Rasul
|
Rasul Allah berarti adalah utusan Allah kepada suatu kaum, kecuali Muhammad Rasulullah SAW, yang menjadi utusan bagi seluruh ummat. |
|
Seorang utusan yang sekaligus mencontohkan bagaimana menjalankan apa yang disampaikan serta diperintahkah kepada seluruh ummat, tentunya haruslah dapat mencontohkannya kepada seluruh ummat tersebut, yang berarti juga harus dapat menjadi Nabi bagi seluruh ummat. |
|
Hal tersebut tentulah sangat-sangat sulit dilakukan, bahkan mustahil dilakukan kecuali dengan bantuan Allah yang Maha Kuasa, ummat manusia terbagi dalam banyak sekali bagian, golongan, profesi serta lain sebagainya pembagi, yang dalam kenyataanya Rasulullah SAW, dapat melakukannya atas idzin serta bantuan Allah. |
|
Didalam menjalankan tugas mencontohkan kepada semua ummat, tentunya Beliau SAW, menjalani sisi kehidupan seluruh ummat manusia yang baik-baiknya, sebab contoh yang buruk tinggal membalikan saja dari contoh yang baik, sehingga tentunya Beliau SAW, tidaklah perlu mencontohkan sesuatu yang buruk. |
|
Melihat kenyataan tersebut dapatlah kita bayangkan betapa luarbiasanya dapat menjalani seluruh sisi kehidupan manusia yang baik-baik saja, sedangkan kita-kita ini hanyalah manusia biasa saja yang hanya menjalani beberapa sisi kehidupan saja, bahkan termasuk yang sangat mungkin menjalani pula sisi kehidupan tidak ataupun kurang baik. |
|
Kadang kala kita melihat ada orang yang ingin hidup persis sama dengan Rasulullah SAW, hal tersebut tentunya akan membuat kita berfikir apakah itu mungkin?, sebab itu sama saja dengan kita ingin menguasai seluruh isi Qur'an, yang tidaklah mungkin kita dapat menguasai seluruhnya, selain hanya yang kita mampu dapatkan serta kita butuhkan sesuai kehidupan kita saja, kita dapat saja mengangkut air laut sebanyak yang kita mampu serta butuhkan, namun tentunya kita tidak akan pernah bisa membawa ataupun memindahkan lautnya, hanya airnya saja. |
|
Kiranya akan samalah dengan hal tersebut diatas, apa yang mampu kita lakukan atau usahakan dalam menjadikan Rasulullah SAW, sebagai panutan dalam kehidupan kita, adalah dengan mengambil contoh dari sisi yang sama dengan sisi kehidupan kita saja, barulah jika masih ada sisa keleluasaan waktu maupun tenaga, dapat kiranya kita tambahkan contoh-contoh yang lainnya semampu tenaga serta usia kita. |
|
Bagi kita ini mencontoh yang sangat penting-pentingnya saja yang sesuai dengan sisi kehidupan kita tentunya sudah pasti tidak akan mudah, ada baiknya jika kita lebih tawadhu dalam menghadapi serta menghayatinya. |
|
Mudah-mudahan Allah ridho dengan segala usaha kita sebagai hambanya yang penuh dengan segala kekurangan. |
|
Mudah-mudahan pula Rasulullah berkenan memasukan kita kedalam kelompok ummatnya serta mendapatkan syafaatnya di hari akhir nanti, agar kita dapat turut didalam perahu syafaat Beliau SAW, untuk mengarungi samudera akhirati menuju tempat tujuan akhir kita sesuai dengan apa yang telah dijanjikan Allah kepada hambanya. |
|
-=*=- |