|
Memeriksa
Celah dan Stel Katup
Periksalah
dan setel celah katup seperti yang dipersyaratkan (lihat gambar). Untuk
mesin 5K (mobil Kijang) penyetelan katup dilakukan pada temperatus mesin
80 derajat celcius, juga ada penyetelan katup pada jenis mobil lain
dilaksanakan pada temperatur dingin.
KENCANGKAN
BAUT KOP
Baut-baut
mesin, packing dan baut kop kepala selinder perlu dikencangkan kembali,
karena akibat keausan dalam pemakaian mobil kemungkinan baut-baut tersebut
longgar. Pengencangan baut selinder harus dimulai dari titik tengah kepala
selinder kemudian dilanjutkan satu persatu ke sisi lain. Ada dua baut
momen pengencangannya berbeda yaitu 5, 4-6, 6 Kg-m untuk baut kepala
selinder dan 1, 8-2, 4 Kg-m untuk baut penunjang batang penumbuk (rocker
arm shaft).

PENYETELAN
KATUP
Katup yang
tidak stel atau penyetelan yang tidak tepat menyebabkan kerja mesin tidak
efesien dan boros bahan bakar, katup yang dikatakan tidak stel atau
penyetelan yang tidak tepat adalah katup mebuka dan menutup tidak sesuai
kebutuhan kerja mesin.
Penyetelan
katup dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :
-
Putar puly kruk as sampai
ada tanda 0
-
Stel ke 8 buah katup yang
kendur.
-
Putar puly sekali lagi
sampai 360 derajat dan stel 8 buah katup yang lain.
Gunakan
fuller ukuran 0,20 mm untuk katup hisap dan 0,30 mm katup buang. Fuller
yang diletakkan antara ujung katup dan penumbuk katup (rocker arm) tidak
boleh seret sampai menekan katup menjadi terbuka. Dan juga tidak boleh
terlalu longgar.
Untuk
menentukan apakah selinder Nomor 1 berada posisi TMA (titik mati atas)
tanpa membuka tutup distributor pada mesin 4 atau 6 selinder, dengan cara sederhana dapat
dilakukan sebagai berikut :
-
Tempatkanlah alur V pada
puli poros engkol sejajar dengan tanda waktu 0. Apabila kedua pusrod
katup hisap dan buang dari selinder nomor 1 bisa diputar dengan mudah
dengan jari, berarti selinder nomor 1 berada pada posisi TMA (titik
mati atas) langkah kompresi.
-
Apabila salah satu pusrod
tidak dapat diputar, putarlah pusrod-pusrod katup hisap dan buang dari
selinder nomor 4 (pada mesin 6 selinder segaris, adalah pusrod
selinder nomor 6. Jika kedua pusrod selinder nomor 4 tersebut berputar
dengan mudah, berartiselinder nomor 4 berada pada posisi TMA (titik
mati atas) langkah kompresi. Putarlah puli poros engkol 360 derajat
serah jarum jam.
-
Apabila TMA tidak dapat
dibetulkan seperti diatas, maka pengecekan dilakukan dengan jalan
membuka tutp distributor seperti diuraikan sebelumnya.

Gerakan
kecil turun naik dari lengan penumbuk katup
dapat
dirasakan karena adanya celah katup.
Pada
mesin jenis OHC (poros kam diatas) tanpa batang
penumbuk,
cek naik turun ini untuk mengetagui apakah
selindr
nomor 1 berada pada posisi TMA
ke
halaman berikut
|