Isi buku tamu Lihat links OKe... Lihat Tutorial PHP, ASP, Javascript dan Adobe Photoshop Lihat Musik Lihat Gallery Lihat Biodata Kembali ke halaman depan

<< L I K N S >>

 

:: TUTORIAL ::

 

Selamat datang di OPEN SOURCE area. Kali ini saya akan membahas contoh-contoh script dan aplikasi dari pemrograman web seperti PHP, ASP, Javascript dan juga contoh atau latihan design grafis dengan Adobe Photoshop 7.0. Atau jika ada yang ingin mengirim tutorial segera attach ke [email protected] ; mari saling memberi, berbagi dan menerima untuk kemajuan bersama.

PEMROGRAMAN WEB DENGAN PHP

Ciri-ciri bahasa pemrograman dengan PHP biasanya memiliki script yang diawali dengan tanda <? dan diakhiri dengan tanda ?>. Anda dapat meletakkan script PHP ini secara fleksibel sesuai dengan tata letak website. Yang pasti script tersebut harus diletakkan di antara <body> dan </body> jika menempatkan PHP sebagai embeded script dan dapat juga menjadi PHP murni.

  • Counter

Text Counter

Mari kita mulai dengan tampilan counter yang sederhana. Counter ini akan menampilkan angka dalam teks. Pertama-tama buat sebuah file teks bernama counter.txt. Simpan pada direktori home pages kita. Perlu diingat jika kita menggunakan system unix maka mode akses file harus diset agar dapat diubah. Gunakan perintah chmod pada shell unix (Saran : gunakan telnet).

Contoh :

chmod 755 fileku.txt <enter>

Untuk lebih jelas tentang mode akses file di unix baca di tutorial lainnya. Setelah file counter.txt telah dibuat, selanjutnya kita membuat file counter.php


File
Counter.php

<?php
if(file_exists("counter.txt")) {
$PF = fopen("counter.txt",'r');
$count = (int) fgets($PF,4096);
fclose($PF);
$count++;
$PF = fopen("counter.txt",'w');
fputs($PF,$count);
fclose($PF);
echo $count;
}
else {
echo "No Counter";
}
?>

 

Grafik Counter

Untuk mode grafik maka kita siapkan 10 buah file gambar yang berisi gambar angka 0 sampai 9. Simpan dengan nama file :

Angka0.gif untuk gambar angka 0
Angka1.gif untuk gambar angka 1
Angka2.gif untuk gambar angka 2
Angka3.gif untuk gambar angka 3
Angka4.gif untuk gambar angka 4
Angka5.gif untuk gambar angka 5
Angka6.gif untuk gambar angka 6
Angka7.gif untuk gambar angka 7
Angka8.gif untuk gambar angka 8
Angka9.gif untuk gambar angka 9

Sama seperti mode teks buat file pada direktori home page kita. Setelah itu file akan berisi kode berikut ini :


File
Test.php

<?php
if(file_exists("counter.txt")) {
$PF = fopen("counter.txt",'r');
$count = (int) fgets($PF,4096);
fclose($PF);
$count++;
$PF = fopen("counter.txt",'w');
fputs($PF,$count);
fclose($PF);
$digit1 = (int) (($count % 1000) / 100);
$digit2 = (int) (($count % 100) / 10);
$digit3 = (int) ($count % 10);
?>
<TABLE>
<TR><TD>
<?php
echo "<IMG SRC=\"Angka$digit1.gif\">";
?>
</TD><TD>
<?php
echo "<IMG SRC=\"Angka$digit2.gif\">";
?>
</TD><TD>
<?php
echo "<IMG SRC=\"Angka$digit3.gif\">";
?>
</TD></TR>
</TABLE>
<?php
} else {
echo "No Counter";
}
?>
 

Tip Gunakan format file yang berukuran kecil untuk gambar angka. Biasanya format yang banyak digunakan untuk menampilkan gambar di web adalah format gif dan jpeg . Format bmp memerlukan waktu yang lebih lama untuk ditampilkan.

