Proses Control

Dalam mengontrol suatu variabel proses,seperti temperatur,tekanan, level (ketinggian cairan,di tanki), kecepatan alir (flow rates) dan lain-lain, diperlukan suatu sistem pengontrolan yang terdiri dari :

  1. Primary Element (atau alat pantau utama,yang langsung berhubungan dengan fluida.Contoh: elemen orifice,elemen turbinmeter,termocouple dll)
  2. Converter (P/I), adalah suatu alat yang langsung berhubungan dengan Primary elemen,untuk mengkonversikan tekanan atau sehu, yang dikirimkan oleh primary elemen,untuk diubah menjadi suatu arus listrik standar (4-20 mA).
  3. Transmiter alat yang berhubungan dengan Converter (P/I), menerima sinyal arus listrik dari converter,untuk diteruskan ke controller. Biasanya Converter (P/I) sudah berada didalam Transmiter dengan kata lain sudah menjadi satu dengan Transmiter.
  4. Controller, alat yang akan menjadi penentu untuk pelaksanaan tindakan selanjutnya. Alat ini menerima arus listrik dari transmitter dan mengirimkan tindakan/action yang berupa arus listrik juga ke converter (I/P -- bukan P/I lagi).
  5. Converter (I/P), alat yang akan mengkonversikan arus standard (4-20mA) dari controller ,untuk kemudian diubah menjadi tekanan standar (3-15 psig) yang dipakai untuk menggerakkan valve atau yang disebut sebagai finally element. Terkadang alat ini menjadi satu dengan finally element.
  6. Finally Element, adalah suatu alat yang langsung bertugas untuk mengatur kondisi fluida di lapangan,seperti, valve control.

 

  1. Transmitter,

  1. Controller,

  1. P Control Action
  2. Dipakai untuk sistem pengontrolan lokal atau disebut "Grade-Down"

  3. PI Control Action
  4. Jenis ini yang paling sering dipakai.

  5. PID Control Action

Dipakai pada pengontrolan temperatur, dimana dianggap responnya cukup kecil.(Penurunan temperatur membutuhkan alat kontrol dengan kepekaan yang tinggi)

Berikut ini tabel yang menjelaskan penggunaan type-type kontroler diatas:

Control Action

Flow Control

Level Control

Temperatur Control

Pressure Control

P Control Action

 

*

 

*

PI Controll Action

*

*

 

*

PID Control Action

 

 

*

 

Umumnya suatu kontroler akan merespon sinyal yang diterimanya dan diperbandingkan antara nilai set-point (yang dibuat oleh operator) dan sinyak yang diterimanya dari transmitter .Respon itu dikirmkan ke Control Valve atau alat lain yang akan merubah secara langsung kondisi variabel dilapangan.

Umumnya suatu proses sistem kontrol akan berakhir pada alat kontrol terakhir, seperti Control Valves.

Type-type Control Valves adalah:

  1. Globe Valves

  1. Angel Valves

  1. Butterfly Valves

  1. Three-way Valves

Secara umum, Sistem Instrumen dibagi menjadi 4, yaitu Flow Instrument,Level Instrument, Pressure instrument dan Temperatur Instrument.

  1. Flow Instrument

Differential Pressure instrument

Tingkat keakurasian :

Jenis

Keakurasian (Semakin rendah semakin baik)

Differential pressure flow instrument

1-2 %

Variabel area flowmeters

2 %

Pitot Tubes

2 %

Positive displacement type flowmeters

  • General Purposes
  • Special

 

0,5 %

0,2 %

Turbine meter

  • General Purposes
  • Special

 

0,5 %

0,2 %

Vortex flowmeters

1 %

Target flowmeter

2 %

Electromagnetic flowmeters

1 %

Jenis

Pressure Drop (kg/cm2)

Orifice Plate

0,2 = untuk cairan

0,05-0,2 untuk gas

Flow nozzle

0,15-0,2*

Ventury tube

0,005-0,05*

Variabel area flowmeters

0,05-0,15**

Pitot tubes

Neg.

Positive displacement type flowmeters

1,4 max***

Turbine meters

0,5 max****

Vortex flowmeters

1,0 max****

Target flowmeters

2,5 max****

Electromagnetic flowmeters

Neg.

Keterangan :

* = Tergantung pada kenaikan tekanan.

** = penurunan tekanan tergantung dari kenaikan ukuran pipa

*** = Penurunan tekanan tergantung dari viskositas fluida

**** = pada kondisi normal pressure loss-nya 0,1 kg/cm2 kebawah.

  1. Level Instrument

Range pengukuran dan Keakurasian

Type

Range Pengukuran

Keakurasian/error

Displacement Type

350 – 2000 mm

14-96 inchi

1,0% dari range

Differnetial Pressure Type

Min = 500 mm

Max = 10 meter

0,5 % dari range

Tank Gauges

Max = 30 m

1-4 mm

 

  1. Pressure Instrument

  1. Temperature Instrument

Type

Pemakaian

Range suhu 0C

Keakurasian

Bi-Metal

Sebagai-lokal indikator,,harga murah

-50-500

1 to 2%

Filled

Sebagai lokal controller, atau sebagai indikator lokal,

Liguid filled =-185 to 315

Gas filled = -270 – to 760

Vapor pressure = -225 to 315

1 to 2%

Thermocouples

Dipakai pada elemen primer sebagai panel indikator atau controller

-200 to 1400

0,4 to 1,5% atau 1,6 to 60 C

Resistance Bulb

Dipakai pada elemen primer.Keakurasian tinggi.

-200 to 300

0,15 to 2,80C

 

Peletakan dan pemrograman Set Point:

  1. Pressure Set Point (prosentase dari tekanan normal)

110% + 2,5% = Safety Valve Tolerance

110% = Design Pressure

110% - 2,5% = Safety Valve Action

105% = High alarm set point

105 % +1,5% = Alarm instrument set point

  1. Level Set point (prosentase dari ketinggian cairan)

 

Penyusun : Ibnu Dwinanto R

Hosted by www.Geocities.ws

1