My Profile

Nothink special di My profile cuma ada beberapa hal yang khusus dan perlu diperhatikan dalam beberapa hal yang perlu diperhatikan secara khusus dan harus diperhatikan dalam rangka pengenalan jati diri yang seharusnya memang di ungkapkan

Era masa kecil

Era Baligh - My Home

Umur 1 - 1989

Semenjak kelahiranku pada 5 Juli 1988 di Malang, Aku sadar, aku merupakan makhluk lemah yang berdiripun ga bisa. Apalagi berlari. Aku disapih ibu di usia ini aku tertawa jika ayah menggodaku dengan jenggot dan kumisnya yang tebal. Aku menangis jika ibu meninggalkanku di kursi ruang tamu. Aku masih berusaha menghapal suara, wajah, dan gerak-gerik orang tuaku.

Umur 2 - 1990

Aku dah bisa jalan meskipun masih sempoyongan. Orang tualah yang memegangi tanganku yang kecil dan membantuku untuk berdiri. Kadang aku pingin jalan sendiri tapi pasti menabrak sesuatu. Akupun menangis. Oh ya, aku masih disapih. Aku juga ingat, di umur ini badanku sangat subur dan gembur sejahtera hingga kakakku pun sukar untuk menggendongku. Dia 4 tahun lebih tua.

Umur 3 - 1991

Di awal umurku, aku sering mendengar tangisan bayi lain yang ku pikir dia lebih muda dariku. Aku sering bertanya-tanya siapa dia? dan mengapa aku sering liat ibu menggendongnya ketika aku digendong ayah?

Umur 4 - 1992

Aku baru tau kalo bayi baru itu adalah adikku. Aku sangat suka menggodanya meskipun saat itu aku juga belum tau apa itu menggoda. Dia diperlakukan seperti aku dulu diperlakukan ibu dan ayah. Aku dah bisa lari kesana kemari hingga dengan ayam berjalan pun aku takut. Aku dah bisa makan ndiri, minum ndiri, tapi mandi dan cebok belum bisa. Aku pun mulai mengenal huruf dan angka bahkan hitungan sederhana.

Umur 5 - 1993 - nol kecil

Aku disekolahkan di TK Sabilillah nol kecil. Aku sering berontak jika disuruh sekolah. Terutama mengenai seragamku. Aku gerah dan bosan dengan seragam itu-itu saja. Aku mulai nakal pada umur ini dan selalu merepotkan orang tua bahkan saudara-saudaraku. Tapi aku mengenal banyak teman disini. Aku mulai bisa bersosialisasi.

Umur 6 - 1994 - nol besar

Nakalku dah mulai bisa terkendali dan aku mulai berprestasi di nol besar ini, hingga bu guru memberikan hadiah mainan kepadaku. Aku senang dan bersemangat saat itu. Aku juga tahu kalo aku punya adik lagi. Dia laki-laki.

Umur 7 - 1995 - kelas 1

Aku pindah ke Surabaya karena orang tuaku di pindah tempat kerjanya ke sini. Pas waktu kenaikan kelas. Aku didaftarkan ke SD Islam Al-Hikmah. Aku menjalani test macem-macem hingga akupun lolos dan sekolah di sana. Awal kelas satu, aku masih menyesuaikan dengan lingkungan sekitarku yang serba baru.

Umur 8 - 1996 - kelas 2

Aku nakal pada usia ini. Hingga suatu saat saking nakalnya aku nggak mau dijewer ustadzku/ guruku dan aku berlari muteri kelas, tapi ustadzku (Ustadz Agus namanya) mengejarku dan akupun dijewernya. Tapi aku senang sekolah di sini.

Umur 9 - 1997 - kelas 3

Aku rasa tak ada yang spesial di usia ini.............................mungkin sama dengan kelas 2.

Umur 10 - 1998 - kelas 4

Aku mulai bisa "membedakan" mana laki mana perempuan mana baik mana buruk. Aku baru bisa merasakan betapa sebenarnya orang tuaku adalah yang terbaik di dunia. Aku mulai diajari mbaca Qur'an dan menghapalnya.

Umur 11 - 1999 - kelas 5

Aku mulai tahu kenapa kok di kelas lima ini murid laki dan perempuan terpisah kelas. Aku mulai hapal Juz 'Amma dan beberapa do'a sehari-hari. Aku semakin banyak tahu.

Era Baligh - > My Home

 

Hosted by www.Geocities.ws

1