  • Pooling Site
Aplikasi ini relatif lebih rumit dari aplikasi Page Counter. Disini diperlukan sebuah file teks untuk menyimpan pertanyaan , item pilihan dan counter dari pilihan tersebut. Untuk mengetahui bagian mana yang merupakan pertanyaan , item pilihan , atau counter pilihan maka kita akan menggunakan karakter khusus. Kita pilih karakter "|". Sedangkan antara item dalam pilihan maupun item dalam counter kita pisahkan dengan karakter ";". Untuk memecah suatu string berdasarkan karakter tertentu kita gunakan fungsi explode() yang akan menghasilkan nilai variable array.

Sintak fungsi explode () :

explode(pola,string);
Pola merupakan deret karakter yang digunakan utuk membagi. Jadi seandainya ditemukan karakter sesuai pola string ,maka string itu akan dibagi pada bagian tersebut.

Contoh :

$kalimat = "Bagian 1 ; Bagian 2 ; Bagian 3";
$bagian = explode(";",$kalimat);
echo $bagian[0] , "<BR>";
echo $bagian[1] , "<BR>";
echo $bagian[2] , "<BR>";
Urutan Kerja :

Buat file polling.txt.
Edit file polling.txt dan tuliskan poling anda dengan format

pertanyaan "|" pilihan 1 ";" pilihan 2 ";" pilihan 3 "|"counter 1 ";" counter 2 ";" counter 3
Contoh :
Apakah anda suka F4 ?|Ya;Tidak|0;0
Kemudian buat file polling.php , dan tulis kode berikut :


File Polling.php

<HTML>
<HEAD> <TITLE>Polling Home</TITLE> </HEAD>
<BODY>
<?php
if(file_exists("polling.txt")) {
echo "<FORM METHOD=POST ACTION=\"dopolling.php\">";
$PF = fopen("polling.txt",'r');
$poll = fgets($PF,4096);
fclose($PF);
$data = explode("|",$poll);
echo $data[0]."\n<BR>";
$pilihan = explode(";",$data[1]);
for($i = 0;$i < count($pilihan);$i++){
if($i == 0)
echo "<INPUT TYPE=RADIO NAME=pil VALUE=$I CHECKED>$pilihan[$i]<BR>\n";
else
echo "<INPUT TYPE=RADIO NAME=pil VALUE=$i>$pilihan[$i]<BR>\n";
}
echo "<INPUT TYPE=SUBMIT VALUE=Send>\n";
echo "</FORM>";
}
else {
echo "No Polling Today";
}
?>
</BODY>
</HTML>

 

Selanjutnya buat file. kemudian tulis code berikut ini :


File Dopolling.php

<?php
if(file_exists("polling.txt")) {
$PF = fopen("polling.txt",'r');
$poll = fgets($PF,4096);
fclose($PF);
$data = explode("|",$poll);
$pilihan = explode(";",$data[1]);
$counter = explode(";",$data[2]);
$counter[$pil]++;
$PF = fopen("polling.txt",'w');
$poll = $data[0]."|".$data[1]."|";
for($i = 0;$i < count($counter);$i++) {
$poll .= $counter[$i].";";
}
fputs($PF,$poll);
fclose($PF);
echo $data[0],"\n<BR>";
echo "Pilihan anda $pilihan[$pil]\n<BR>";
for($i = 0;$i < count($pilihan); $i++){
echo "$pilihan[$i] = $counter[$i]\n<BR>";
}
}
?>
 

 

PEMROGRAMAN WEB DENGAN ASP (Active Server Page)

[ kembali ke atas ]

Ciri-ciri bahasa pemrograman dengan ASP biasanya memiliki script yang diawali dengan tanda <% dan diakhiri dengan tanda %> pada setiap barisnya. Anda dapat meletakkan script ASP ini secara fleksibel sesuai dengan tata letak website. Yang pasti script tersebut harus diletakkan di antara <body> dan </body>. Atau dapat juga menjadi script ASP murni.

