
Jejaring Sosial dan Efeknya
Jejaring sosial merupakan suatu sarana komunikasi yang sangat
populer saat ini. Jejaring sosial mempunyai peranan penting dalam
perkembangan sosial masyarakat. Contoh jejaring sosial adalah
facebook, twitter, my space dan frienster. Melalui jejaring sosial
ini seseorang dapat berkomunikasi dengan saudaranya, orang lain,
atau temannya yang berada jauh. Dengan kata lain, jejaring sosial
tak menghalangi komunikasi seseorang dengan orang lain
meskipun berada di lain negara maupun berbeda benua. Dengan jejaring
sosial seseorang dapat berkomunikasi dengan mudah dan cepat.
Seiring dengan berbagai manfaat dari jejaring sosial,
ternyata dampak negatif jejaring sosial terlihat sangat mempengaruhi
pola kehidupan sosial. Banyak dari mereka akan kekurangan komunikasi
langsung atau tatap muka langsung, sehingga pergaulan sosial secara
kontak langsung akan berkurang. Selain itu, banyak pelajar yang
menghabiskan waktunya didepan layar komputer dalam jangka waktu yang
lama hanya untuk membuka account jejaring sosialnya. Akibatnya,
mereka mengabaikan tugas mereka sebagai pelajar, seperti tidak
belajar dan tidak mengerjakan tugas sekolah. Ini terjadi karena
mereka cenderung kecanduan untuk membuka account jejaring sosialnya.
Efek negatif yang lain dari jejaring sosial adalah merusak
moral pelajar. Hal ini terjadi ketika seseorang mengunggah foto atau
video yang tak pantas dilihat oleh khalayak ramai. Terkadang banyak
orang menganggap bahwa ia hanya mengunggahnya di wall mereka,
padahal kenyataannya orang lain pun juga dapat melihat bahkan
mengaksesnya dengan mudah.
Untuk itu, dengan perkembangan teknologi yang semakin maju ini
marilah kita sebagai generasi muda dapat menggunakannya dengan
bijaksana. Sebabnya, orang yang dapat menggunakan teknologi dengan
bijaksana akan memperoleh manfaat yang besar.