Berita
TNI AD dipastikan beli Mi-17. Angkasa, April 2002 (website)

Empat helikopter versi militer Mil Mi-17 Hip buatan Rusia, dipastikan akan memperkuat Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad). Menurut sumber Angkasa di Pusat Pendidikan di Lanumad Ahmad Yani, saat ini Puspenerbad tengah menyiapkan kru yang akan diberangkatkan ka Rusia untuk mendapatkan pelatihan.
"Sudah terpilih 17 personel, namun akan diseleksi lagi, "katanya. Rencananya April ini, TNI AD akan memberangkatkan dua orang instruktur, dua teknisi, empat captain-pilot, dan empat lagi copilot.TNI AD juga tengah menjajaki mengakuisisi enam heli angkut ringan Mi-2.
Melihat spesifikasi yang dijelaskan pihak AD bahwa heli Mi-17 memiliki ramp door yang bisa dibuka di udara, berarti versi dimaksud adalah Mi-17MD. Selain ramp door yang efektif untuk penerjunan, dua pintu geser (sliding doors) juga memudahkan turun-naik (terjun) bagi 35 prajurit dengan peralatan lengkap. Mi-17MD mengadopsi mesin baru Isotov TV3-117VM, yang memberikannya akselerasi lebih kuat untuk terbang atas 6000 meter dengan kecepatan 270 km per jam (versi sebelumnya 5700 meter dengan kecepatan 240 km per jam).
Mi-35P Penerbad tiba di Halim. Angkasa-online, 18 September 2003.

Heli tempur Mi-35P Hind asal Rusia milik Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad) tiba di tanah air hari ini (15/9). Mirip kedatangan jet-jet tempur Sukhoi, kehadiran kedua heli tersebut juga diangkut oleh pesawat angkut Antonov An-124-100 Ruslan.

Ciri khas dari varian ini adalah penggunaan kanon laras ganda GSh-30K kaliber 30mm. Dengan 750 peluru siap tembak, kanon ini ditempatkan di sisi kanan heli.
9 April 2007,
Indonesian Army Assistence of Logistic: "Let�s make use of Dirgantara Products."

On Thursday, 5 April 2007 Dirgantara Indonesia has successfully delivered two units of NBO-105 helicopter and a unit of NC-212 aircraft to Indonesian Army at Dirgantara Aircraft Hangar, Bandung, West-Java. It is a contract order of 18 September 2006. By finishing the order within a short time means that Dirgantara Indonesia shows its serioussness to be one of the national weapon and armament suppliers. The signing of the delivery by Director of Technology, Mochamad Mochajan, and Indonesian Army Logistic Assistence, Major General Kardinoyo, marks the event
.
Hosted by www.Geocities.ws

1