site name here
ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH


          
version 1.0

    home


Topik Umum

>AKHBAR
>PROFIL KAMI
>ARTIKEL
>TELAAH KITAB
>IPTEK


Topik Khusus

>GAME ONLINE
>DOWNLOAD
>AGENDA KAMI
>LINK


affilates

     

>>>AKHBAR<<<



Militer AS bentrok dengan milisi Sadr

Pasukan Amerika Serikat terlibat pertempuran dengan pasukan milisi ulama Syiah, Moqtada Sadr di Najaf, dan beberapa tempat lain sepanjang hari Jumat.

Satu orang terbunuh, dan sedikitnya 13 lain cedera dalam pertempuran sengit di Najaf, kota suci Syiah di selatan Baghad.

Tembakan dan ledakan mengguncang pusat kota dekat kompleks gedung pemerintah provinsi, sehingga menyebabkan salat Jumat ditangguhkan.

Namun, Kufa, Sadr tetap berkhutbah, dan menyerukan milisinya agar terus bertempur, meski dia terbunuh, atau ditawan.

"Jangan biarkan pembunuhan, atau pun penangkapan saya menjadi alasan untuk mengakhiri perjuangan kalian, untuk menegakkan kebenaran, dan melawan kebatilan," kata Sadr.

Tembakan senjata api dan meriam terdengar selama khutbah, kata para saksi mata.

Pertempuran di Najaf, yang merupakan kubu pendukung Sadr, pecah pukul 11.30 (14.30 WIB). Tembakan terdengar di sekitar makam Imam Ali yang dikeramatkan di pusat kota, sementara anggota milisi berpatroli di jalanan yang
lengang.

Para wartawan mengatakan, milisi Sadr tengah memperkuat posisi mereka di Najaf, sementara serdadu Amerika mendesak mereka ke pusat kota.

Sedikitnya, seorang warga sipil terbunuh dalam bentrokan sepanjang Kamis malam di kota itu.

Subuh

Pertempuran pecan, saat gerilyawan menembakkan granat roket terhadap tank-tank AS, yang berpatroli di kota itu, kata pejabat militer AS.

Tank-tank itu balas menembak, dan pertempuran sengit berlanjut selama 2 jam, dan berhenti menjelang Subuh.

Sementara situasi menjadi sedikit tenang, masjid utama kota itu dibuka untuk salat Jumat untuk kali pertama dalam beberapa pekan pertempuran.

Serdadu Amerika telah mundur dari Masjid Mukhayam, yang dipergunakan sebagai pangkalan Milisi Mehdi pimpinan Sadr. Sejumlah helikopter Amerika masih berpatroli di atas kota

Setelah salat jumat, ratusan warga Irak berfaham moderat turun ke jalan, dan menuntut pasukan Sadr agar mengakhiri pemberontakan bersenjata mereka, lapor kantor berita AFP.

"Karbala kota damai, letakkan senjata kalian," kata sejumlah spanduk pengunjukrasa.

Pawai umum itu dipimpin wakil ulama Syiah terkemuka Irak, Ayatullah Agung Ali Al-Sistani.

Di kota Kirkuk, Irak utara, pasukan Amerika menawan 15 pendukung Sadr dalam serangkaian razia, termasuk terhadap masjid Hussein, kata Brigjen Mark Kimmit kepada wartawan.

[bbcindonesia.com]

1
Hosted by www.Geocities.ws