|
PERCAYA
ATAU TIDAK, catatan-catatan di kita-kitab kuno, ternyata memberikan
banyak latihan dan cara bercinta yang luar biasa. Tak heran, banyak
orang mulai melirik ajaran-ajaran kuno itu. Pasalnya, meski bukunya
kuno, tapi tekniknya tetap dahsyat loh.
Teknik dan seni seks
telah dipelajari sejak lama. Ditulis di kulit, dilukis di dinding goa,
dan dibuat relief di candi-candi. Tapi, gaya yang diajarkan bertahan
hingga sekarang.
Seks hadir bersamaan dengan sejarah makhluk di
bumi. Ribuan tahun silam, beberapa buku panduan tentang gaya bercinta
telah ditulis di kulit binatang, dinding goa, bahkan dalam relief di
candi-candi. Kitab-kitab klasik ada pula yang memuat panduan posisi dan
teknik bercinta yang hingga kini masih menjadi acuan. Intinya,
memberikan kiat kepada pasangan untuk bisa memperpanjang dan memperkuat
kenikmatan berhubungan seksual. Sebut saja Kama Sutra, Tantrik, Tao,
Xuang Ni Jing, hingga Serat Centhini.
Pasangan bintang Hollywood
yang mempelajari kitab kuno seks adalah Scarlett Johansson dan Josh
Harnett. Mereka berdua mengaku melakukan hubungan intim dengan
menggunakan gaya seks Tantrik.
"Aku mempelajarinya dengan sangat
seksama.Tidak gampang memang, tapi sangat berguna sekali," ujar Harnett
kepada The Sun. Seks Tantrik seperti ditulis situs tantra.com merupakan
aktivitas seks yang menenangkan, namun bersifat spontan dan sangat
intim.
Berikut beberapa posisi seksual berdasarkan kitab kuno:
Kamasutra Inilah
kitab yang ditulis resi Vatsyayana (nama aslinya: Mallanaga, red). Buku
ini menulis tentang posisi, tata laksana seks nan indah dan nikmat.
Yaitu:
1. Teratai mekar. Wanita dalam posisi berbaring
telentang sambil melebarkan kakinya. Kemudian, merendahkan kepalanya
dan mengangkat bagian-bagian tengah tubuhnya. Sang lelaki memeluk
bagian tengah sehingga memudahkan penetrasi. Posisi ini menjadi salah
satu gaya favorit.
2. Teratai menekan. Jika sudah dalam
posisi mengunci, kemudian perempuan menekan dengan kedua pahanya.
Tekanan dari depan ke belakang yang kuat akan ditemui seni bercinta
yang luar biasa meski posisi ini agak sulit.
3. Teratai memeluk. Salah
satu paha wanita berada pada posisi melintang di paha Anda. Cara ini
sangat mudah dilakukan, santai dan tidak terlalu berbelit. Lakukan
sambil duduk berhadapan, sementara kedua tangan saling berangkulan.
4. Teratai gantung. Anda
bersandar pada sebuah tembok. Sedangkan sang wanita duduk di atas kedua
tangan Anda dengan posisi meletakkan pahanya di pinggang Anda. Selain
itu, kedua tangannya pun harus diletakkan di leher Anda dalam posisi
melingkar agar tidak jatuh.
5. Tekukan Teratai. Wanita
menekuk lututnya sehingga kedua paha dan betisnya saling berdempetan
lalu posisi berbaring menyamping. Sementara sang pria bisa "menyerang"
dari posisi yang paling mudah. Posisi ini dalam Kamasutra disebut
posisi Indrani.
Kitab Tantrik Menerapkan
teknik bercinta seks Tantrik dijamin, Anda dan pasangan tak bisa
menolak melakukan hubungan intim yang bergelora. Dengan sedikit pijatan
erotis, pasti akan sanggup membangunkan gairah lelaki.
Pompoir,
gaya favorit seks Tantrik. Prinsip dasarnya dari gaya gerakan ini
adalah pasangan wanita harus dapat mengencangkan dan mengendurkan organ
intim bagian bawah.
Seks Taoisme Dalam
tradisi Tao, terkenal usaha menggali energi seksual dan menyatukan Yin
dan Yang melalui hubungan seksual antara pria dan wanita. Berikut
beberapa posisi seks gaya Tao.
1. Menyerang daratan berbukit. Inilah
gaya favorit Tao. Wanita berbaring dengan kepala dan bahu ditopang
bantal besar. Sedangkan kaki wanita dikembangkan membuat permukaan
tubuh wanita bergelombang. Untuk menambah kenikmatannya, sebaiknya pria
melakukan penetrasi gaya langkah aturan sembilan. Caranya, selama
berhubungan seksual, pria melakukan dorongan dangkal tujuh kali, hanya
glans pria yang masuk ke dalam vagina. Kemudian, melakukan dua dorongan
yang dalam. Sekarang, enam dorongan dangkal dan tiga dorongan dalam,
dan seterusnya, sampai mencapai sembilan dorongan dalam.
