ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH
|
| |
|
home Topik Umum >AKHBAR >PROFIL KAMI >ARTIKEL >TELAAH KITAB >IPTEK Topik Khusus >GAME ONLINE >DOWNLOAD >AGENDA KAMI >LINK affilates ![]() |
--ARTIKEL-- Kembali ke Halaman utama wall article BERLOMBA MENJADI BINTANGOleh: Fajar Ismail Rame-rame menjaring calon bintang. Peminatnya pun bejibun banyaknya. Itulah fenomena baru di dunia hiburan kita. Siapa sich dari kita yang nggak tau sama acara televisi macam AFI, Indonesian Idol, dan Popstar, bahkan hebohnya lagi itu sering jadi bahan rumpian kita kalo ketemu ama temen. Siapa sich yang nggak ngiri sama Veri, Kia, Mawar yang kini udah ngetop karena ngikut AFI. Lain lubuk lain ikannya AFI adalah program acara yang meniru La Acamedia dari Mexico yang di dalam acara itu penonton juga bisa menilai para akademia lewat SMS. Selain itu pemirsa juga disuguhi tentang aktivitas para akademia selama dikarantina yang digeber setiap senin ampe jumat petang. Biar lebih seru, setiap hari sabtu petang pemirsa juga disuguhi acara �jelang konser� yang isinya selain persiapan para akademia juga prediksi siapa yang bakal tereliminasi. Di acara puncak lebih seru lagi, karena di akhir acara bakal diumumkan yang tereliminasi. Gimana dengan Indonesian Idol? Waktu tulisan ini dibikin, ajang ini masih dipromoin gede-gedean belum digelar. Tapi, karena acara ini franchise dari American Idol, jadi kira-kira miriplah aturan mainnya, kelebihannya ajang ini bakalan punya peluang go internasional kayak Popstar. Kalo AFI paling banter cuma Indonesia doang. Meski begitu yang penting kan jadi bintang, begitu kira-kira anggapan para akademia. Banyak Penggemar Seperti udah suratan kalo jadi tenar bakal banyak penggemarnya, baik yang nyata ato yang jadi secret admirer (Mocca banget nih!). Waktu Veri nggak datang ke konser �Menuju Bintang� di Ancol 3 April lalu penonton sempet kecewa berat.Tapi, ketika Mawar ngontak Veri dan kemudian Veri menyapa penonton, akhirnya mereka puas dan tertawa lepas. Wuih, sebegitunya ya? Cckckck. Untuk direnungkan Idih judulnya kayak lagu Bang Ebiet G Ade nih! Emang proses yang digelar ajang pencari bintang di dunia hiburan itu cukup bagus. Artinya untuk mencari Orbek, terlepas dari bidangnya buruk ato nggak. Tapi, coba kamu berpikir lebih bijak kalo mau berprestasi, mbok ya yang bisa bermanfaat untuk sesama. Misalnya jadi ilmuwan ato pengemban da�wah. Kalo jadi seleb manfaat nyatanya kan hanya untuk dia sendiri dan juga para konglomerat dunia hiburan. Manfaat untuk fans nggak banyak, malah cuma �manas-manasin� kalo jadi seleb itu enak. Jadi seleb juga nggak mesti bahagia lho, minimal privasinya dilanggar. Pengen menyendiri, eh dimisscall ama fans. Biar nancep di pikiranmu, kita mau ngasih sedikit renungan. Karena jadi seleb dunia hiburan dekat banget dengan sisi gelap. Ada pertanyaan untuk kamu yang pingin jadi seleb :�Tegakah kamu menyebarkan keteladanan yang negatif, apalagi diharamkan Allah, kepada khalayak remaja. Sudah sadarkah kamu, bahwa perbuatan yang dilakukan bisa berdampak serius buat para penggemar kamu? Dan jangan lupa, bahwa Allah akan menghitung setiap contoh perbuatan burukmu, bahkan Ia juga menimpakan dosa orang yang mengikuti perbuatan kamu pada kamu. Naudzu billahi min dzalik. |
|