KEJUARAAN SILAT NASIONAL INDONESIA

PERISAI DIRI

TAMANSISWA CUP II 2002

ANTAR PELAJAR SLTP DAN SLTA

SE-JAWA BARAT DAN DKI JAKARTA

 


 

I.    PENDAHULUAN

 

Kejuaraan merupakan suatu cara untuk mencapai sebuah prestasi dan merupakan ajang uji coba   dari  suatu rangkaian latihan rutin dan berkesinambungan. Selain itu kejuaraan tempat bertemunya para atlet dan diharapkan dari sini terjalin suatu persahabatan dan hubungan yang lebih baik dan saling menguntungkan.

 

Kesempatan untuk mengikuti suatu pertandingan, khususnya dalam olah raga bela diri silat Perisai Diri dirasakan masih benar-benar minim frekuensinya terutama untuk kalangan atau lingkungan pelajar SLTP dan SLTA.

 

Untuk mencapai harapan dan memberikan kesempatan tersebut seperti diatas, maka kami Kelatnas Indonesia Perisai Diri Ranting Tamansiswa dan PPTS (OSIS) Perguruan Tamansiswa Cabang Bandung merencanakan Kejuaraan Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Tamansiswa CUP Antar Pelajar SLTP dan SLTA, yang mencakup daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta dan ini merupakan kejuaraan yang kedua kalinya yang kami selenggarakan.

 

Selain itu kegiatan ini juga untuk memperkenalkan Perguruan Tamansiswa Cabang Bandung beserta Ranting Perisai Diri-nya ke masyarakat yang lebih luas terutama Ranting Perisai Diri yang ada di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya.

  

II.      DASAR PEMIKIRAN

 

Generasi muda, pelajar dan remaja merupakan generasi penerus perjuangan bangsa yang senantiasa mencari wahana pengembangan diri yang sehat dan dinamis dalam rangka menemukan jati dirinya.

 

Silat merupakan salah satu olah raga bela diri Indonesia yang dapat mewadahi maksud generasi muda  untuk menemukan jati dirinya itu, karena  silat mampu membina kesehatan fisik dan mental secara baik, menanamkan budi pekerti luhur, jiwa ksatria dan cinta tanah air, sehingga dapat membentuk sumber daya insani Indonesia yang unggul.

 

Disamping itu, salah satu wadah formal yang sudah berkembang pesat di Indonesia adalah Perguruan Tamansiswa yang dipelopori oleh Raden Mas Soerjadi Soerjoningrat, yang lebih dikenal sebagai Bapak Pendidikan Bangsa, yakni Ki Hadjar Dewantara. Perguruan Tamansiswa juga senantiasa menanamkan arti pentingnya budi pekerti luhur, jiwa ksatria dan cinta tanah air, kepada anak-anak didiknya yang diharapkan kelak menjadi pemimpin-pemimpin bangsa yang berkualitas.

 

Sejalan dengan itu, Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri sebagai salah satu perguruan silat, yang didirikan oleh Raden Mas Soebandiman Dirdjoatmodjo, juga memiliki tujuan sejalan dengan Perguruan Tamansiswa. Bahkan, dapat pula dikatakan jika Perguruan Tamansiswa mengajar anak-anak didiknya melalui wadah formal, maka Perisai Diri memposisikan dirinya sebagai wadah non-formalnya.

Perjalanan sejarah menunjukkan bahwa Raden Mas Soebandiman Dirdjoatmodjo selaku putera Keraton Paku Alaman Yogyakarta adalah salah satu keponakan dari Ki Hadjar Dewantara. Ketika silat Perisai Diri masih belum resmi bernama Perisai Diri menjelang tahun 1950-an, Raden Mas Soebandiman Dirdjoatmodjo pernah mengajar silat dilingkungan Perguruan Tamansiswa Yogyakarta atas permintaan  Pakde-nya  (uwak-nya) itu dengan salah satu pertimbangan adanya kesamaan visi dan misi dalam membina generasi penerus bangsa.

 

Sebagai salah satu upaya untuk senantiasa mengenang kesamaan pandangan dan visi kedua guru besar dibidangnya masing-masing itulah maka dicoba untuk mewujudkan dalam suatu kegiatan yang bermanfaat, yaitu Kejuaraan Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Tamansiswa CUP Antar Pelajar SLTP dan SLTA Se- Jawa Barat dan DKI Jakarta. Disamping itu, kegiatan ini sudah tentu diharapkan dapat menjadi sarana untuk tetap mengembangkan dan melestarikan serta memasyarakatkan silat, khususnya silat Perisai Diri di kalangan para pelajar agar memiliki wadah untuk menemukan jati diri-nya.

  

III.     MAKSUD DAN TUJUAN

 Maksud dan tujuan penyelenggaraan Kejuaraan Silat Perisai Diri Tamansiswa Cup II Tahun 2002 Antar Pelajar SLTP dan SLTA Se- Jawa Barat dan DKI Jakarta ini adalah :

 

1.      Menumbuhkan rasa kecintaan dan kebanggaan pelajar SLTP dan SLTA terhadap olah raga silat

      sebagai warisan leluhur budaya bangsa Indonesia.

