| Renungan | ||||||||||
Bagai Tanah Kering (MaShe) Ini aku, Tuhan Kudatang kepadaMu sujud Menanti Kau berfirman bagi diriku Seturut kehendakMu Ini aku, Tuhan Kudatang kepadaMu seru Buatlah kumengerti segala perintahMu Dan maksudMu di hidupku Kurindukan FirmanMu, Tuhan Bagai tanah kering rindukan air Siramilah gersangnya hati ini Dengan air kehidupanMu Mampukanlah diriku, Tuhan 'tuk lakukan perintahMu ya Bapa Agar dalam jalan hidupku ini Berkenan selalu padaMu Oktober 2000 |
||||||||||
Karena Kasih Oleh: MaShe Senja merayap turun Disambut kegelapan malam yang pekat Letih jiwaku merintih "derita ini terlalu perih, Bapa. Cawan ini terlalu pahit Jika boleh lalukanlah dariku" Kusapa penghuni asa....kelu Kucari wajah harap...beku Sepi tiada berjawab. Anginpun seolah enggan berhembus Semua telah pergi meninggalkan diriku Wahai sobat, di mana dirimu? Di mana suaramu, hai saudaraku? Rasa getir yang menggetarkan, menyeret tubuh berpeluh bak darah membasahi Namun tiada meluluhkan angkara yang membara Kucoba memohon "sekiranya cawan boleh lalu dari padaku?" Waktu kian melangkah dan memudarkan hati dalam diam Tegar ku jelang pengadilan manusia Demi kasih sayang Bapa! (Paskah 2003) |
||||||||||