| |
|
| |
PPI 8255
|

|
IC ppi8255 merupakan IC yang dapat di gunakan sebagai input atay Output. Pin yang di manfaatkan untuk mengirimkan dan menerima data berjumlah 24pin. Masing masing pin tersebut di bagi atas PORT A, PORT B, PORT C. dengan jumlah masing masing Port terdiri atas 8 buah pin.
jadi kaki IC yang akan kita hubungkan ke beban terdiri atas 24 kaki dan masing masing kaki harus kita atur penggunaannya. apakah dia sebagai masukan atau apakah dia sebagai keluaran.
|
Untuk mengatur pin pin tersebut, Pada PPI tersebut sudah di lengkapi dengan pin D0-D7, CS , WR dan RD, A0-A7. masing masing Pin tersebut memiliki tugas tersendiri. OK !! Sekarang kita masuk ke Fungsi dari masing masing pin tersebut.
D0-D7
D0-D7 merupakan pin inisialisasi. Maksudnya adalah; Dengan mengatur pin ini berarti kita memberikan pengaturan fungsi dari masing masing port A B C. apakah akan di gunakan sebagai masukan ataukah sebagai keluaran. Pin ini terdiri atas 8 buah kaki(pin). berikut fungsi dari masing masing kaki tersebut:
- Fungsi D7 adalah untuk mengaktifkan pin data, agar bisa di pergunakan. D7 akan aktif apabila di beri logika 1.
- Fungsi D6-D5 adalah sebagai pemilih mode yang akan di pergunakan. Yakni mode 0, atau mode1, atau mode2.
- Bagusnya kita mengunakan mode 0 karena tidak ada hand shaking dalam penggunaannya.
- Untuk memilih mode 0 maka pada pin D6 D5 => 00 Mode ini akan mengontrol GROUP A saja
- D4 berguna untuk memerintah port A apakah berguna sebagai input atau output.
- D3 berguna untuk memerintah port C upper (pin C4-C7) apakah berguna sebagai input atau output.
- Kedua pin dia atas akan berguna sebagai input apabila di beri logika 1 dan sebagai output apabila di beri logika 0
- D2 berguna sebagai pengaturan mode yang akan di gunakan oleh GROUP B.
- Kalau pin ini di beri logika 1 maka mode yang di gunakan adalah mode1 dan apabila di beri logika 0 maka mode yang di pilih adalah mode 0.
- D1 berguna untuk memerintah port B apakah berguna sebagai input atau output.
- D0 berguna untuk memerintah port C lower (pin C3-C0) apakah berguna sebagai input atau output.
- Kedua pin dia atas akan berguna sebagai input apabila di beri logika 1 dan sebagai output apabila di beri logika 0
CS
merupakan singkatan dari chip select. dengan memberi logika 0 pada pin ini maka itu berarti antara komputer dan PPI bisa di lakukan pengiriman dan penerimaan data. Atau bahasa gampangnya PIN INI HARUS DI BERI logika o AGAR PPI bekerja.
A9-A0
sebelum nya kita buat kesepakatan nih. untuk PORT A kita akan gunakan alamat 300, PORT B= 301, PORT C=302, dan CONTROL WORD=303.
oke, kita lihat keunikan dari alamat port tersebut! angka yang berubah dari alamat port tersebut selalu berada di belakang! yakni 0 , 1 , 2 , 3.
Sekarang kalo kamu liat dua bilangan hexadesimal lainnya tidak berubah. yakni selalu dalam kondisi 30.
Hal ini lah yang di manfaatkan untuk mengaktifkan CS dengan mempergunakan decoder(ic pembanding). untuk lebih memperjelas bayangan kamu, Liat deh rangkaian berikut :
Nah saat komputer mengirim alamat 301 misalnya, maka khusus untuk mengidentifikasi angka 1, maka A1 akan berlogika 0 dan A0 akan berlogika 1. Mengapa demikian. ini merupakan logika biner.(santai aja. pelan pelan kita pelajari) kalo 2 itu dalam binernya = 1 0 terus kalo 3 dalam biner itu logika binernya 1 1 . Faham ? kalo masih juga tidak, sebaiknya kamu belajar tentang bilangan biner terlebih dahulu.
Liat deh gambar di atas. ada dua DIP SWITCH (DS) yang di logika kan 1 1. maksudnya adalah untuk mengidentifikasi angka 3. dan sisa dari DIP SWITCH di beri logika 0. hal itu bermaksud untuk mengidentifikasi angka 0.
jadi saat komputer di beri logika 3 0. maka decoder akan membandingkan logika yang di berikan DIP SWITCH. kalau sama maka p=q akan memberikan logika 0 pada CS.
Untuk lebih jelasnya ada baiknya kita langsung mempraktekan cara menggunakan ppi tersebut. Untuk panduannya silahkan anda klick pada link berikut : percobaan PPI8255
created by : wardie
| | |
|
|
|