Home About Travel Tips Travel News



Travel News

Destinasi Traveling Paling Berbahaya di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

on May 2017

Kamu mungkin suka dengan hal-hal ekstrim yang memacu adrenalin. Salah satu cara untuk menyalurkan hobimu ini adalah datang ke destinasi traveling paling berbahaya di dunia.
Bisa menaklukan tempat-tempat ini tentu akan jadi kebanggan tersendiri untuk kamu bukan? Dirangkum dari brightside.me, Rabu (12/04/2017) berikut ini daftar lokasi yang dianggap berbahaya dan menakutkan.

Death Valley, Amerika Serikat

Death Valley atau Lembah Kematian yang ada di Amerika Serikat ini terkenal dengan cuacanya yang panas. Bahkan gurun cantik ini memegang rekor sebagai tempat terpanas di bumi. Suhu di Death Valley bisa mencapai 56.7°C. Pantaslah kalau dijuluki sebagai destinasi traveling paling berbahaya. Terik matahari yang ada di sana sangat menyengat. Kamu tak bisa bertahan hidup di D eath Valley ini tanpa adanya air selama 14 jam.

Gurun Danakil, Eritrea

Banyak yang bilang kalau Gurun Danakil adalah neraka dunia. Pasalnya, suhu gurun ini bahkan melebih 50°C. Gunung-gunung api yang ada di sana pun masih aktif. Gas beracun bisa kapan saja kamu hirup selama berada di sini. Walau begitu, masih banyak traveler dari berbagai belahan dunia yang datang ke destinasi satu ini. Tapi, tentu saja mereka pergi ke sana bersama pemandu yang sudah berpengalaman.

Gunung Sinabung, Indonesia

Gunung berapi aktif ini ada di wilayah Sumatera Utara. Erupsi seringkali terjadi di gunung ini selama tahun 2010, 2013, 2014, 2015, dan 2016. Ledakan terakhir yang terjadi di gunung ini adalah pada 27 Februari 2016. Kejadian ini pun bahkan memakan korban jiwa dan merusak ratusan rumah warga. Gas vulkanik, bebatuan, dan abu setinggi 2500 meter keluar karena letusan ini. Walau begitu, Gunung Sinabung masih jadi lokasi favorit traveler untuk menghabiskan waktu luang mereka karena keindahannya.

Pulau Ular, Brazil


Lokasi cukup tersembunyi di antara laut lepas Brazil. Pulau ini disebut-sebut sebagai tempat paling berbahaya di bumi. Alasannya cukup sederhana. Sebab, pulau ini merupakan tempat tinggal jenis ular paling berbisa di dunia, Bothrops. Peneliti memperkirakan tiap meter pulau ini dihuni oleh setidaknya lima ular. Ada yang mengatakan kalau penjaga mercusuar pulau ini ada yang meninggal karena digigit ular tersebut. Oleh sebab itu, mercusuar Pulau Ular sudah tak lagi diaktifkan karena kejadian tersebut. Kini Pemerintah Brazil telah membuat pulau ini jadi tempat terlarang.