Potensi Tersembunyi di Balik Bar Code

KLIPING

Tokyo, Rabu

Sistem bar code dua dimensi yang pada awalnya dirancang untuk membantu orang yang penglihatannya kurang dalam mengakses materi tertulis, saat ini dikembangkan untuk fungsi lain yang lebih berguna. Fungsi baru itu ditemukan oleh Kosaido co. Ltd., perusahaan percetakaan Jepang dan pengembang sotfware, Original Design Inc.

Dengan software tertentu, 800 kata tertulis bisa dikonversikan ke dalam bar code 2 dimensi, yang disebut "SP Code" oleh pengembangnya. Bar code tersebut bisa direproduksi dalam bentuk teks atau braille , dan jika di-scan dengan piranti pembaca "Speechio", akan dihasilkan suara. Speechio adalah pembaca seukuran telur burung unta.

SP Code, seperti bar code 2 dimensi lainnya terdiri dari banyak sekali titik-titik monokrom pada bidang 18 milimeter persegi. Kapasitas memorinya mencapai 1.500 byte.

Dengan adanya temuan fungsi ini, kedua perusahaan berharap SP Code dapat diperluas penggunaannya. Misalnya disertakan pada artikel atau iklan di majalah, sehingga konsumen bisa memperoleh informasi tambahan, baik berupa teks maupun suara.

Untuk mendukung hal itu, sekitar kuartal keempat tahun ini, mereka berencana memproduksi modul Speechio yang lebih kecil dan ringkas bagi konsumen. Mereka juga berharap mendapat rekan bisnis yang membantu terlaksananya pasar pada kuartal pertama. Versi bahasa Inggris, yang bisa menampung sekitar 2000 kata, dan versi bahasa Cina, diharapkan tersedia tahun ini.

Tidak lama lagi, perusahaan tersebut juga berharap bisa mengembangkan teknologi yang memungkinkan citra visual bisa di-encode-kan ke SP Code.

Software dan hardware tersebut dipamerkan pada Electronic Book & Multimedia Fair, yang diadakan di Tokyo. (**/idgns)

Sumber: Kompas, Rabu, 25 April 2001, 10:24 WIB

 BACK TO MAIN

Kliping Lain:

*Library Fundraising on the Web....(complete)

*Sony-IBM Dokumentasikan Berita CNN Secara Digital...(complete)

Hosted by www.Geocities.ws

1