site name here
ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH


          
version 1.0

    home


Topik Umum

>AKHBAR
>PROFIL KAMI
>ARTIKEL
>TELAAH KITAB
>IPTEK


Topik Khusus

>GAME ONLINE
>DOWNLOAD
>AGENDA KAMI
>LINK


affilates

     

--ARTIKEL--                                                Kembali ke Halaman utama wall article



MUSLIM MANIAK MUSIK?

Oleh: Fajar Ismail
Publikasi ?/April/2004

Musik, hanya dengan satu kata itu bisa membuat semua orang terlena mulai dari anak umur lima tahun ampe` kakek-kakek tahun 70-an eh umur 70-an ding! Bahkan ada yang ngomng k-lo musik itu bahasa yang universal bagi seluruh orang. Terus, gimana sich hukum syara` musik itu sendiri, mau tau? Makanya ikutin terus!!!

Pendapat Ulama

Jaman sekarang aneka musik dan lagu makin bervariasi yang nggak bisa ditemui di zaman Rasulullah dulu. Makanya banyak ulama yang pro-kontra soal hukum bermusik itu sendiri. Sebagian ulama salaf mengharamkan atas riwayat `Imran Hushain, bahwa ia berkata: Rasulullah bersabda:

"Akan terjadi pada umatku, lemparan batu, perubahan bentuk, dan tenggelam ke dalam bumi." Dikatakan: "Ya Rasulullah, kapan itu terjadi?" Beliau menjawab: "Jika telah nampak alat-alat musik, banyaknya penyanyi wanita, dan diminumnya khamr-khamr." (oleh Tirmidzi, Ibnu Abiddunya dll).

Adapula pendapat dari Imam Ibnu Al Jauzi, Imam Qurthubi dan Imam Asy Syaukani yang juga mengharamkan musik merujuk pada firman Allah: "Dan bujuklah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan suaramu..." (Al Israa` 64). Namun ada pula beberapa ulama yang menghalalkan musik dan nyanyian. Contohnya adalah Abu Mandhur al Baghdadi as-Syafi`i dalam kitabnya bahwa Abdullah bin Ja`far menganggap menyanyi tidak apa-apa bahkan membolehkan budak-budak wanita umtuk menyanyi dan beliau sendiri mendengarkan suaranya. Menilik dari Jumhur ulama tersebut maka dapat disimpulkan k-lo nyanyian dan musik itu hukumnya mubah asal nggak ada aktivitas haram yang menyertainya. Tapi jika disertai aktivitas haram maka hukumnya akan menjadi haram juga.

Sihir Musik

Lepas dari hukum musik dalam Islam, yang pasti pengaruh musik emang luar biasa dahsyatnyaaa... (idih kok kaya` syair lagu yah?). Yup, salah satu dampak musik adalah mampu mempengaruhi emosi penyanyi maupun pendengarnya. Coba aja kamu dengerin Menangis Semalam-nya Audi, pasti kamunya ikutan sedih `kan? Trus yang lebih gaswat lagi, musik juga bisa mempengaruhi gaya hidup penggemarnya. Masih segar di ingatan kita waktu Mariah Carey konser di JCC Jakarta, para penonton termasuk para selebriti lokal rame-rame dandan ala Mariah arey mulai dari ujung rambut ampe` ujung jari kaki. Wuih! Ya, gaya berpakaian para seleb ngetop biasanya langsung jadi trend setter yang sontak menyulap penggemarnya seperti mereka. Nggak peduli meskipun itu mengumbar aurat ,, nggak sesuai ama aturan Islam.

Menentukan Sikap Dan Pendirian

Menilik dari analisis kita di atas, dapat dilihat k-lo menyanyi dan musik adalah aktivitas yang menghibur. Jadi kita boleh dan sah-sah aja dengerin musik dengan tujuan untuk menghibur diri biar nggak stress, menambah gairah dan semangat ataupun untuk menghibur anak kecil yang lagi nangis. Tapi biarpun kita boleh dengerin musik kita tetep nggak boleh kebablasan, kita harus pinter-pinter memilah-milah mana yang sesuai dengan syari`at Islam dan mana yang kagak. Dan yang lebih penting, nggak harus kita ngikutin gaya hidup para penyanyi itu kan. Apalagi ampe` muja-muja artis bak malaikat (malaikat pencabut nyawa kali`...). Trus yang musti kita ingat, selebritis Barat secara tidak langsung adalah wakil dari 'pengemban dakwah' yang mempropagandakan ideologi kapitalis-sekuler yang misahin agama dan kehidupan yang bertentangan dengan Islam yang merupakan Way of Life kita, yang dengannya sajalah kita bisa selamat. Allahu Akbar!!!

B e r s a m b u n g...
(disadur oleh Fajar 2-9 dari Majalah Permata)


1
Hosted by www.Geocities.ws