Pendidikan - icon    

media informasi siswa indonesia

    | Halaman Depan | About This Site | Vademecum Hubungi kami Jobs | Link Pak Guru | Link Perguruan Tinggi |

         

Memeriksa Celah dan Stel Katup

  

 

Periksalah dan setel celah katup seperti yang dipersyaratkan (lihat gambar). Untuk mesin 5K (mobil Kijang) penyetelan katup dilakukan pada temperatus mesin 80 derajat celcius, juga ada penyetelan katup pada jenis mobil lain dilaksanakan pada temperatur dingin.

KENCANGKAN BAUT KOP

Baut-baut mesin, packing dan baut kop kepala selinder perlu dikencangkan kembali, karena akibat keausan dalam pemakaian mobil kemungkinan baut-baut tersebut longgar. Pengencangan baut selinder harus dimulai dari titik tengah kepala selinder kemudian dilanjutkan satu persatu ke sisi lain. Ada dua baut momen pengencangannya berbeda yaitu 5, 4-6, 6 Kg-m untuk baut kepala selinder dan 1, 8-2, 4 Kg-m untuk baut penunjang batang penumbuk (rocker arm shaft).

  

PENYETELAN KATUP 

Katup yang tidak stel atau penyetelan yang tidak tepat menyebabkan kerja mesin tidak efesien dan boros bahan bakar, katup yang dikatakan tidak stel atau penyetelan yang tidak tepat adalah katup mebuka dan menutup tidak sesuai kebutuhan kerja mesin. 

Penyetelan katup dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :   

  1. Putar puly kruk as sampai ada tanda 0

  2. Stel ke 8 buah katup yang kendur.

  3. Putar puly sekali lagi sampai 360 derajat dan stel 8 buah katup yang lain.

Gunakan fuller ukuran 0,20 mm untuk katup hisap dan 0,30 mm katup buang. Fuller yang diletakkan antara ujung katup dan penumbuk katup (rocker arm) tidak boleh seret sampai menekan katup menjadi terbuka. Dan juga tidak boleh terlalu longgar. 

Untuk menentukan apakah selinder Nomor 1 berada posisi TMA (titik mati atas) tanpa membuka tutup distributor  pada mesin 4 atau 6 selinder, dengan cara sederhana dapat dilakukan sebagai  berikut : 

  1. Tempatkanlah alur V pada puli poros engkol sejajar dengan tanda waktu 0. Apabila kedua pusrod katup hisap dan buang dari selinder nomor 1 bisa diputar dengan mudah dengan jari, berarti selinder nomor 1 berada pada posisi TMA (titik mati atas) langkah kompresi.

  2. Apabila salah satu pusrod tidak dapat diputar, putarlah pusrod-pusrod katup hisap dan buang dari selinder nomor 4 (pada mesin 6 selinder segaris, adalah pusrod selinder nomor 6. Jika kedua pusrod selinder nomor 4 tersebut berputar dengan mudah, berartiselinder nomor 4 berada pada posisi TMA (titik mati atas) langkah kompresi. Putarlah puli poros engkol 360 derajat serah jarum jam.

  3. Apabila TMA tidak dapat dibetulkan seperti diatas, maka pengecekan dilakukan dengan jalan membuka tutp distributor seperti diuraikan sebelumnya.

Gerakan kecil turun naik dari lengan penumbuk katup 

dapat dirasakan karena adanya celah katup.

Pada mesin jenis OHC (poros kam diatas) tanpa batang 

penumbuk, cek naik turun ini untuk mengetagui apakah

selindr nomor 1 berada pada posisi TMA

 

 

ke halaman berikut

 
    | Halaman Depan | About This Site | Vademecum Hubungi kami Jobs | Link Pak Guru | Link Perguruan Tinggi |

www.geocities.com/siswaonline

 Copyright 2003 siswaONLine All rights reserved

Hosted by www.Geocities.ws

1