kerumah Donghae oppa ?” tanya Seohyun
melalui telepon
“Mungkin sore ini. Wae ?”
“Ah ani, hanya saja jika ada Kyuhyun oppa aku ingin menitip salam
untuknya.”
“Ya Seo-ah, kenapa kau tak ikut denganku saja ?”
“Ah anieyo eonni, aku sedang sibuk.”
“Cih, sibuk apa kau ?”
“Hehe biasa eonni, tutorial memasak dari Hyoyeon eonni dan juga
Ryeowook oppa.”
“Aish jinjja kau ini. Ya sudah nanti kalau aku bertemu dengannya
akan kusampaikan salammu itu.”
“Huwaa, gomawo eonni. Oh ya salam juga untuk Donghae oppa dan
Hyukjae.”
“Nde, baiklah.”
“Oke eonni bye-bye. Hyoyeon eonni dan Ryeowook oppa sudah
menungguku. Eonni hati-hati nde.”
“Oke, bye-bye.”
Dengan
subway yang memakan waktu 15 menit Sooyoungpun sampai didepan rumah
Donghae.
Tinggtongg...
Suara bel dirumah Donghaepun berbunyi, tampak dari LCD bel yang ada
dirumah Donghae memunculkan seorang namja yang sedang memegang donat
ditangannya.
“Hm, nuguseyo ?” tanya namja itu dari dalam LCD.
“Hm, Choi Sooyoung imnida.”
“Wuaa noona !! Ppali masuk !!” teriak si namja.
“Ah nde.” Jawab Sooyoung kaget.
Pagar rumah Donghaepun terbuka otomatis mempersilahkan Sooyoung
untuk masuk kedalamnya. Sooyoungpun masuk kedalam halaman rumah
Donghae yang bersih dan indah. Tampak seorang namja membuka pintu
rumahnya dan berlari kearah Sooyoung.
“Noona !!” teriak Hyukjae
“Ah Hyukjae-ah.”
“Noona kajja kita masuk kedalam.” Kata Hyukjae sambil menggandeng
tangan Sooyoung.
“Nde.”
Merekapun masuk kedalam rumah Hyukjae, dan duduk diruang tamu.
“Noona-ya kau ingin minum apa ?”
“Apa saja .”
“Ok.”
2 menit waktu yang dibutuhkan Hyukjae untuk mengambil minuman.
“Noona ini minumannya.” Kata Hyukjae sambil memberikan jus
strawberry dan donat strawberry kepada Sooyoung.
“Wah, sepertinya kau pecinta strawberry Hyukjae.”
“Nde noona, Donghae hyung juga sangat mencintai strawberry. Tapi dia
hanya suka susu strawberry, strawberry milkshake dan puding
strawberry.” Balas Hyukjae sambil menggigit donatnya.
“Hm, kemana Donghae oppa ?”
“Molla, tadi kulihat dia pergi bersama Kyuhyun oppa.”
“Oh.”
“Ya noona, ada apa kau datang kesini ?”
“Hm sebenarnya aku hanya ingin mengerjakan tugas sekolah bersama
Donghae oppa dan Kyuhyun oppa.”
“Bukannya kalian beda angkatan ?”
“Ya memang benar, ini bukan tugas kelas. Tapi ini tugas sekolah yang
berhubungan dengan lomba Sport dan Art disekolah kita, kebetulan aku
ketua panitia lomba jadi aku datang untuk mengurus segala sesuatu
yang kami butuhkan bersama mereka berdua.”
“Nde nde.” Balas Hyukjae mengangguk.
Untuk beberapa saat mereka hanya terdiam, waktupun berlalu hingga
tak sadar Sooyoung sudah 15 menit berada disana. Tiba-tiba terdengar
suara pintu rumah terbuka.
“Kami pulang.” Kata 2 orang namja yang tak lain adalah Donghae dan
Kyuhyun.
