SUB-REGIONAL OFFICE OF
THE CENTRE ON INTEGRATED RURAL DEVELOPMENT FOR ASIA AND THE PACIFIC (CIRDAP)
 IN SOUTHEAST ASIA (SOCSEA)
 

     

CIRDAP Links

CIRDAP News

About Us

Programs

 

Webmaster

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Welcome to the SOCSEA Website

 

THE SIGNING OF THE AGREEMENT BETWEEN
THE GOVERNMENT OF THE REPUBLIC OF INDONESIA AND
THE CENTRE ON INTEGRATED RURAL DEVELOPMENT FOR ASIA AND THE PACIFIC (CIRDAP)
ON ESTABLISHMENT OF
THE SUB REGIONAL OFFICE OF CIRDAP IN SOUTHEAST ASIA (SOCSEA) IN JAKARTA

 An Agreement between the Government of the Republic of Indonesia and the Centre on Integrated Rural Development for Asia and the Pacific (CIRDAP) on the Establishment of the Sub Regional Office of CIRDAP in Southeast Asia (SOCSEA) was signed on February 21, 1977, by the Director General for Foreign Economic Relations, H.E. Mr. Soemadi D.M. Brotodiningrat on behalf of the Government of the Republic of Indonesia, and DR. A.V.S. Reddy, Director of the Centre on Integrated Rural Development for Asia and the Pacific (CIRDAP), based in Dhaka, Bangladesh.

The Signing of this Agreement signifies another step forward for the intensification of collaboration among CIRDAP member countries e.g. Bangladesh, India, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philippine, Thailand, Vietnam and Afghanistan, in promoting sub regional cooperation relating to integrated rural development such as through a network of national institutions, promote and assist research activities, and exchange of information generated by country programmes for poverty alleviation in the region. Along this line, and considering the increased programmes and complicated problems of integrated rural development in Asia and the Pacific region in general and in Southeast Asia sub region in particular, the establishment of the Sub Regional Office of CIRDAP in Southeast Asia (SOCSEA) is inevitably needed.

The Government of Indonesia attaches great importance of integrated policy and efforts to alleviate the problem of poverty such as encouraging the poor to overcome their own problem, because poverty can only be conquered by the poor themselves. In this context, the essential role of the public sector is to provide the infrastructure and to create a conducive climate for the participation of the poor in the productive economic activities that will improve their socio-economic situation. It is therefore an honour as well as a challenge for the Government and People of the Republic of Indonesia, that city of Jakarta has been chosen to be the seat of SOCSEA.

It is hoped the objective of the establishment of SOCSEA in Jakarta, Indonesia will provide a solid bedrock foundation as well as playing a catalytic role for enhancing effective and efficient services to meet the needs and interest of the sub region including those aspects related to rural-urban development activities for poverty alleviation in respect to the sub region's conditions. Furthermore, activities of SOCSEA will utilise several regional rural development facilities in Indonesia and hoping that programmes, projects as well as poverty alleviation in Indonesia will be further supported. In this context SOCSEA will establish its close ties with several donor countries e.g. Japan and international institution, e.g. FAO, world Bank and ADB in order to facilitate CIRDAP's member countries, like Indonesia for implementing projects and programmes of poverty alleviation.
 

(Source: The Signing of the Agreement between)

Dalam Bahasa Indonesia:

Penandatanganan Persetujuan antara Pemerintah Indonesia dan
the Centre on Integrated Rural Development for Asia and the Pacific (CIRDAP)
mengenai Pembentukan "Sub Regional Office of the Centre on Integrated Rural
Development for Asia and the Pacific for Southeast Asia (SOCSEA) di Jakarta

Pada tanggal 21 Februari 1997, telah diadakan Penandatanganan Naskah Persetujuan Pembentukan "Sub Regional Office of the Centre on Integrated Rural Development for Asia and the Pacific for Southeast Asia (SOCSEA)" antara Pemerintah Indonesia, yang diwakili oleh Direktur Jenderal Hubungan Ekonomi Luar Negeri, Soemadi D.M. Brotodiningrat dan the Centre on Integrated Rural Development for Asia and the Pacific (CIRDAP) yang berkantor pusat di Dhaka, Bangladesh, yang diwakili oleh Direktur DR. A.V.S. Reddy.

Penandatanganan Persetujuan ini menandai suatu langkah maju untuk lebih mengintensifikasikan kerjasama di antara negara anggota CIRDAP, yakni Bangladesh, India, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philippina, Thailand, Vietnam dan Afghanistan, dalam upaya meningkatkan kerjasama regional di bidang pengembangan pedesaan yang terintegrasi diantaranya melalui pengembangan jaringan kerja lembaga nasional, memajukan dan membantu kegiatan riset serta pertukaran informasi mengenai program nasional yang difokuskan untuk mengentaskan kemiskinan dan peliknya masalah yang dihadapi dalam pengembangan pedesaan yang terintegrasi di wilayah Asia dan Pasifik pada umumnya dan sub wilayah Asia Tenggara pada khususnya, maka pembentukkan Sub Regional Office of CIRDAP in Southeast Asia merupakan kebutuhan yang mendesak.

Dalam kaitan ini, Pemerintah Indonesia memberikan arti penting pengembangan suatu kebijakan dan upaya yang terintegrasi dalam rangka menanggulangi kemiskinan, di antaranya dengan mendorong masyarakat yang kurang mampu untuk mengatasi sendiri masalah kemiskinan karena pada hakekatnya kemiskinan itu hanya dapat diatasi oleh masyarakat itu sendiri. Dalam hubungan ini, peranan utama sektor publik adalah menyediakan infrastruktur serta menciptakan iklim yang kondusif dan terbuka bagi masyarakat yang kurang mampu untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi yang produktif yang pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan kehidupan sosial dan ekonomi yang lebih baik. Oleh karenanya, terpilihnya kota Jakarta sebagai tempat kedudukan SOCSEA merupakan suatu kehormatan sekaligus tantangan bagi pemerintah dan rakyat Indonesia.

Dengan terbentuknya SOCSEA di Jakarta, diharapkan lembaga ini dapat semakin memperkokoh landasan serta berperan secara katalis untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna pengembangan pedesaan secara terintegrasi terutama dalam upaya-upaya pengentasan kemiskinan dengan memperhatikan kondisi-kondisi di negara-negara sub kawasan Asia Tenggara. Selanjutnya, kegiatan-kegiatan SOCSEA akan memanfaatkan dan mendayagunakan sejumlah fasilitas pembangunan pedesaan di daerah-daerah dan diharapkan dapat mendukung program, proyek serta kegiatan pengentasan kemiskinan bagi rakyat kecil di Indonesia. Selain itu, SOCSEA akan menjalin kerjasama yang erat dengan sejumlah negara donor seperti Jepang dan lembaga internasional seperti FAO, World Bank dan ADB sehingga dapat memudahkan negara-negara anggota CIRDAP, termasuk Indonesia untuk melaksanakan proyek dan program pengentasan kemiskinan dengan baik dan mencapai sasaran yang diinginkan.
 

(Sumber: The Signing of the Agreement between)

 

 

 
 

SOCSEA, Office: Jl. Raya Pasar Minggu Km. 19, Jakarta - Indonesia
Phone/Fax: (62-21) 7941938, E-mail: [email protected]

 

 
Hosted by www.Geocities.ws

1