Mengenal Akhirat
|
Setelah hari akhir tentu serta pastilah ada hari akhirat, baik hari akhir maupun akhirat jelas harus dipercayai sebab termasuk dalam rukun iman, namun kelihatannya banyak sekali orang yang bertindak-tanduk seakan-akan hari akhir serta hari akhirat tersebut tidak akan datang. |
|
Semasa didunia ini, akhirat sangatlah erat hubungannya dengan khusyu, yang tentu saja berkaitan dengan hati serta jiwa kita, sebab hati serta jiwa kita lah yang dapat merasakan bila khusyu tersebut datang. |
|
Bagi yang pernah mempunyai kekasih, tentu pernah merasakan bagaimana rasanya merindukan kekasihnya, hatinya seperti terbetot oleh ingatan kepada kekasihnya, nafas terasa sesak, begitulah jika seseorang sedang dilanda kerinduan kepada kekasihnya, segalanya hilang yang ada hanya tinggal kekasihnya saja, bahkan dunia saja dapat terhilangkan oleh ingatan terhadap satu manusia yang dikasihinya. |
|
Contoh kerinduan manusia kepada manusia lain dapat menimbulkan gambaran kekhusyuan, hanya saja kekhusyuan tersebut khusyu terhadap manusia yang memikat hatinya. |
|
Pada saat jiwa kita terpaku kepada Allah ataupun hal-hal yang berbau akhirati bahkan dosa sekalipun, dapat membuat hati kita sangat-sangat terharu, bahkan dapat membuat air mata kita mengalir dengan sangat derasnya, kiranya saat-saat seperti itulah yang dinamakan khusyu, kita terpaku pada hanya satu hal saja sehingga hal-hal lain diluar hal tersebut menjadi hilang. |
|
Sebagaimana kita merindukan seseorang tentu saja orang tersebut sebagai objek rindu kita haruslah benar-benar ada, jika tidak ada atau hanya berupa khayalan, kiranya tidak lah mungkin hati kita benar-benar akan terbetot oleh hal yang hanya berupa khayal kita, paling tidak kita harus mengambil gambaran khayalan dari sosok yang memang benar-benar ada, sehingga bila hati kita terbetot pun sebenarnya terbetot oleh sosok yang memang ada tersebut, dan bukannya oleh apa yang dikhayalkan, hanya saja khayalnya itu pula yang menipukan sosok tersebut menjadi khayal, sebab hati kita sebenarnya memang tidak dapat dibohongi. |
|
Sebab hal tersebut diatas, maka bila kita mendapatkan khusyu kepada Allah ataupun kepada hal-hal akhirati, itu sangat jelas menunjukan kepada kita bukti keberadaan Allah serta Akhirat, sebab tidaklah mungkin hati kita terbetot jika tidak ada sangkutan yang dapat membetotnya. |
|
Cara untuk mengenal serta merasakan akhirat yang paling mudah dilakukan adalah dengan menghayati kekhusyuan pada saat kita mengingat hal-hal yang berkaitan dengan akhirat tersebut, walaupun untuk bisa mendapatkan kekhusyuan yang biasanya dianggap sulit tersebut kita harus mau untuk rajin-rajin melatihnya. |
|
Memang untuk melatih kekhusyuan itu sendiri sebenarnya tidaklah terlalu sulit, kita hanya membutuhkan kesungguhan serta rutin dalam melatihnya, dengan seringnya kita melatih mengingat serta merindukan hal-hal yang berkaitan dengan akhirat, sehingga perlahan-lahan akan tumbuh rasa haru bila teringat tentang akhirat, bila sudah mulai sering merasa haru, sebenarnya kita sudah mulai mendekat kepada kekhusyuan tersebut. |
|
Biasanya untuk laki-laki memang menjadi lebih sulit mendapatkan kekhusyuannya bila dibandingkan dengan perempuan, sebab pada umumnya laki-laki merasa pantang untuk menangis, takut dikira cengeng, padahal menangis haru yang disebabkan kerinduan kepada akherat, tidaklah cengeng seperti menangis karena kesakitan ataupun ketakutan, wajar saja bila kita merasa sangat lelah didalam penjara dunia ini sehingga sangat merindukan kedamaian yang abadi di akhirat nanti. |
|
-=*=- |