2. Cengkeraman jatuh. Gunakan
bangku berbusa dengan posisi saling duduk berhadapan. Wanita duduk di
atas paha pria, ketika melakukan posisi ini, lelaki dan pasangan
leluasa untuk bergoyang dan saling mengeksplorasi tubuh pasangan.
3. Penyembahan di atas matras. Wanita
berbaring di tempat yang lebih tinggi (matras atau meja) sambil membuka
lebar bagian paha dan kakinya. Kemudian, di bagian lutut kaki ditekuk
di ujung meja atau matras. Dengan demikian, pasangan laki-laki dengan
mudah melakukan penetrasi.
4. Cengkeraman dari atas dan belakang. Wanita
duduk di atas pasangan dengan membelakangi wajah lelaki sambil memegang
dan mengelus kaki lelaki. Posisi ini membuat wanita lebih leluasa.
Sedangkan pasangan lelaki selain menikmati juga dapat mengekspresikan
cintanya dengan melingkarkan tangannya dipinggul dan paha sambil
meremas payudara atau bokong pasangan.
5. Cengkeraman samping. Posisi
wanita berada di atas, tapi agak menyamping. Sedangkan sang pria,
berbaring sambil mengangkat salah satu pinggulnya dalam posisi miring.
6. Saling Mencengkeram. Duduk
saling berhadapan, dengan posisi wanita berada di atas paha pria sambil
merangkul pasangan. Posisi ini membuat tangan wanita lebih leluasa
untuk merangsang pria meski dalam kondisi adu bibir.
7. Penaklukan dari buritan. Wanita
dalam kondisi ingin melakukan push-up.Yaitu, wanita menahan kedua
tangannya dibawah. Kepalanya bersandar pada tangan agak turun, dan
bagian bokong lebih tinggi. Sementara pria dalam posisi setengah
berdiri dengan menekukkan lututnya dari arah belakang.
Xuang Ni Jing Selama
lebih dari 2.000 tahun peradabannya, masyarakat Tiongkok telah berguru
pada berbagai buku yang memuat penjelasan detail tentang rata krama dan
tata tertib plus aneka trik seksual unggul. Primbon yang terkenal
adalah Xuang Ni Jing (abad kelima Masehi). Dalam Xuang Ni Jing
dijelaskan tentang "Sembilan Jurus Seks" yang kemudian dimodifikasi.
Berikut beberapa jurus yang tertulis dalam kitab tersebut:
1. Monyet bersilat. Inilah
jurus favoritnya. Sang wanita dalam posisi telentang dengan pinggang
disangga oleh si pria. Lututnya didorong sedemikian rupa hingga
menempel ke dada dan bagian punggungnya terangkat-angkat. Untuk
mencapai kepuasan maksimal, sang pria dianjurkan pandai menahan diri.
2. Naga bersalto di udara. Jurus dengan nuansa romantis ini memposisikan wanita berbaring telentang, sementara sang pria menindih dan menyerang.
3. Harimau melangkah ringan. Meski ringan, namun berkualitas. Posisi wanita berjongkok, sedangkan sang pria, menyusul dari belakang.
4. Bebek Liar Terbang Mundur. Sang pria duduk dengan sementara si wanita akan duduk memunggungi dan "berkerja keras".
5. Elang Terjun dari Langit. Jurus
maut dalam kitab ini meletakkan posisi kepala sang wanita berada di
bawah dengan kedua tangannya menyentuh lantai. Sedangkan kedua kakinya
dipegang kedua tangan sang pria yang berdiri di belakang dan membukanya
lebar-lebar, sang pria tetap berdiri tegap hanya daerah di sekitar
pinggang yang bergerak melakukan penetrasi.
Serat Centhini
Pada awal abad ke-19 di tanah Jawa, muncul sebuah karya sastra yang terkenal
hingga kini, yaitu Serat Centhini (nama resminya, Suluk Tembangraras).
Serat Centhini yang terdiri atas 722 tembang (lagu Jawa) itu, antara
lain, memang bicara soal seks dan seksualitas.
Dalam Serat
Centhini IV (Pupuh Balabak) dijelaskan dengan gamblang posisi
berhubungan seksual sebagaimana ajaran Jawa. Seperti gaya kadya galak
sawer (patukannya laksana ular galak), ngaras gandane sekar (seperti
meraba baunya bunga), bremana ngisep sekar (laksana kumbang mengisap
madu), lumaksana pinggire jurang mana ngisep sekar (ibarat berada di
tepi jurang), baita layar anjog rumambaka (seperti kapal layar turun ke
tengah laut). [bjmp/joko/foto: istimewa]
�������
|

|
|
| |
| |
|