ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH
|
| |
|
home Topik Umum >AKHBAR >PROFIL KAMI >ARTIKEL >TELAAH KITAB >IPTEK Topik Khusus >GAME ONLINE >DOWNLOAD >AGENDA KAMI >LINK affilates ![]() |
Israel Tembaki Warga di Gaza Tentara Israel melepas tembakan ke arah warga Palestina yang sedang berdemonstrasi di kota Rafah, Gaza Selatan.Sedikitnya 10 orang tewa, meski sejumlah laporan menyatakan jumlah korban yang jatuh ternyata lebih besar lagi. Petugas medis Palestina menyatakan sejumlah anak-anak termasuk dalam korban yang tewas, dan lebih dari 50 orang terluka, dan sebagian besar mengalami luka parah. Ribuan orang berdemonstrasi menentang operasi besar-besaran Israel di kamp pengungsi yang terletak di ujung kota Rafah Pasukan Israel masuk ke kamp pengungsi Rafah pada hari Selasa untuk menyerang militan dan mencari serta menghancurkan terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan senjata. Para wartawan mengatakan ini adalah operasi terbesar dan paling berdarah di Gaza sejak Israel mendudukinya pada tahun 1967. Rumah sakit sibuk Para saksi mengatakan sebuah helikopter dan tank Israel melepaskan tembakan ke arah para pengunjuk rasa yang sedang berjalan di jalan utama kota Rafah menuju wilayah Tel Sultan yang terletak di dekap kamp pengungsi tempat Israel melaksanakan operasi dalam dua hari terakhir. Para pengunjuk rasa yang terluka segera dilarikan dari lokasi penembakan oleh ambulans, kendaraan pribadi dan kereta keledai ke rumah sakit Rafah. Wartawan BBC yang berada di rumah sakit itu mengatakan lantai rumah sakit digenangi oleh darah disaat dokter merawat pasien yang datang di koridor dan tangga rumah sakit. Militer Israel mengatakan tengah menyelidiki insiden itu dan menegaskan masih terlalu dini untuk mengetahui secara pasti peristiwa tersebut. "Ini adalah wilayah perang yang penuh dengan bahan peledak yang diletakkan oleh warga Palestina," ujar juru bicara militer Sharon Feingold. Tayangan televisi memperlihatkan terjadi ledakan besar di tengah-tengah para pengunjuk rasa. Terlihat helikopter dan tank Israel, namun belum jelas penyebab ledakan itu. Wilayah yang dikepung Pertumpahan darah terjadi sesaat setelah muncul laporan bahwa ribuan warga Tel Sultan memenuhi tuntutan Israel untuk menyerah. Dua puluh empat warga Palestina tewas di Tel Sultan dalam operasi yang disebut "Operasi Pelangi" tentara Israel. Dengan mempergunakan pengeras suara tentara Israel memerintahkan seluruh pria berusia diatas 16 tahun untuk keluar dengan membawa bendera putih atau rumah mereka akan dihancurkan. Komandan Israel kemudian menyatakan pada wartawan bahwa mereka hanya ingin agar kaum militan keluar dari wilayah itu. Aksi Israel ini diprotes oleh masyarakat internasional setelah kepala staf angkatan darat Israel, Letnan Jenderal Moshe Yaalon mengatakan tentara akan meratakan sejumlah rumah di kamp Rafah untuk memperluas jalan patroli di sepanjang perbatasan dengan Mesir. Militan Palestina memang aktif di wilayah itu, dan tujuh tentara Israel tewas dalam serangan di dekat lokasi minggu lalu. Dalam wilayah itu juga terdapat terowongan-terowongan untuk menyelundupkan senjata dari wilayah Mesir yang terletak kurang dari satu kilometer, demikian pernyataan militer Israel. Akan tetapi, militer Israel mengatakan bahwa tidak ada rencana untuk menghancurkan perumahan secara sistematik dalam operasi itu. [bbcindonesia.com] | |