Tubuh
|
Tubuh manusia adalah mesin yang sempurna ciptaan Allah sebagai kendaraan kita untuk mengarungi dunia didalam menjalankan tugas-tugas kita mengumpulkan bekal untuk hari akhir serta hari-hari akhirat kita. |
|
Manusia pada umumnya, termasuk kita tentunya akan gembira sekali bila menerima hadiah sebuah motor apalagi sebuah mobil, terlebih lagi kalau mereknya bagus, karena dapat meringankan tugas kita dalam menempuh perjalanan, tentunya kita akan merawat dengan sebaik-baiknya kendaraan tersebut agar kita dapat menempuh perjalanan kita dengan cepat, aman serta nyaman, pabrik yang membuat kendaraan tersebut tentunya mengeluarkan juga buku panduan perawatan kendaraan buatan mereka, agar dapat dirawat dengan sebaik-baiknya. |
|
Begitu juga dengan tubuh kita yang berfungsi sebagai kendaraan jiwa kita, tentunya pembuatnya pun menurunkan buku cara perawatan tubuh kita yang menerangkan bagaimana harus merawatnya dengan cara yang sebenar-benarnya. |
|
Jika kita amati bagaimana rumitnya panduan perawatan tubuh didalam islam, mungkin akan menjadi berjuta-juta pertanyaan kepada diri kita sendiri apa sajakah sebenarnya fungsi tubuh kita tersebut?, tentunya bukanlah sekedar kendaraan yang akan membawa kita hingga ke liang kubur saja. |
|
Tubuh manusia membawa pula berjuta bahkan mungkin milyaran calon tubuh-tubuh baru yang harus dipersatukan bahan-bahannnya antara bawaan laki-laki dengan bawaan bahan pada perempuan menjadi suatu perjimaan yang aturan serta persyaratannyapun tidak kurang rumitnya, agar kita menyadari sepenuhnya kepada amanah titipan jiwa baru yang dimasukan kepada tubuh baru yang telah kita sediakan dalam perjimaan. |
|
Tatakrama makan minum pun sebagai penunjang kelangsungan hidup tubuh kita, penuh dengan segala peraturan yang juga cukup rumit, mulai dari segi kehalalan hingga penggunaan tangan kanan dalam pelaksanaan makan serta minum kita, sehingga aturan dalam pembuangan sisa-sisa makanan serta minuman tersebut. |
|
Memang didalam tubuh manusia terdapat dua syahwat sebagai penunjang kelangsungan hidup serta berketurunan, yang harus benar-benar terkendali dengan berjuta aturan agar kita tidak terperosok menjadi seperti hewan yang tidak tahu aturan sama sekali, bahkan hewan peliharaan saja sudah ada yang sedikit mengerti aturan manusia dalam membuang kotorannya tidak disembarang tempat. |
|
Memperhatikan aturan perawatan yang telaten terhadap tubuh tersebut, jadi mengingatakan kepada proses pembikinan tape, baik itu tape beras ketan maupun tape ketela pohon, kedua-duanya memerlukan ketelitian serta kehati-hatian ekstra, sebab masalah tape adalah masalah peragian dengan jamur, sedangkan di dunia ini banyak sekali bibit-bibit jamur yang dapat mengganggu proses peragian tape, dari mulai pemilihan bahan, membersihkan bahan, menyeterilkan bahan dengan penanakan ataupun dengan pengukusan, proses pendinginan lalu proses peragian, dilanjutkan dengan proses perlidungan serta penantian hingga masa matangnya tape, setiap bagian proses dalam pembuatan tape tersebut dapat terancam kegagalan ataupun mengurangi kualitas tape yang akan dihasilkan. |
|
Memang rasanya kurang pantas membandingkan proses perawatan tubuh dengan proses pembuatan tape, tetapi kalau saja kita mengamati bagaimana hasil tape yang diproses dengan menggunakan ilmu, hati, seni serta ketelitian yang tinggi, maka kita akan melihat serta merasakan penampilan, bentuk serta rasa tape yang benar-benar baik dan enak. |
|
Begitu pula dengan tubuh kita yang akan menjadi kendaraan serta cetakan jiwa kita, sekaligus pembawa amanah titipan tubuh serta jiwa baru, sudah barang tentu haruslah dirawat dengan sepenuh ilmu, hati, seni serta ketelitian kita, agar dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya, serta dapat mengantar jiwa kita menuju alam akhirat yang baik sesuai dengan apa yang kita harapkan. |
|
-=*=- |