  • Membuat Image Counter

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan gambar angka yang diberinama 1 - 9 .gif untuk masing-masing angka dan diletakkan dalam sebuah folder yang bernama counter_images . Kemudian kita membuat sebuah file teks (dengan notepad) yang isinya angka pertama yang akan tampil saat counter berjalan daniberi nama hit_count.txt . Kemudian file kedua adalah script ASP-nya yang diberi nama counter.asp . Isi file kedua adalah sebagai berikut:


<html>
<head>
<title>Hit Counter</title>
</head>
<body bgcolor="white" text="black">
<div align="center">
<h1>Hit Counter</h1>
<%
'Dimension variables
Dim fsoObject 'File System Object
Dim tsObject 'Text Stream Object
Dim filObject 'File Object
Dim lngVisitorNumber 'Holds the visitor number
Dim intWriteDigitLoopCount 'Loop counter to display the graphical hit count

'Create a File System Object variable
Set fsoObject = Server.CreateObject("Scripting.FileSystemObject")

'Initialise a File Object with the path and name of text file to open
Set filObject = fsoObject.GetFile(Server.MapPath("hit_count.txt"))

'Open the visitor counter text file
Set tsObject = filObject.OpenAsTextStream

'Read in the visitor number from the visitor counter file
lngVisitorNumber = CLng(tsObject.ReadAll)

'Increment the visitor counter number by 1
lngVisitorNumber = lngVisitorNumber + 1

'Create a new visitor counter text file over writing the previous one
Set tsObject = fsoObject.CreateTextFile(Server.MapPath("hit_count.txt"))

'Write the new visitor number to the text file
tsObject.Write CStr(lngVisitorNumber)

'Reset server objects
Set fsoObject = Nothing
Set tsObject = Nothing
Set filObject = Nothing

'HTML output to display the visitor number
Response.Write("<font size=2>Visitor Number</font><br>")

'Display the hit count as text
'Response.Write(lngVisitorNumber)

'Loop to display graphical digits
For intWriteDigitLoopCount = 1 to Len(lngVisitorNumber)

'Display the graphical hit count
Response.Write("<img src=""counter_images/")
Response.Write(Mid(lngVisitorNumber, intWriteDigitLoopCount, 1) & ".gif""")
Response.Write("alt=""" & Mid(lngVisitorNumber, intWriteDigitLoopCount, 1) & """>")
Next
%>
</div>
</body>
</html>


 

 

PEMROGRAMAN WEB DENGAN JAVASCRIPT

[ kembali ke atas ]

Javasript merupakan salah satu bahasa pemrograman web yang cukup diperlukan dalam sebuah web yang interaktif dan atraktif. Kelebihan javasript ialah: ia berada di client-side, artinya bahwa proses berada di komputer client sehingga setelah selesai browser men-download maka ia akan bekerja dan tersimpan di cache. Javascript biasanya di letakkan di antara tag HTML dan disesuaikan dengan kegunaannya. Berikut ini saya berikan contoh-contoh script yang mungkin bermanfaat bagi saudara. GBU...

  • Animasi teks pada status bar


<SCRIPT language=JavaScript><!-- Begin hide
// author : SARTUA T SITUMORANG, [email protected]
/* He..he... Mau nyontek ya !!! */

var i = 0;
var TextNumber = 0;
var TextInput = new Object();
var HelpText="";
var Text = "";
var Speed=95
var WaitSpace=" "

TextInput[0] = "Selamat datang...";
TextInput[1] = "Di homepage saya..."
TextInput[2] = "Semoga tidak bosan"
TextInput[3] = "Kirim saran dan kritik Anda ke.."
TextInput[4] = "[email protected]"
TextInput[5] = "GBU.."
TextInput[6] = "Peace.."

