Ruh

Mungkin hampir semua orang ingin mengetahui apa itu ruh, padahal sudah jelas Allah mengingatkan kepada RasulNya tentang ruh jika ada yang menanyakannya, bahwa yang mengetahui tentang ruh hanya Allah saja.


Ruh ditiupkan Allah kedalam tubuh manusia pada usia kandungan lima bulan, sehingga tubuh menjadi bernyawa, sejak saat itulah sebenarnya hitungan umur manusia dimulai.

 

Manusia itu memang sukanya ingin tahu yang tidak-tidak saja, pada dasarnya ruh adalah nyawa, nyawa adalah hak mutlak Allah, sudah barang tentu kita tidak dapat mengutak-atik masalah nyawa yang menjadi hak Allah saja.

 

Tetapi tetap saja manusia banyak yang penasaran dengan masalah ruh ini, bahkan ada kelompok-kelompok orang tertentu yang sudah merasa dapat membuat tiruan dari ciptaan Allah, dengan mengotak-atik ciptaan Allah juga, mereka merasa dapat membuat atau menciptakan tiruan tanpa menyusunnya dari debu atom, jadi sebenarnya mereka hanya menyusun dari makhluk yang memang sudah hidup dan sama sekali tidak menghidupkan ataupun dapat memberi nyawa bahkan pada tumbuhan ataupun semut sekalipun mereka tidaklah bisa.

 

Juga banyak yang penasaran kepada ruh dikarenakan mereka mencari-cari sesuatu yang mereka harapkan dapat menjadikan jembatan untuk lebih dalam mengenal akhirat, sebab ruh yang ditiupkan tersebut tentunya ditiupkan dari alam akhirat.

 

Ada juga yang sama sekali tidak perduli tentang ruh, sebab mereka merasa makhluk yang terjadi secara kebetulan serta berganti bentuk turun-temurun bertahan sehingga akhirnya menjadi manusia.

 

Sebenarnya yang paling penting bagi kita, dengan adanya ruh tersebut kita menjadi bernyawa serta hidup, selanjutnya apa yang akan dilakukan dalam mengisi kehidupan itu sendiri, mungkin untuk mengisi kehidupan kita dengan benar saja sudahlah sangat sulit tanpa harus dibebani lagi oleh pertanyaan apa serta bagaimana pembangkit kehidupan atau ruh itu sebenarnya.

 

Itu lah masalahnya manusia secara umum, mengisi kehidupannya sendiri saja masih belum benar tapi malah mencari-cari masalah dengan mengurusi masalah yang bukan haknya.

 

Tapi kalau tidak begitu bukan manusia namanya, oleh karena itulah Allah menurunkan kitab suci Al Qur'an yang isinya mengandung segala perumpamaan dari seluruh masalah manusia, karena manusia memang makhluk yang paling banyak beralasan serta ingin tahu.

 

Setidaknya ruh akan selalu mengingatkan kita kepada akhirat, yaitu tempat asal dari ruh tersebut sebelum ditiupkan kedalam tubuh kita, juga bila ruh tersebut dicabut ataupun diambil kembali ke akhirat jiwa kita akan ikut kemana?, sehingga akan selalu mengingatkan kita untuk menabung benda-benda akhirat yang baik-baik agar ruh kita berkecukupan bahkan kaya raya, tidak hanya tubuh kita saja yang dicarikan serta diberi benda-benda dunia.

 

-=*=-

Hosted by www.Geocities.ws

1