“Hyung !! Ada Sooyoung noona disini.” Kata Hyukjae sambil
menghampiri kedua namja itu.
“Jinjja !?” balas Donghae, sedangkan Kyuhyun hanya berekspresi
datar.
Mereka bertigapun menghampiri Sooyoung diruang tamu.
“Annyeong Sooyoung-ah.” Kata Donghae dan Kyuhyun kompak.
“Oh annyeong oppa.” Balas Sooyoung sambil membungkukkan badannya.
“Ya noona, kau tak perlu canggung seperti itu.”
“Ah nde.”
“Hm, Sooyoung-ah apa kau membawa semua data yang kita butuhkan ?”
Tanya Donghae
“Ah nde oppa. Oh ya Kyuhyun oppa kau mendapat salam dari Seohyun,
Donghae oppa dan Hyukjae juga.”
“Ah nde, kupikir tadi hanya aku saja yang mendapatkannya.” Balas
Kyuhyun dengan tampang yang seolah-olah ingin memakan Donghae dan
Hyukjae.
“Hahaha, hyung kau cemburu ?”
“A..ani...Aku tak cemburu. Hanya saja...”
Belum selesai Kyuhyun bicara, tapi sudah dipotong Donghae.
“Hanya saja kau jealous .” Kata Donghae yang disambut dengan tawa
mereka, sedangkan Kyuhyun hanya bisa memasang tatapan evilnya yang
diselingi pipinya yang memereah kepada Donghae.
“Yasudah oppa, kajja kita kerjakan tugas kita.” Ajak Sooyoung
memecah suasana.
“Nde kajja.” Kini Kyuhyun yang semangat membalas.
Sementara Donghae, Kyuhyun dan Sooyoung mengerjakan tugas mereka
Hyukjae sibuk dengan kamera LDRnya. Blitz blitz jepretan kamera
Hyukjae membuat Donghae sadar bahwa dongsaengnya itu tlah melakukan
aksinya.
“Ya Hyukjae-ah, kenapa kau sangat mengagumi ketampananku ?” tanya
Donghae percaya diri.
“Ya Hyung !! Aku tak mengambil fotomu tapi aku mengambil foto
noona.” Balas Hyukjae yang masih sibuk dengan kameranya.
“Hahahaha, ya Donghae tampaknya kau tersaingi adikmu.” Goda Kyuhyun
sambil berbisik ditelinga Donghae dan sontak Kyuhyunpun mendapat
jitakan dari Donghae. Kyuhyunpun mengerang kesakitan.
“Oppa waeyo ?” Tanya Sooyoung tiba-tiba.
“Ah ani.” Balas Donghae mendahului Kyuhyun.
Merekapun melanjutkan aktivitas mereka masing-masing, Donghae sedang
sibuk membaca data-data yang ada di map, Kyuhyun sibuk dengan grafik
yang dia gambar, Sooyoung sibuk dengan laptopnya dan Hyukjae sibuk
dengan kameranya.
Hyukjae POV
“Noona, terima kasih.” Itulah kata yang bisa kuucapkan didalam
hatiku.
Hyung-hyung dan noona sibuk dengan tugas mereka sedangkan aku sibuk
dengan kameraku. Ya, aku ingin mengabadikan setiap momen yang
kulewati bersama mereka yang kusayang melalui kamera ini. Aku sangat
menyayangi Donghae hyung, meskipun dia kadang menjengkelkan. Begitu
juga dengan Kyuhyun hyung, dan untuk Sooyoung noona aku tak tau
apakah rasa ini hanya sebatas noona-dongsaeng ataukah rasa layaknya
seorang namja dan yeoja. Donghae hyung, dia menyayangi Sooyoung
noona aku tak ingin mengkhianati hyungku. Tapi kenapa hati ini
selalu berdetak kencang ketika Sooyoung noona berada didekatku,
detakan ini berbeda ketika aku berada didekat Seohyun noona dan
yeoja lain.
To Be Continued