TotalTextInput = 6; // (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6,)

for (var Tomer = 0; Tomer <= TotalTextInput; Tomer++)
{
TextInput[Tomer]+=WaitSpace
var TimerId
var TimerSet=false;
}

function banner()
{
Text=rollMessage();
TimerId = setTimeout("banner()", Speed)
window.status=Text;
}

function rollMessage ()
{
Wait_yn=false;
i++;
var CheckSpace = HelpText.substring(i-1, i);
CheckSpace = "" + CheckSpace;
if (CheckSpace == " ") {i++;}
if (i >= HelpText.length+1) {i=0; if (TextNumber < TotalTextInput) {TextNumber++;} else {TextNumber = 0;} init();}
Text = HelpText.substring(0, i);
return (Text);
}

function init ()
{
Text = TextInput[TextNumber]
HelpText = Text;
}

function kill ()
{
clearTimeout (TimerId)
}

onLoad = banner()
//end script --></SCRIPT>


 

  • Gempa Bumi pada browser

<script language="JavaScript">
// author : SARTUA T SITUMORANG, [email protected]
/* He..he... Mau nyontek ya !!! */

function getar(e)
{
if(self.moveBy)
{
for(i=50;i>0;i--)
{
for(j=e;j>0;j--)
{
self.moveBy(0,i);
self.moveBy(i,0);
self.moveBy(0,-i);
self.moveBy(-i,0);
}
}
}
}
//-->
</script>


 

Selanjutnya Anda harus menambahkan perintah berikut pada body:

< body onload="getar(20)" dan seterusnya....

Ingin lihat contohnya? klik di sini, namun it's recommended not to open this earthquake.

  • Jam berbasis image

Pada script image clock ini Anda harus mempersiapkan file gambar angka 0 - 9 dan diber inama sebagai beikut:

j0.gif untuk gambar angka 0
j1.gif untuk gambar angka 1
j2.gif untuk gambar angka 2
j3.gif untuk gambar angka 3
j4.gif untuk gambar angka 4
j5.gif untuk gambar angka 5
j6.gif untuk gambar angka 6
j7.gif untuk gambar angka 7
j8.gif untuk gambar angka 8
j9.gif untuk gambar angka 9

<script language="JavaScript">
// author : SARTUA T SITUMORANG, [email protected]
/* He..he... Mau nyontek ya !!! */


var j0 = new Image(); j0.src = "j0.gif"
var j1 = new Image(); j1.src = "j1.gif"
var j2 = new Image(); j2.src = "j2.gif"
var j3 = new Image(); j3.src = "j3.gif"
var j4 = new Image(); j4.src = "j4.gif"
var j5 = new Image(); j5.src = "j5.gif"
var j6 = new Image(); j6.src = "j6.gif"
var j7 = new Image(); j7.src = "j7.gif"
var j8 = new Image(); j8.src = "j8.gif"
var j9 = new Image(); j9.src = "j9.gif"

function getimage(j, m, d)
{
if(document.images)
{
if(j <= 9)
{
document.images.h0.src = j0.src
document.images.h1.src = eval("j" + j + ".src")
}
else
{
document.images.h0.src = eval("j" + Math.floor(j/10) + ".src")
document.images.h1.src = eval("j" + (j%10) + ".src")
}

if(m <= 9)
{
document.images.m0.src = j0.src
document.images.m1.src = eval("j" + m + ".src")
}
else
{
document.images.m0.src = eval("j" + Math.floor(m/10) + ".src")
document.images.m1.src = eval("j" + (m%10) + ".src")
}

if(d <= 9)
{
document.images.d0.src = j0.src
document.images.d1.src = eval("j" + d + ".src")
}
else
{
document.images.d0.src = eval("j" + Math.floor(d/10) + ".src")
document.images.d1.src = eval("j" + (d%10) + ".src")
}
}
}

function tampilkanjam()
{
var waktu = new Date()
var jam = waktu.getHours()
var menit = waktu.getMinutes()
var detik = waktu.getSeconds()
getimage(jam, menit, detik)
setTimeout("tampilkanjam()",1000)
}
</script>

 


 

Selanjutnya Anda harus menambahkan perintah berikut pada body:

< body onload="tampilkanjam()" dan seterusnya...

