Rizki

Satu lagi hak mutlak Allah adalah rizki, rizki yang termasuk pula dalam salah satu cobaan yang terbesar bagi manusia sangat dikejar-kejar oleh begitu banyak orang, sehingga tidak lagi perduli halal haramnya.


Sebenarnya atau bahkan sudahlah seharusnya semua rizki dari Allah tentunya halal, lalu mengapa ada rizki yang halal dan yang haram?.

 

Dunia yang menjadi surga bagi orang kafir, dapat menjadi berkah dan lahan surga akhirat bagi orang islam yang mau prihatin dalam mengelolanya, tentunya prihatin disini bukan berarti miskin ataupun fakir.

 

Bagi yang menukarkan semua rizkinya dengan kesenangan serta kemewahan dunia saja, maka ia hanya akan mendapatkan dunia saja serta kehilangan akhiratnya.

 

Namun bagi yang banyak menukarkan rizkinya dengan benda-benda akhirat, berupa zakat, sodakoh, pertolongan ikhlas serta ilmu yang bermanfaat, maka ia akan mendapatkan kebahagiaan didunia serta kebahagiaan dan kenikmatan akhiratnya.

 

Masalah halal haramnya rizki yang kita dapatkan tentunya berkaitan dengan usaha serta cara kita mencari dan menerima rizki itu sendiri, jika cara serta usaha yang kita lakukan diridhoi oleh Allah tentu saja akan menjadikan halal rizki yang didapatkan, begitu pula jika sebaliknya, cara serta usahanya tidak diridhoi Allah tentu saja akan menjadi haram.

 

Rizki juga termasuk dalam cobaan yang besar, tentunya akan sangat sulit bagi kita untuk dapat menukarkannya kepada hal-hal yang dapat  membawa kita kepada kebahagiaan dunia serta akhirat, kita akan cenderung untuk menukarkannya dengan kesenangan serta kemewahan duniawi, sesuai dengan tuntutan dari kedua syahwat kita.

 

Allah sangat menyayangi hambanya, sehingga bila dalam perhitunganNya kita belum mampu untuk menerima terlalu banyak rizki, maka Allah akan menukarnya dengan kasih sayangnya kepada hambanya tersebut, bahkan mungkin saja akan cenderung memberikan banyak ujian agar sihamba tersebut dapat cepat belajar untuk mampu menerima lebih banyak rizki yang akan diberikan olehNya.

 

Jadi kurang-lebih sama dengan hal-hal lain yang menjadi hak mutlak Allah, untuk mendapatkannya sangatlah tergantung kepada kesiapan kita sendiri, bila rizki tersebut dapat membuat kita senantiasa bersyukur, mensyukuri serta mengingat pemberinya, juga banyak menjadi manfaat bagi orang lain maka tentu saja Allah akan memberikan rizki yang begitu berlimpah ruah kepada kita, baik itu berupa harta, ilmu bermanfaat, tenaga serta fikiran bahkan waktu.

 

Kiranya dengan menghayati do'a yang berkaitan dengan kebersyukuran kita kepada Allah akan banyak memudahkan kita dalam mencari serta menerima bahkan mempergunakan rizki yang diturunkan bagaikan hujan oleh Allah.

 

-=*=-

Hosted by www.Geocities.ws

1