Tahun ini, 2008, 20-21 Agustus MAAS kembali mengadakan rihlah dengan tujuan Ciwidey; tepatnya
Villa PTPN, Rancabali.
Jumlah kendaraan awalnya, 4 mobil dan 23 personel, berangkat dari kantor sekitar pk. 14.00. Di tengah perjalanan, mobil New Avanza yang dipegang Bos Pak Subandiman, General Manager, koplingnya rusak; sehingga tidak bisa berjalan normal. Kemudian untuk mengantisipati permasalahan yang lebih besar, Avanza ditukar Kijang Putih di rumah ortu Pak Syamsudin, Dirut, yang kebetulan ada di Bandung, tepatnya dekat IPTN.
Sampai di lokasi, malem, wow, dingin sekaleee.. Tapi itu tidak menjadi halangan untuk berenang di Kolam Air Panas Cimanggu. Awalnya kita takut. Dingin-dingin kena air, nggak kebayang. Ternyata, diluar dugaan, panas sekali, sekarang masalahnya kita kepanasan. Takut nggak tahan. Tapi sekali lagi, dengan kebulatan tekad dan pengetahuan yg mendalam. Kita terus bertahan, karena kulit manusia toh akan menyesuaikan diri. Sehingga akhirnya kita bisa menikmati, seperti berenang di kolam biasa.
Shubuh, ada 4 personel yang mengundurkan diri alias pulang, karena berbagai kesibukan. Mereka menggunakan mobil Toyota Kijang pegangan Pak Aar. Sehingga yang tersisa tinggal 3 mobil dan 19 personel.
Paginya, acara dilanjutkan dengan jalan-jalan di kebun teh (tea walk). Kemudian meluncur ke objek wisata Situ Patenggang. Disini, ada acara Door Prize, dan keliling danau dengan perahu dayung. Pengalaman mendayung nih, meskipun kita sudah pernah di Grand Canyon, dekat Purwokerto dan Citarik-Arung Jeram. Dan terakhir kita mengunjungi Kawah Putih, yang ternyata tidak putih, melainkan hijau. Bermaksud membersihkan muka, saya coba mencuci muka dengan air kawah. Astaga, ternyata kandungan asam sulfur-nya tinggi sekali. Muka saya agak perih, dan air yang masuk ke mulut, luar biasa asam. Apalagi berenang, weleh.
Oke, kemudian kita pulang menuju ke kampung halaman sekitar pukul 13.00. Perjalanan menjadi lebih cepat karena kita mencoba jalan baru dengan melewati Kantor Pemda Kab. Bandung. Mobil Kijang Putih kembali ditukar dengan New Avanza di rumah ortu Pak Syam, Bandung. Mobil Avanza sudah diperbaiki di bengkel. Kita meninggalkan Bandung sekitar pukul 16.00. Dalam perjalanan, mobil Avanza kembali ditimpa musibah, bahkan sekarang lebih parah. Tidak bisa jalan alias mogok yang disebabkan oleh terkuncinya persneleng. Sehingga mobil harus diderek, keluar dari pintu tol Karawang Timur. Sementara mobil yang ada di depan pun, karena solidaritas balik arah menuju ke mobil Avanza. Kecuali mobil Panther yang dikemudikan sopir berpengalaman, Johan, tidak mau balik (Nggak solider nih..)
Ketika dibawa ke bengkel, ternyara nggak sampe lima menit sudah bisa diperbaiki. Alhamdulillah, kita bisa pulang juga dengan lega nih. Saya, Udin dan Ari turun di Bekasi Barat. Oke, gitu dulu ceritanya. Sampai jumpa di lain waktu, Ciwidey.