  • Penanggalan berbasis teks

<script language="JavaScript">
// author : SARTUA T SITUMORANG, [email protected]
/* He..he... Mau nyontek ya !!! */


<!-- Begin

month = new Array(12);
day = new Array(7);

month[0]="Januari"
month[1]="Febuari"
month[2]="Maret"
month[3]="April"
month[4]="Mei"
month[5]="Juni"
month[6]="Juli"
month[7]="Agustus"
month[8]="September"
month[9]="Oktober"
month[10]="November"
month[11]="Desember"

day[0]="Minggu"
day[1]="Senin"
day[2]="Selasa"
day[3]="Rabu"
day[4]="Kamis"
day[5]="Jumat"
day[6]="Sabtu"

today = new Date();
aDay = today.getDay();
aMonth = today.getMonth();
aDate = today.getDate();
aYear = today.getYear();
if (aYear < 2000) aYear = aYear + 1900;

strDate = day[aDay] + ", " + aDate + " " + month[aMonth] + " " + aYear;
document.write(strDate);

-->
</SCRIPT>


 

 

 

DESAIN GRAFIS DENGAN ADOBE PHOTOSHOP

Adapted from .Masterweb

    [ kembali ke atas ]

  • Membuat bola 3D




1. Tahap I

Pertama Tama Buat file baru fill dengan warna backgorund. kemudian buat layer baru. pilih tool elliptical marquee dan buat sebua lingkaran lalu di Fill. Di sini saya menggunakan warna coklat sebagai forgorund dan background hitam. Anda bebas menentukan warna lainnya.





2. Tahap II
Kemudian buat layer baru. pilih tool airbrush atur settingnya dengan diameter 18 pixel dan hardness 100% dan cat lah lingkaran tadi dengan warna putih sehingga keliatan seperti gambar di samping.





3. Tahap III
Kemudian berikan effek Gaussian blur dengan radius pixel. gambar anda skr seharusnya sudah seperti gbr di samping





4.Tahap Akhir

Langkah terakhir adalah mendeselect selection dan bola anda sudah selesai. anda dapat mengubah warnanya melalui menu Image/Adjust/Hue saturation

  • Menggabungkan 2 objek gambar (merge pictures)
Langkah1.
Kadang kita ingin menyatukan dua gambar menjadi satu, namun transisinya tidak mudah untuk dibuat halus. Di tutorial ini saya akan menyatukan dua buah gambar kota yang diambil dari library master.web.id (tolong kasih info kalau pemegang copyright gambar2 ini keberatan, supaya bisa saya ganti dengan gambar lain), gambar2 tersebut bisa didownload dengan klik kanan dan save as. Gambar2 tersebut sudah saya resize supaya bisa dipakai dalam tutorial ini.
Langkah 2.
Buka dokumen baru, ukuran 200x150 pixel dengan background hitam. Pemilihan background hitam saya dasarkan atas background kedua gambar kota tersebut juga hitam/gelap.Paste kedua gambar tersebut ke dokumen baru ini, dan beri nama masing2 "kota1" dan "kota2". Window "Layers" anda seharusnya terlihat seperti disebelah.
Langkah 3.
Pastikan bahwa foreground dan background color anda adalah putih dan hitam (tombol D-X). Switch warnanya, agar background menjadi putih dan foreground menjadi hitam (tombol X). Pilih tool gradasi (Gradient Tool).Pastikan bahwa gradasi yang terpilih adalah linear, dan foreground to background. Enter Quick mask mode (yang saya beri kotak merah).
Langkah 4.
Matikan Layer visibility "kota2" dengan cara klik icon mata yang ada di depannya. Layer itu akan kita aktifkan nanti. Dengan layer "kota1" aktif dan bekerja dalam quick mask mode, buat gradasi dari kiri ke kanan, menutupi 3/4 bagian dari image. Exit Quickmask mode (kembali ke standard mode) dengan tombol . Tekan tombol delete. Setengah dari gambar kota1 hilang, tetapi tidak langsung (gradually).
Langkah 5.
Aktifkan layer visibility layer "Kota2" dengan klik kotak iconnya. Masuk kembali ke quickmask mode, dan gunakan gradient tool. Kali ini mulai dari kanan ke arah kiri menutupi 3/4 bagian dari image. Kembali ke standard mode dan delete.

