|
|
Kerja sama Indonesia-Maroko |
|
Gali Potensi Negara, Tingkatkan Kerjasama By : Sindy.A. KOPI, zaman sekarang jarak bukanlah suatu kendala lagi bagi suatu negara untuk melakukan kerjasama dengan negara lain. Sama halnya dengan Indonesia dan Maroko. Salah satu sahabat Indonesia ini berada di bagian barat laut dari Benua Afrika, sedangkan Indonesia berada di Benua Asia bagian tenggara. Jarak yang cukup jauh ini telah mempersatukan 2 negara tersebut dalam ikatan kerjasama. Melihat profil masing-masing kedua negara tersebut, ternyata Indonesia dan Maroko mempunyai banyak kesamaan terutama dalam hal agama dan politik. Secara agama, negara ini mayoritas penduduknya beragama islam, kalaupun dilihat dari sisi politik ada juga kesamaan yaitu periodesasi reformasi, pasalnya di Indonesia, reformasi dimulai tahun 1998, sementara di Maroko reformasi terjadi hampir bersamaan yakni tahun 1997. Negara yang telah menjalin kerjasama selama kurang lebih 50 tahun ini sudah merangkai kerjasama dibanyak bidang, antaralain bidang politik adalah yang utama,pendidikan, ekonomi, sosial-budaya, dan lain-lain. Kerjasama tersebut tentu telah mendatangkan keuntungan untuk masing-masing negara. Walaupun banyak bidang yang sudah dijalin, ternyata ada satu hal yang unik dari kedua negara ini. Masyarakat Indonesia belum mengenal betul masyarakat Maroko. Begitu juga sebaliknya, orang-orang Maroko belum mengenal lebih dalam orang-orang Indonesia. Sebenarnya ada yang telah tahu, itu tentu sebab tak akan ada kerjasama tanpa ada perkenalan, tapi hanya orang yang bekerja pada bidang tertentu. Seperti yang bekerja di Kedutaan Besar yang telah mengenal orang dari negara Magribi ini Melihat dari sisi orang Indonesia, kebanyakan dari mereka sebenarnya belum tahu tentang negara Maroko sendiri meskipun kerjasama sudah jalan cukup lama. Apalagi untuk mengetahui orang-orangnya. Orang Indonesia lebih mengenal orang Amerika, Cina, Inggris. Kalaupun orang Islam, mereka lebih mengenal orang Arab Saudi, Qatar yang memang kebanyakan penduduk mereka beragama islam. Begitu juga orang Maroko, mereka sebenarnya belum tahu benar masyarakat Indonesia. Orang Maroko lebih mengenal orang-orang Eropa lantaran kebanyakan orang Maroko pergi ke Eropa untuk belajar dibandingkan dengan Indonesia. Lalu bisakah kerjasama ini dapat bertahan lebih lama lagi ?. Tentu bisa dan sangat memungkinkan. Sebelum masyarakatnya saling mengenal saja kerjasama sudah terjalin apalagi kalau ditambah jika masyarakatnya sudah mengetahui betul. Tetapi bagaimana cara untuk membuat masyarakat Indonesia dan Maroko saling mengenal ? Tentu dari kerjasama inilah jalan untuk memperkenalkan keduanya. Kerjasama dibidang pariwisata bisa kita lakukan yaitu dengan cara orang-orang Indonesia berkunjung ke tempat-tempat wisata di Maroko yang memang sangat menakjubkan. Begitupun orang-orang Maroko dapat mengunjungi tempat-tempat wisata yang sangat indah di Indonesia. Dengan begitu, ketika mereka saling bertemu mereka akan memperkenalkan negarnya masing-masing dan juga diri mereka sendiri. Tapi hal yang harus diperhatikan adalah penggunaan bahasa.Indonesia menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, sedangkan Maroko adalah bahasa Arab. Karena kedua negara ini mempunyai bahasanya masing-masing, maka perlu diadakannya pendidikan untuk bahasa Indonesia di Maroko dan bahasa Arab di Indonesia sebagai bahasa asing. Dengan begini mudah-mudahan keduanya saling mengerti saat berbicara. Tak hanya itu, kita dapat mempererat kerjasama ini dan juga orang-orangnya melalui pengimporan benda yang menjadi ciri khas negara ini masing-masing. Indonesia mempunyai batik sebagai salah satu seni yang menciri khaskan Indonesia untuk diimpor ke Maroko.Batik ini bisa dalam bentuk pakaian ataupun kain, sehingga bagi pemakai atau orang Maroko yang mengenal batik juga akan ingat Indonesia karena batik sudah identik dengan negara Indonesia. Kalau Indonesia mengimpor batik, Maroko pun dapat mengekspor sesuatu yang khas dari negaranya, salah satunya adalah makanan tajine. Tajine ini asli dari Maroko merupakan paha domba yang direbus dalam waktu lama. Dibumbui dengan rempah plus sayuran. Makanan khas Maroko ini diberi nama sesuai wadah tanah liat yang dipakai untuk memasak yaitu tajine. Berbeda dengan panci biasa Tajine atau tagine, adalah panci khusus tradisional Maroko yang dibuat dari tanah liat,dan dicat cantik dan inilah yang menjadi ciri khasnya dari Maroko. Selain itu, hal yang paling umum untuk melakukan kerjasama adalah dengan cara pertukaran pelajar dan pemberian beasiswa kepada pelajar antar kedua negara. Dalam program ini siswa dari masing-masing negara akan belajar di negara lain. Dalam proses belajar inilah seorang pelajar akan belajar tentang negara lain dan memperkenalkan negaranya kepada negara tempatnya belajar. Program ini juga dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal lain lagi yang bisa dilakukan adalah mengadakan lomba-lomba yang berkenaan dengan profil, sejarah, atau sosial dan budaya dari kedua negara. Seperti lomba menari, menulis artikel dan lain-lain. Dengan begitu setiap orang akan mencari informasi lebih dalam tentang negaranya dan dapat melestarikan kebudayaan negara atau bahkan menciptakan kebudayaan baru yang dapat diperkenalkan ke negara lain sehingga menciptakan kerjasama baru dalam bidang yang baru pula. Meskipun kerjasama atau sering disebut hubungan diplomatik identik dengan politik, tapi kita dapat mempererat kerjasama dalam hal lain yang memang dapat memenuhi kebutuhan kedua negara. Karena setiap negara mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda dan juga sumber daya yang dimilikinya. Ada banyak tentunya yang dapat dikembangkan dari masing-masing kedua negara ini untuk saling mendekatkan diri. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam tentu sangat diharapkan dapat bekerjasama secara optimal dengan Maroko dan begitu juga sebaliknya sehingga kedua negara ini dapat memenuhi kebutuhannya masing-masing. Dengan adanya kerjasama seperti ini diharapkan pula masing-masing negara dapat meningkatkan pendapatan devisa. Harapan lain dengan melihat potensi kedua negara adalah kerjasama dapat terjalin terus-menerus dan masyarakatnya dapat saling mengenal lebih dekat dan akrab.
Sumber Referensi : http://www.detikfood.com/read/2010/11/22/174834/1499772/482/tajine-si-kerucut-nan-cantik?881104481 http://www.sahabatmaroko.com/index.php?option http://pewarta-indonesia.com/berita/internasional/4268-maroko-dan-indonesia-miliki-banyak-persamaan.html
|