Discussion By Blog For Our Interest
Diskusi Seputar Kuliah Teknik Industri !Klik Refresh on Windows to BACK!
Entry for December 2, 2007
photo

KOMBINASI IDEF0 DAN SOFT SYSTEMS METHODOLOGY 4 STAGE DENGAN VOTTING SEBAGAI LANGKAH DEBATING


UNTUK ANALISA SISTEM MANUFAKTUR


Studi kasus : Engineering Division PT. Pal Indonesia


 


Abstrak


IDEF0 (Integration Definition language 0) dikembangkan oleh Douglas T.Ross dan SoftTech.Inc, yaitu suatu prosedur unutk pemodelan fungsional yang dikembangkan oleh bagian Air Force programmed on computer-aided-manufacturing atas dasar SADT (Structured Analisys and Design Technique).


Pada paper ini mengacu pada saran Wang and Smith (1988) yang menganjurkan IDEF0 yaitu sebuah prosedur untuk memodelkan fungsi-fungsi aktivitas yang dikembangkan oleh bagian “computer-aided manufacturing” pada program angkatan udara Amerika, agar dikombinasikan dengan penggunaan Soft Sytems Methodology (SSM). Selain itu mengikuti Budiarto (2004) dalam “Peningkatan Kinerja OHMS (order handling manufacturing system) melalui soft systems methodology (SSM)” dengan studi kasus  divisi GE PT.PAL Indonesia dengan melalukan voting sebagai pengganti debating pada SSM 4stage.


Sebagai kesimpulan, IDEF0 dapat digunakan untuk memodelkan aktivitas sampai detail melalui dekomposisi yang selanjutnya digunakan untuk mapping aktivitas dalam menelaah kinerja tiap detail aktivitas. Dan tiap detail aktivitas disini terdiri dari input, output, control serta mechamisme dihubungkan dengan dimensi pengukuran kinerja yaitu waktu, biaya dan feedback. Melalui kombinasi ini, analisa sistem menjadi lebih mudah meskipun sistem yang diamati sangat kjomplek, terutama untuk keperluan peningkatan kinerja sistem, yaitu pada indikator-indikator kritis. Demikian juga votting menjadi lebih efektif untuk tercapainya kesepakatan bobot tingkat kepentingan pada detail activit.


 


Kata kunci: IDEF0,  Sistem Manufaktur, SSM 4 stage, Kinerja, ICOM

2007-12-02 16:27:35 GMT
Comments (2 total)
Author:Anonymous
Menunggu Komentar yang lain.
2007-12-11 08:29:34 GMT
Author:Anonymous
Komentarnya tentang mahasiswa ti its yang sibuk di surakarta (PUTERI INDONESIA 2007) kok???; DARI sekian sosok kondang yang hadir dalam ''One Day Workshop bersama Anne Avantie'', tak banyak yang mendapatkan perhatian lebih seperti Putri Raemaswati. Dan itu sejatinya juga tak aneh, mengingat dengan kapasitas perempuan tersebut.

Sebagai Puteri Indonesia 2007, Putri (20) memang sangat mungkin menjadi magnet bagi masyarakat. Tak terkecuali dalam acara yang baru-baru ini digelar di Pendapi Gedhe kompleks Balai Kota Surakarta tersebut. Dan kapasitasnya sebagai Puteri Indonesia kemudian memang menjadi terukur ketika dia mampu menghadapinya. ''Lumayan banyak memang kegiatan saya. Dan itu memang menuntut persiapan yang lebih,'' katanya.

Namun di antara sekian banyak agenda acara, Putri juga harus bersiap diri untuk mengikuti ajang Miss Universe. ''Ya, kesibukan saya yang cukup menyita waktu adalah persiapan untuk mengikuti ajang tersebut,'' katanya.

Persiapan itu di antaranya dengan mengikuti pelatihan kelas-kelas yang telah ditentukan. Termasuk di antaranya belajar menari. ''Tadinya saya ingin tari Jawa. Namun yang ditentukan ternyata berbeda, yakni Bali dan Papua,'' katanya.

Ditanya kesiapannya mengikuti ajang tersebut, menurut dia, itu sudah menjadi tugas selanjutnya setelah terpilih sebagai Puteri Indonesia. Soal terget? ''Ya kalau bisa menang. Kan bisa membawa nama Indonesia,'' katanya.(Wisnu Kisawa-62).
2007-12-11 10:34:06 GMT


Hosted by www.Geocities.ws

1