Kedua gambar tersebut sekarang sudah jadi satu dengan transisi yang halus.
Langkah 6.
Di gambar samping saya memodifikasi gambar tersebut lebih jauh dengan hue/saturation, contrast dan sedikit permainan text.
Trik diatas menggunakan gradation dan quick mask untuk menghapus sebagian dari gambar secara gradually bisa dipakai di banyak cara dan variasi. Cobalah bereksperimen dengan type gradation yang lain, misalnya radial dan reflected.
  • Membuat efek TV Line
Langkah 1.
Pertama tama buatlah media gambar baru berukuran width=1 pixel x height=2 pixel dan pilihlah latar belakang transparant dengan memilih Content = Transparant pada saat anda membuat document baru ( File - New )
Langkah 2.
Gunakan zoom pada pallete tools dan perbesar media tersebut dengan mengklik kanan mouse anda (dalam hal ini gue menggunakan 1600% pembesaran).
Langkah 3.
Yakinkan bahwa warna untuk foreground adalah warna hitam.
Langkah 4.
Kemudian pada Pallate Tools pilihlah icon pencil dan warnai hingga seperti contoh di samping ini.
Langkah 5.
Pada menu bar pilihlah menu SELECT - SELECT ALL atau tekan CTRL-A pada keyboard anda.

Kemudian pilih kembali menu EDIT - DEFINE PATERN.
Langkah 6.
Sekarang bukalah gambar anda yang akan di beri effect scan line. (Gue gunain gambar seperti di samping ini)

Buatlah layer baru dengan memilih menu: LAYER - NEW LAYER atau dengan menekan SHIFT - CTRL - N pada keyboard.
Langkah 7.
Pada menu bar pilihlah menu SELECT - SELECT ALL atau tekan CTRL-A pada keyboard anda.

Kemudian pilih kembali menu EDIT - FILL.

Pada windows FILL rubahlah Content Use menjadi PATERN, kemudian klik OK
Langkah 8.
Pada Pallate Layer: Rubahlah option NORMAL menjadi SOFTLIGHT
Langkah 9.
Nah.. sekarang selesai deh :o)
  • Membuat Tombol Kapsul
Langkah 1.
Buatlah media gambar baru berukuran 300 x 100 pixel dan pilihlah latar belakang putih dengan memilih Content = white pada saat anda membuat document baru ( File - New )
Langkah 2.
Buatlah gambar lingkaran dengan ukuran 70 x 70 pixel dengan mengunakan elipse tools . ( Untuk mendapatkan ukuran 70 x 70 pixel klik 2x icon kemudian pada option Style rubahlah Normal menjadi Fixed Style, Kemudian masukan nilai 70 pada kolom Widht dan 70 pada kolom Height ).
Langkah 3.
Buatlah guide line ( garis biru ) sebagai patokan bahwa posisi lingkaran tepat berada di tengah-tengah media gambar dengan cara menggeser mouse dari arah ruler kanan ketengah media gambar dan dari arah ruler atas ke tengah media gambar ( lihat contoh )
Langkah 4.
Tentukan Warna background dan foreground sesuai dengan warna favorite anda. dalam contoh ini gue menggunakan background = hitam dan foreground = abu abu.
Langkah 5.
Kemudian pilihlah icon radial gradient dan click 2x icon untuk meyakinkan bahwa anda telah memilih option Gradient = Foreground to Background.

