Bencana Saat sinar mentari senja tlah memerah Mengusik lamunan dalam pandangan matanya yang hampa Dan menerawang masa silam yang tlah sirna Saat terbit setitik sinar harapam terang cerah di lubuk hati (2) Mengapa manusia sering salah langkah Mengapa bencana datang secara tiada terduga Petaka yang menimpa kita tak pandang bulu Kini tinggal-lah sinar senja memerah diatas puing-puing berserakan Reff: Sahabat, bencana ini mungkin suatu ujiannya Tabahlah karena kita juga milik yang Maha Kuasa back to (2), Reff