Auntie Anne's Pretzel

Anne Beiler tumbuh dan dewasa di tengah keluarga Amish-Mennonite di Lancaster County, Pensylvania. Menikah pada usia 19 tahun dan bersama suaminya, Jonas Beiler, hidup dalam iman kristiani dan bersama melayani masyarakat.

Beberapa tahun setelah perkawinan mereka, kematian tragis anak gadis kedua keluarga itu, Angela Joy, di th 1975 membawa Anne dan Jonas kedalam kondisi emosi dan kejiwaan yang labil. Mereka mencari Tuhan meminta bimbingan, kemudian mereka memutuskan pindah ke East Texas untuk membantu pastor mereka membangun sebuah gereja baru. Tekanan kehidupan dan masa-masa yang keras membawa akibat ke perkawinan mereka, dan hanya karena bersandar kepada Tuhan mereka dapat merangkai kembali kehidupan perkawinan mereka.

Setelah hidup beberapa tahun di Texas, keluarga Beiler pindah kembali ke Pensylvania ditahun 1987, dengan membawa sebuah impian, membuka sebuah klinik konseling perkawinan dan keluarga, yang memberikan pelayanan secara cuma-cuma. Sayang kondisi keuangan tidak mengijinkan keluarga Beiler membuka klinik konseling tsb., dalam upaya mewujudkan impiannya, Anne mendapat pekerjaan untuk mengelola sebuah stand di sebuah pasar (farmer's market) di Maryland dengan gaji $200 seminggu.

Suatu ketika, sebuah kesempatan muncul, sebuah stand di pasar di Downington-Pensylvania ditawarkan untuk dijual. Anne meminjam $6,000 dari ayah mertuanya dan membeli stand itu, sebuah peluang yang tidak disadari. Jadilah Anne berjualan pizza, ice-cream, stromboli, dan pretzels. Permintaan akan pretzel ternyata sangat tinggi sehingga mengeliminasi produk lainnya. Setelah mengalami beberapa kekecewaan dalam membuat adonan pretzel, Anne mulai melakukan eksperimen membuat dengan resepnya sendiri. Suaminya memberi dorongan semangat dari belakang dan juga beberapa saran untuk menambah beberapa ingredient. Tak lama kemudian... lahirlah Auntie Anne's pretzel yang nyam nyam rasanya.

Di bulan Pebruary 1988, Anne menamakan perusahaannya Auntie Anne's. Dengan cepat Auntie Anne's pretzel terdengar kemana-mana, menyebar dari mulut kemulut. Dan tidak terlalu lama, mulai orang-orang mengontak Anne untuk membuka bisnis Auntie Anne's, dan jadilah pada tahun 1989 Anne melakukan franchising.

Saat ini, ada lebih dari 570 lokasi di 42 negara bagian di Amerika, dan 6 negara termasuk di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Philipina. Bakat wiraswasta Anne segera dilirik oleh Inc. magazine yang memberikan gelar "Entrepreneur of the year" dua kali. Anne juga menjadi feature di "Oprah Winfrey Show", juga di CNN "Managing with Jane Hopkins.". Auntie Anne's pretzel secara konsisten masuk kedalam daftar "Franchise Gold 100" di Success magazine.

Berbarengan dengan berdirinya Auntie Anne's, di th 1988, keluarga Beiler mewujudkan impian mereka dengan mulai mengadakan konseling perkawinan yang dimulai dari rumah mereka. Anne dan Jonas komitmen menyediakan waktu dua hari seminggu dalam pelayanan mereka itu.

Di bulan May 1992, Jonas dan Anne Beiler, CEO dan Chairperson Auntie Anne's Inc mendirikan Family Resource and Counseling Center (FRCC) sebuah non-profit counseling center. Pada titik ini Jonas dan Anne menyediakan waktu tiga hari seminggu dalam pelayanan ini. FRCC terus berkembang dengan pesat, melayani konseling perkawinan dan keluarga, anak-anak dan remaja.

Enam tahun kemudian keluarga Beiler mendirikan Angela Foundation, sebuah non-profit organization yang mengambil nama anak gadis mereka, yang berfungsi sebagai 'giving arm' dari perusahaan. Menarik sekali untuk membaca philosophy yang menjadi sentral didalam Auntie Anne's Statement of Purpose:

Lead by example
Invest in employee
Give freely
Honor God
Treat all business contacts with integrity

"families last, when they are first"

Jonathan Goeij
West Covina - California, USA - 07 Juni 2003

http://www.glorianet.org/jonathan/jonaaunt.html

<><><><><><><><><><><><><><><><><><><>
We must learn to live together as brothers or perish together as fools.

-Martin Luther King, Jr.

Mohon pemberitahuan jika tulisan ini dirasa melanggar hak cipta penulis asli. Hubungi saya di-sini.
Terima kasih.

(kembali ke index)

Hosted by www.Geocities.ws

1