Tariklah sesuai tanda panah di samping kiri ini.
Langkah 6.
Setelah langkah 5 dilakukan akan terlihat seperti gambar di samping ini, kemudian pilihlah icon dan buatlah tepat di tengah lingkaran sehingga lingkaran tersebut terbelah menjadi 2 bagian dengan cara memilih icon dan menggesernya seperti terlihat pada gambar langkah 7.
Langkah 7.
Buatlah guide line seperti yang di lakukan pada langkah 3 untuk mennentukan sisi atas dan bawah linngkaran sehingga terlihat seperti gambar di samping ini.
Langkah 8.
Perbesarlah gambar dengan memilih icon dan perbesarlah hingga 1600%agar mudah untuk membuat patern, Kemudian pilih kembali icon dan geserlah icon tersebut dari salah satu sisi atas setengah lingkaran tersebut sekitar ---> lebar = 1 pixel dan tinggi = dari sisi atas lingkaran hingga sisi bawah lingkaran.

Kemudian mask berbentuk persegi panjang tersebut di buat sebagai patern dengan cara memilih menu EDIT - DEFINE PATERN.
Langkah 9.
Buatlah mask kembali dari sisi pinggir setengah lingkaran kiri ke sisi setengah lingkaran kanan. ( lihat gambar )

Buatlah layer baru ( LAYER - NEW - LAYER ) Kemudian Pilih menu EDIT - FILL dan pada pilihan Content Use pilihlah pilihan PATERN ( Lihat gambar 8 )
Langkah 10.
Copylah layer patern baru tadi dengan cara memilih menu ( LAYER - DUPLICATE LAYER )

Dengan memilih icon geserlah Layer duplicate sehingga warna pada kedua setengah lingkaran tersebut menyatu. ( Pada saat menggeser layer duplicate akan terlihat warna pada layer Patern belum menyatu, ulangi langkah ini untuk layer patern )
Langkah 11.
Potonglah sisa layer patern dan layer duplicate yang tidak di perlukan dengan membuat mask kotak pada sisa layer dan menekan tombol Delete pada keyboard.

Kini anda telah memiliki satu tombol tabung utuh. Untuk membuat effect agar tabung tersebut terlihat terbelah pada sisi tengahnya ikuti trik ini pada halaman Capsule Button II .
  • Membuat tombol circle
Langkah 1.
Buatlah media gambar baru berukuran 100 x 100 pixel dan pilihlah latar belakang putih dengan memilih Content = white pada saat anda membuat document baru ( File - New )
Langkah 2.
Buatlah gambar lingkaran dengan ukuran 70 x 70 pixel dengan mengunakan elipse tools . ( Untuk mendapatkan ukuran 70 x 70 pixel klik 2x icon kemudian pada option Style rubahlah Normal menjadi Fixed Style, Kemudian masukan nilai 70 pada kolom Widht dan 70 pada kolom Height ).
Langkah 3.
Tentukan Warna background dan foreground sesuai dengan warna favorite anda. dalam contoh ini gue menggunakan background = hitam dan foreground = abu abu.
Langkah 4.
Kemudian pilihlah icon linear gradient dan click 2x icon untuk meyakinkan bahwa anda telah memilih option Gradient = Foreground to Background.

Tariklah sesuai tanda panah di samping kiri ini.
Langkah 5.
Kembali seperti langkah 2 dengan membuat circle mask denga ukuran 50 x 50 pixels. Dan tempatkan mask tersebut tepat di tengah lingkaran 70 x 70.

Kemudian tarik kembali sesuai tanda panah di samping kiri ini.
Langkah 6.
Kini anda telah memiliki satu tombol navigasi yang berbetuk lingkaran. anda tinggal mengembangkan tehnik ini untuk keperluan keperluan lain seperti menambahkan text atau icon di tengah navigasi tersebut. Selamat mencoba :o)
Inilah contoh yang sudah jadi...

[ kembali ke atas ]

 

 

Manfaatkan kecanggihan teknologi masa kini untuk promosi usaha Anda....
Hanya dengan US$5 Anda dapat memajang iklan di website ini dan hubungi kami segera...
Manfaatkan kecanggihan teknologi masa kini untuk promosi usaha Anda....
***BANNER IKLAN***

Biaya pemesanan banner dapat menghubungi  email: [email protected]

Allrigth reserved and copyright © SARTUA - 2006
Am   I   cute ?? Am   I   cute ??
Hosted by www.Geocities.ws

1