|
Disuruh Pensiun oleh Jenny Rachman, Deddy Mizwar CuekSenin, 4 Juli 2011 - 15:06 WIB |
|
JAKARTA - Deddy Mizwar memilih tak mau menanggapi komentar mantan ketua Parfi, Jenny Rachman, yang memintanya pensiun dari dunia film karena sudah terlalu tua dan banyak melakukan kesalahan di bidang film. "Itu hak mereka bicara apa tentang saya. Silakan saja orang berpendapat," ujar Deddy santai, saat dihubungi okezone lewat telepon, Kamis (9/6/2011). Bintang film Nagabonar itu tak mau ambil pusing dengan ucapan Jenny Rachman yang menudingnya terlalu banyak ikut campur dalam perseteruan usai kongres Parfi ke-14, beberapa waktu lalu. Jenny menganggap Deddy berpihak kepada Aa Gatot Brajamusti, ketua baru Parfi yang kemenangannya digugat kelompok Jenny. "Saya juga tidak peduli dia mau ngomong apa tentang saya. Silakan saja mereka mau mempermasalah secara hukum. Saya hanya berpegangan pada hasil keputusan kongres. Kalau saya sih, yang penting kongres lancar," katanya. Menurut Deddy, langkah hukum yang ditempuh Jenny terkesan aneh. Pasalnya, Aa Gatot bisa menjadi anggota Parfi karena dipilih oleh Pengurus Besar Parfi dan ditandatangani Jenny yang saat itu masih menjabat sebagai ketua Parfi. "Dia dipilih PB Parfi menjadi anggota biasa dan ditandatangani oleh PB Parfi. Kan dia (Jenny Rachman) yang menandatangani keanggotaan Aa Gatot. Kongres itu kekuasaan tertinggi. Jadi apa yang diputuskan kongres itu sah. Maka Aa Gatot sah ketua Parfi," tegasnya. Seperti diketahui, kongres Parfi ke-14 memunculkan nama Aa Gatot Brajamusti sebagai pemenang kursi ketua Parfi periode 2011-2015 melalui hasil pemungutan suara dengan mengantongi 372 suara. Namun, beberapa anggota Parfi mengatakan, kemenangan Aa Gatot tidak sah karena diduga terdapat pemalsuan data formulir pencalonan ketua Parfi yang dilakukan Aa Gatot. Bahkan, beberapa anggota Parfi termasuk ketua Parfi yang baru diganti, Jenny Rachman melaporkan Aa Gatot ke Polda Metro Jaya. |
UPDATE TERBARU BERITA SELEBRITIS SILKAHKAN KLIK LINK DI BAWAH INI |