Selat Jawa

Selat Jawa memang rasanya belum pernah mendengarnya, bahkan di peta pun tidak ada, lalu dimana letaknya selat jawa tersebut?.


Selat Jawa memang tidak ada, juga mudah-mudahan tidak pernah ada, biar cukup yang sudah ada saja, selat sunda, selat madura, selat bali serta selat-selat lainnya.

 

Seandainya menjadi ada dimanakah letaknya selat jawa tersebut?, hmm... mungkin pertanyaan ini akan membuat kita untuk berusaha mengamati fenomena alam yang terjadi di negri ini.

 

Retakan yang menimbulkan tsunami di wilayah aceh, terus memanjang hingga mendekati pantai parang tritis di jawa tengah, sehingga menimbulkan gangguan pada gunung merapi, tetapi itu di sisi luar garis kepulauan indonesia, sehingga tidak menimbulkan terjadinya selat baru.

 

Saat terjadi gempa serta lonjakan ombak besar di pantai pangandaran dan parang tritis, kemungkinan besar retakan dari aceh telah sampai di daerah tersebut, setelah lewat masa gempa air laut di pantai pangandaran susut sejauh lima ratus meter dari pantai selama beberapa hari, entah berapa banyak air laut yang masuk kedalam retakan tersebut sehingga pantai bisa surut sejauh lima ratus meter selama beberapa hari.

 

Berapa lama berselang munculah lumpur panas di daerah sidoardjo jawa timur yang tiada kunjung berhenti, apakah ini suatu kebetulan salah pengeboran, ataukah memang telah terjadi pompa air hidrolik alam yang sedang mencari jalan keluar yang kebetulan dengan adanya pengeboran tersebut menemukan jalan keluar, sehingga bagai gayung bersambut.

 

Seandainya pompa air hidrolik yang bertenagakan panas dari sebuah gunung tersebut mendapatkan suplai air dari laut terdekat mungkin tidak akan terjadi kerusakan yang terlalu besar, walaupun tetap mengancam surabaya serta sekitarnya menjadi kehilangan fondasinya.

 

Mengingat sebuah kota yang kehilangan fondasi mungkin kita akan teringat kota tempat tinggal nabi Luth As, dijaman dahulu, mudah-mudahan kita tidak sampai menyaksikan kisah kota tersebut terulang lagi.

 

Bila pompa air alam tersebut ternyata mendapatkan suplai air yang hilang dari pantai selatan saat gempa, rasanya ini akan jauh lebih mengerikan lagi akibatnya, yang mungkin saja dapat menjadikan selat baru dari area retakan di laut selatan hingga ke selat madura, tentunya mudah-mudahan tidak pernah ada yang namanya selat jawa tersebut.

 

Belahan air yang memusnahkan mengingatkan kita kepada tongkatnya nabi Musa As, tentunya kita tidak ingin mengingat adanya kemungkinan tongkat pembelah tanah, sebab tongkat secara fungsi biasanya selain sebagai penuntun jalan, dapat juga berfungsi sebagai alat pemukul.

 

-=*=-

Hosted by www.Geocities.ws

1