|
Moderator : Dyah Narang Huth
Bapak
Abdul Mutholib
Guru agama yg satu ini
lumayan kocak kalo mengajar. Bila mengajar sering kali membuat kita
semua terpingkal-pingkal dg lelucon beliau. Apalagi bila beliau
menceritakan pengalaman menjadi pembimbing para jemaah haji. Selain
itu kita juga diminta menulis surat-surat pendek dg huruf arab satu
persatu kedepan. Selesai pelajaran ini bingung dech..... tadi
selesai belajar apa nonton lawak ya...... ^_^ (ss)
Bapak
Amin
Nah kalo Pak Amin
ini mengajarkan Agama Islam, wah kalo dg Pak Abdul Muthalib beda
skali. Pak Amin kalo mengajar serius dan sabar sekali kadang kala
murid-muridnya banyak yg mengantuk he...he.... (gw ikutan nggak ya
????!!!!!). Karena sabarnya itu sering kali muridnya yang membuat
lelucon tp tetap aja sabar. Belum pernah kami melihat beliau marah
walaupun muridnya sering kali membuat kekacauan hi...hi...(ss)
 Bapak Margono
Figur guru yang lain dari pada yang lain. Bisa dibilang
cuek ... apalagi kalau cerita sejarah... apa adanya, tanpa tedeng
aling-aling. Pak Margono mengajar mata pelajaran Pendidikan Moral
Pancasila ..., seringkali kita terjebak akan kelihaiannya bercerita
sehingga usai pelajaran akan ada yang bertanya dalam hati: Tadi
pelajaran sejarah, agama, filsafat, politik atau apa ya? Yang pasti
dari namanya bisa ditebak, Pak Margono berasal dari Jawa , tapi jika
kita bertemu langsung dan mendengar guyonan di tengah-tengan
pelajaran akan tambah keyakinan kita bahwa Pak Mar memang asli tulen
wong jawa. (dy)
Bapak Kemal
(alm)
Mengajar
di jurusan IPA mata pelajaran gambar teknik. Kalau sudah mulai
dengan gambar teknik, maka konsentrasi sangat dibutuhkan, salah
garis ... ya gambar jadi aneh ... jadi ketekunan, kesabaran, sangat diperlukan buat mata pelajaran ini. Tidak heran, buat yang
hobby menggambar teknik dan berkutet dengan rapido, Pak Kemal
banyak memberi tugas ... jadi semakin banyak tugas--- semakin banyak
"order"
buat temen-teman yang jago gambar teknik ... Jajan bakso Giok jadi
gratis terus deh. (dy)
Bapak Koentadi
Guru bahasa Indonesia yang dikenal dengan sebutan
„Pak Koen“,
terkenal sebagai guru pria dengan penampilan „Pria Brisk“, rambutnya
selalu tertata rapi sebagaimana pakaiannya. Kerapihannya juga
diterapkan dalam mengajar. Siswa diajak berbahasa dan bekerja secara
dewasa. Pak Koen mengajak kita berkenalan dengan Taman Ismail
Marzuki serta proyek-proyek sastra lainnya. (dy)

Pak Sony
Guru Fisika
<<
PREV |
1
|
2
| 3 |
NEXT >>
|