Sejarah Berdirinya SAR Unhas

Tugas-tugas kemanusian yang berupa pencarian dan penyelamatan korban musibah kecelakaan ataupun bencana alam, baik di gunung, rimba dan laut adalah suatu tugas yang patut mendapat penanganan secara khusus dan terorganisir.

Propinsi Sulawesi Selatan yang mempunyai daerah perairan yang cukup luas dan pegunungan serta hutan maupun gua yang memiliki keindahan tersendiri. Hal ini mengundang minat anak manusia untuk menikmati hal ini, baik dalam bentuk pendakian gunung, penelurusan gua, penyelaman, penelurusan sungai, penjelajahan dan kegiatan alam lainnya. Kegiatan-kegiatan ini apabila kurang waspada dapat menimbulkan kerugian baik berupa materi bahkan jiwa manusia.

Mengingat pula semakin ramainya lalu lintas perairan dan udara Sulawesi Selatan, sehingga perlu menyiapkan tenaga-tenaga terampil yang dapat dikoordinir dengan cepat untuk melakukan pencarian dan penyelamatan bila terjadi hal-hal yang tak diinginkan dalam hal pelayaran dan penerbangan.

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka beberapa mahasiswa Universitas Hasanuddin yang gemar melakukan kegiatan di alam bebas yang mempunyai jiwa kemanusiaan yang tinggi yang tergabung dalam kelompok-kelompok studi, UKM-UKM Unhas yang berpotensi SAR bermaksud mengadakan pendidikan dan latihan dasar SAR Mahasiswa. Untuk merealisasikan maksud tersebut, maka diadakanlah perekrutan anggota diklat melalui seleksi dari beberapa organisasi dan mahasiswa se-Unhas.

Dari rencana semula yang ingin mengadakan Pendidikan dan Latihan SAR Mahasiswa, akhirnya berkembang ke arah pembentukan organisasi unit SAR Universitas Hasanuddin. Sehingga pada tanggal 14 Juni 1986 diadakanlah pembukaan Pendidikan dan Latihan SAR Mahasiswa angkatan I, sekaligus peresmian berdirinya organisasi unit SAR Universitas Hasanuddin yang bertempat di Gedung Pertemuan Ilmiah (GPI) Unhas Tamalanrea.

Pada Tanggal 14 Juni 1986, diresmikanlah berdirinya Unit SAR Unhas oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulselra yang disaksikan oleh Rektor Universitas Hasanuddin dan para Perwira Tinggi dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Kepala Kantor Koordinasi Rescue III (sekarang Kantor SAR Makassar) serta Pejabat Pemerintah Tngkat I dan Walikotamadya Ujungpandang pada saat itu.

Sejak awal terbentuknya unit SAR Unhas sampai saat ini, SAR Unhas telah mengalami 13 (tiga belas) kali masa kepengurusan.

Kepengurusan ini diperinci dalam periode-periode sebagai berikut :

1986 - 1988 diketuai oleh Umar Arsal

1988 - 1989 diketuai oleh Bambang Edi Nugroho

1989 - 1990 diketuai oleh A. Taufiq Zaini

1990 - 1992 diketuai oleh Faisal Mahyuddin

1992 - 1993 diketuai oleh Amrizal Alamsyah

1993 - 1994 diketuai oleh Dodi Sanjaya

1994 - 1995 diketuai oleh Abdi Gunawan

1995 - 1996 diketuai oleh Burhanuddin Nur

1996 - 1997 diketuai oleh Muh. Iqbal Hafid

1997 - 1998 diketuai oleh Hendra Lesmana

1998 - 2000 diketuai oleh Laode Syahrizal

2000 - 2001 diketuai oleh Patarai

2001 - 2002 diketuai oleh Pono Sudrajad

2002 - 2003 diketuai oleh Nasruddin

Keberadaan organisasi SAR Unhas selain resmi sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unhas, juga mempunyai hubungan struktural dan dibawah koordinasi Kantor SAR Makassar dan juga merupakan anggota dari Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) serta anggota Brigade Disaster Propinsi Sulawesi Selatan.***

[ke atas]

Desain homepage oleh IQ-Production,

Taman Sudiang Indah Blok I-7 No. 17, Makassar, 90243, Telp. 62-411-550904, Selular: 62-81-5253-1945

Hosted by www.Geocities.ws

1