KeLahiran
|
Semua yang lahir diberi beban banyak keluh serta kesah, hal tersebutlah kiranya salah satu penyebab bayi yang lahir kedunia ini langsung saja menangis. |
|
Allah lah yang mengetahui dengan persis bagaimana manusia, sebab Allah yang menciptakannya, tidak ada makhluk apapun yang dapat mengetahui sedemikian persis kecuali hanya Allah Pencipta semesta alam. |
|
Tidak ada seorang manusiapun akan dapat terlepas dari beban tersebut hingga akhir hayatnya, kecuali atas petunjuk dari Allah yang mengetahui harus bagaimana menangani manusia, milikNya lah segala urusan, serta hanya kepadaNya pula segala urusan dikembalikan. |
|
Wahai jiwa yang tenteram pulanglah kepadaKu, demikian Allah memanggil pulang jiwa hamba-hambanya yang tenteram. |
|
Bila kita merasa aman serta tenang, maka jiwa kita menjadi tenteram, jiwa yang tenteram berarti bahagia, dapat juga dikatakan sakinah. |
|
Setiap anak yang dilahirkan adalah islam, kedua orang tuanyalah yang menjadikan mereka tetap islam ataukah menjadi non islam, ini mengisyaratkan bahwa semua anak dilahirkan islam dengan beban banyak keluh serta kesah. |
|
Jika si anak dari semenjak lahir hingga akhir hayatnya tidak mendapatkan petunjuk dari Allah maka sepanjang usianya akan penuh dengan keluh serta kesah, bahkan mungkin sudah bukan lagi hamba Allah, maka kemungkinan yang terbesarnya adalah, Allah tidak akan memanggil jiwanya pulang, entah kemana jiwanya setelah akhir hayatnya tiba. |
|
Tetapi jika si anak mendapatkan petunjuk dari Allah, baik dari semenjak kecil maupun setelah besar mendapat hidayah Allah, lalu jiwanya menemukan ketentraman dalam islam, maka kemungkinan terbesarnya adalah akan di panggil pulang jiwanya oleh Allah. |
|
Memang tidak ada selain islam yang dapat menjanjikan ketentraman jiwa, mungkin kalau yang menawarkan ataupun yang menjanjikan kesenangan dunia banyak, banyak orang yang mengira dengan cara-cara tertentu dapat meraih ketentraman jiwa, tetapi sebenarnya hanya mendapatkan ketenangan fikiran saja, mereka tidak mendapatkan keamanan jiwanya, jika keamanan tubuh mungkin saja, sebab keamanan jiwa hanya bisa didapatkan bila kita merasa aman dari urusan sesudah akhir hayat, memang ada beberapa yang sudah dapat sedikit menangani urusan dunia namun tidak ada satupun yang dapat mengurusi urusan akhirat serta hari akhir selain hanya dalam islam saja. |
|
Sebagaimana inginnya kita diberikan kemampuan memenuhi panggilan berhaji, tentunya kitapun seharusnya sangat menginginkan diberi kemampuan untuk memenuhi panggilan pulang dari Allah, yaitu diberi kemampuan untuk menjadi orang yang berjiwa tenteram. |
|
-=*=- |