DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

17 AGUSTUS 2001*YANG KE ' 56

 

Jam-

Anda Berada Di Halaman Info TanahKaro !
J
ika Turang Senina Ada Berita  Tenang Tanahkaro / Kalak Karo ! Silahkan Kirim berita via Email ke !?  :: [email protected]  Kami Sangat memerlukan Partisipasi Anda . Karena pada dasarnya pengurusan portal TanahKaro Ini masih bersifat sukarelawan.
.

Dalam sejarah tercatat bahwa mahasiswa mempunya peranan penting baik itu pra kemerdekaan maupun pasca kemerdekaan .Semasa zaman pra kemerdekaan juga organisasi yang mengatasnamakan mahasiswa atau pemuda sudah banyak ditemui, baik itu di dalam maupun di luar negeri .
Ini memang membawa suatu pengaruh yang baik bagi perjalanan kearah kemerdekaan Indonesia.Dan juga terlihat suatu tanda-tanda kegigihan pejuangkemerdekaan itu.Kelahiran negara Indonesia juga di awali oleh suatu tindakan yang real dari pemuda khususnya Mahasiswa.

Setelah itu dalam pasca kemerdekaan juga yang mengisi stuktur pemerintahan juga berasal dari kaum pemikir yang sering di sebut kaum cendekiawan .

Dalam era reformasi yang kita nikmati ini juga merupakan hasil dari perjuangan mahasiswa yang walaupun tidak semua ikut berperan tetapi tetap saja ini mengatas namakan Mahasiswa . Tapi satu yang tidak pernah terpikirkan yaitu efek dari kata reformasi ini . Karena ini menghasilan suatu
keadaan “eforia “ yang bagi kaum awam ini merupakan suatu kesempatan yang harus dimanfaatkan . Kalau di tinjau lagi ini jelas merupakan efek dari
ketertindasan . Dan juga karena masyarakat luas tidak pernah tahu atau mendapat pendidikan politik .

Keadaan yang demikian tentu saja tidak menguntungkan bagi pendatang ke suatu daerah, yang lambat laun pasti tergusur oleh keadaan ini . Sekarang ini memang belum kita rasakan tapi kalau gejala ke arah itu pasti ada .

Gejala ini terlihat dari di tetapkanya Otonomi Daerah per 1 januari 2001.
Mungkin kita belum merasakan akibat dari suatu ketetapan yang mungkin terlalu dini . Tapi ini tidak bisa di abaikan begitu saja . Kalau contoh konkrit kita dapat melihat di media massa yang berisi kekacauan antar etnis di berbagai belahan bumi Indonesia .

Disini mau tidak mau kita memang di tuntut untuk merapatkan barisan, yang akan memperkuat posisi kita.Karena menurut saya solusi untuk mengatasi suatu masalah hanya dapat di atasi ketika adanya suatu kesadaran bersama untuk dapat terbebas dari problema tersebut .

Disini mungkin saya terlalu konyol memikirkan sesuatu yang mungkin tidak mungkin . Atau saya di anggap terlalu utopis, tapi saya yakin bahwa saya selalu memikirkan sesuatu yang baik bagi saya sendiri dan juga orang lain .Saya cukup bangga dengan keinginan mahasiswa karo ,yang berhasil dalam menjalankan suatu organisasi yang memayungi anggotanya.

Orgasnisasi yang saya maksudkan tidak melihat dari nama organisasi itu tetapi saya melihat ketika mereka berani mengatasnamakan mahasiswa
atau pemuda dengan tetap menjunjung nilai - nilai kebudayaan karo yang merupakan harta warisan yang “KEKAL ”. 

Saya juga merupakan salah seorang dari yang merasa bangga terhadap diri sendiri ketika saya juga dengan niat yang baik berhasil dalam mendirikan Ikatan Mahasiswa Karo di lampung. Tapi ini bukan suatu kesombongan tapi saya juga melihat ini dari usaha yang baik untuk suatu organisasi. Tapi sebagai bagian dari yang maju saya melihat banyak kekurangan ketika kita hanya berani berbicara di depan anggota ( Saya tidak mengatakan pecundang.) Karena bagaimanapu suara kita juga ingin di dengar oleh orang banyak . Untuk menjadi Kuat kita memang perlu banyak pengorbanan .

Di sini saya berpikir untuk dapat menyatukan mahasiswa Karo yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan kalau memungkinkan ke seluruh Dunia 
Menyatukan jumlah yang besar memang butuh waktu dan juga yang jelas sangat membutuhkan misi dan jugakebersamaan visi . Wadah untuk menyatukan itu yang dapat memayungi mahasiswa karo yang mungkin di dalam pikiran saya adalah IKATAN MAHASISWA KARO INDONESIA atau mungkin berbentuk Forum . 

Tapi ini bukan merupakan masalah yang signifikan. Sebagai langkah awal untuk menyatukan mahasiswa saya kira cukup dengan kata sepakat dan seterusnya nanti
merupakan lanjutan dari kata sepakat. Saya juga sepakat bahwa ini bukan sebagai tandingan atau apapun namanya tapi yang jelas sebagai organisasi
mahasiswa yang katanya kaum Cendekia di pastikan akan dapat mendapatkan posisi yang menarik .

Tidak hanya dari suara tapi keberadaan kita ini yang akan menjadi satu pertimbangan bagi setiap pengambilan keputusan.Kalau di lihat lebih lanjut lagi sebenarnya kita sudah ketinggalan momentum untuk membuat suatu kesepakatan tersebut. Sebagai bakal calon organisasi tentunya ini akan cenderung tujuanya ke arah pengembagan potensi anggota dan juga ke arah kebudayaan . 

Bukan sebagai organisasi politik ataupun organisasi yang di tunggangi politik . Sehingga kita tetap pada tujuan yang semula, dan saya juga tetap menuju tujuan semula yaitu keinginan saya untuk membuat suatu “ payung “ yang cukup besar untuk kita semua . Disini saya juga memang sangat berharap untuk dapat mewujudkan keinginan saya ini mungkin juga keinginan kita semua yang menyandang gelar mahasiswa karo . 

Tapi bagaimana pun saya tetap akan berusaha untuk dapat mewujudkanya . Dan keinginan ini memang hanya akan terbentuk ketika kam kerina mengatakan kata sepakat dan mau memberi suatu konstribusi yang real bagi pematangan atau apapun namanya. Melalui surat ini juga saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh teman-teman IMKA Rudang Mayang
Lampung dan juga kepada kam kerina yang mau mendukung keinginan saya. Terutama kepada impal ku BoYRaN Ginting di Belahan Indonesia Timur [ Manado ] :: [email protected] :: Semoga sukses.
Bujur melala ras Mejuah-juah kita kerina.

Oleh    : Erik Sitepu
Alamat : Jl. Kopi no. 15 Gedung Meneng . Bandar Lampung.
 e-  : [email protected]
Jabatan : Ketua Ikatan Mahasiswa Karo Rudang Mayang 


Lampung.
Masa bakti 2000-2002 
Alamat IMKA Rudang Mayang Lampung
Jl. Pisces No. 7 Raja Basa Indah . Bandarlampung.
( 0721) 704098
: [email protected]

 

Hosted by www.Geocities.ws

1