Kerja

 

            Kerja merupakan sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia. Kebutuhan itu bisa bermacam-macam, berkembang dan berubah, bahkan seringkali  tidak disadari oleh pelakunya. Seseorang bekerja karena ada sesuatu yang ingin dicapainya, dan orang berharap bahwa aktivitas kerja yang dilakukannya akan membawanya kepada sesuatu keadaan yang lebih memuaskan dari ada keadaan sebelumnya.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pada diri manusia terdapat kebutuhan-kebutuhan yang pada saatnya membentuk tujuan yang hendak dicapai. Dan dipenuhinya. Demi mencapai tujuan-tujuan tersebut, orang terdorong melakukan aktivitas yang disebut bekerja. Tetapi tidak semua aktivitas disebut kerja, karena menurut Magnis dalam bukunya yang berjudul “Sekitar manusia; Bunga Rampai Tentang Filsafat Manusia”, pekerjaan adalah kegiatan kegiatan yang direncanakan. Jadi pekerjaan itu memerlukan pemikiran khusus dan tidak dapat dijalankan oleh binatang. Yang dilaksanakan tidak hanya karena pelaksanaan kegiatan itu sendiri menyenangkan, melainkan kita mau dengan sungguh-sungguh mencapai suatu hasil yang kemudian berdiri sendiri atau sebagai benda, karya, tenaga dan sebagainya atau sebagai pelayan masyarakat termasuk dirinya sendiri.Kegiatan itu dapat berupa pemakaian jasa jasmani maupun rohani.

Menurut Hegel (1770-1831) inti pekerjaan adalah kesadaran manusia. Pekerjaan memungkinkan orang dapat menyatakan diri secara obyektif kedunia ini, sehingga ia dan orang lain dapat memandang dan memahami keberadaan dirinya.

Nampaknya memang sulit untuk merumuskan secara jelas, tepat dan ringkas definisi yang  dimaksud dengan kerja. Apakah definisi itu dikaitkan dengan imbalan atau pembayaran (atas prestasi suatu kerja), maka para ibu rumah tangga yang juga bekerja keras tentulah tidak tercangkup dalam pengertian kerja. Tetapi apabila definisi kerja dihubungkan dengan dengan kesenangan atau pilihan (terhadap jenis pekerjaan), maka dapat dengan mudah terlihat bagi sementara orang, antara kerja dan permainan sesungguhnya sama saja.

Bagi sementara orang, yaitu mereka yang sudah berada pada taraf tidak lagi memerlukan mencari nafkah (karena persediaan uang sudah cukup banyak) kerja adalah merupakan kesenangan atau hobby merupakan pilihan-pilihan untuk memenuhi kepuasan egonya.

Menurut Dr. May Smith dalam buku introduction Pikologi Industry tujuan kerja adalah untuk hidup. Dengan demikian, maka mereka yang menukarkan kegiatan fisik dan kegiatan otak dengan sarana kebutuhan berarti telah bekerja. Berdasarkan pengertian tersebut maka kegiatan-kegiatan orang yang bermotivasikan kebutuhan ekonomis sajalah yang bisa dikatakan sebagai kerja. Mereka yang melakukan kegiatan pada yayasan-yayasan sosial tanpa mendapatkan imbalan tidak dapat dikatakan sebagai pekerja.

Menurut seorang psikiater bernama J.A.C. Brown di dalam bukunya yang berjudul  The social psichology of industry menyatakan bahwa riset modern dewasa ini telah menunjukkan bahwa kerja merupakan bagian penting dari kehidupan manusia, sebab aspek kehidupan yang memberi status pada manusia dalam masyarakat.dalam keadaan biasa seseorang baik laki-laki maupun wanita sebenarnya menyukai pekerjaan.

 

Referensi.

Anorogo, Pandji (2005) Psikologi Kerja, Jakarta: Rineka Cipta

 

Hosted by www.Geocities.ws

1