2.      Menyalurkan bakat dan minat pelajar di bidang olah raga bela diri silat Perisai Diri.

3.      Mengukur kemampuan para peserta dalam menerapkan teknik-teknik silat Perisai Diri yang

      telah di dapat selama latihan, guna meningkatkan dan mencapai prestasi yang lebih baik di masa

      yang akan datang.

4.      Membentuk generasi muda yang bersportivitas tinggi dan bermental baik dalam menghadapi

      pembangunan bangsa.

5.      Mengembangkan dan meningkatkan kerjasama dan kekeluargaan diantara pelajar SLTP dan

      SLTA di Jawa Barat dan DKI Jakarta.

  

IV.    URAIAN KEGIATAN

1.      Nama Kegiatan        :  Kejuaraan Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Tamansiswa

                                         Cup II Tahun 2002  Antar SLTP dan SLTA Se- Jawa Barat dan

                                         DKI  Jakarta     

2.      Tema                       :  Melestarikan Seni Bela Diri Silat Sebagai Warisan Budaya  Bangsa

3.      Waktu Pelaksanaan  : 11  s.d. 14  Juli 2002

4.      Tempat                     : Gelanggang Olah Raga (GOR) Pajajaran Bandung

                                         Jalan Pajajaran No.37 Bandung

5.      Peserta                     :  400 orang peserta

6.      Pelaksana                 :  Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Ranting

                                         Tamansiswa dan PPTS (OSIS) Perguruan Tamansiswa

                                         Cabang Bandung

 

V.     LANDASAN

1.      Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri.

2.      Program Kerja Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Ranting Tamansiswa 

      Cabang  Bandung.

 

 VI.  MATERI YANG DIPERTANDINGKAN

 

1.      Versi IPSI  ( Tarung Bebas IPSI )

a.       Putera dan puteri Junior SLTP (dengan pelindung tubuh)

þ      Kelas  A Berat Badan 33 - 36 Kg

þ      Kelas  B Berat Badan 36 - 39 Kg

þ      Kelas  C Berat Badan 39 - 42 Kg

þ      Kelas  D Berat Badan 42 - 45 Kg

þ      Kelas  E Berat Badan 45 - 48 Kg

þ      Kelas  F Berat Badan 48 - 51 Kg

þ      Kelas  G Berat Badan 51 - 54 Kg

þ      Kelas  H Berat Badan 54 - 57 Kg

þ      Kelas  H Berat Badan 57 - 60 Kg

 

b.      Putera Senior SLTA  (tanpa pelindung tubuh)

þ      Kelas  A Berat Badan 40 - 45 Kg

þ      Kelas  B Berat Badan 45 - 50 Kg

þ      Kelas  C Berat Badan 50 - 55 Kg

þ      Kelas  D Berat Badan 55 - 60 Kg

þ      Kelas  E Berat Badan 60 - 65 Kg

þ      Kelas  F Berat Badan 65 - 70 Kg

 

c.       Puteri Senior SLTA  (dengan pelindung tubuh)

þ      Kelas A sampai dengan kelas D dengan kriteria berat badan sama dengan putera

     senior SLTA

2.      Versi Perisai Diri

a.       Teknik Serang Hindar Versi Perisai Diri

þ              1 (satu)  Kelas Putera

þ              1 (satu)  Kelas Puteri

 

b.      Kerapihan  Teknik  Dasar  Berpasangan  Tangan  Kosong  Putera-Puteri (KTDBTK)

þ      Peserta untuk Tingkat Dasar I sampai dengan Tingkat Calon Keluarga (Cakel)

þ      Jumlah gerakan 12 diakhiri dengan bela diri

 

c.       Kerapihan Teknik Berpasangan Bersenjata Putera-Puteri (KTDBB)

þ      Peserta maksimal Tingkat Strip Hijau-Biru

þ      Jenis senjata bebas

þ      Jumlah gerakan 12 diakhiri dengan bela diri

 

d.      Kerapihan Teknik Senjata Beregu Putera-Puteri (KTBB)

þ      Masing-masing regu terdiri dari 3 orang pesilat

þ      Peserta maksimal Tingkat Strip Hijau-Biru

þ      Jenis senjata bebas

þ      Pesilat memperagakan 30 gerak dengan susunan bebas

 

e.       Kerapihan Teknik Kombinasi Beregu Putera-Puteri (KTKB)

þ      Masing-masing regu terdiri dari 3 orang pesilat

þ      Peserta maksimal Tingkat Strip Hijau-Biru

þ      Pesilat memperagakan 30 gerak dengan susunan bebas

 

 VII.    PERATURAN PERTANDINGAN

 

a).   Pertandingan menggunakan Sistem Gugur.

b).   Setiap kontingen mengirimkan 1 (satu) orang peserta untuk Versi IPSI dan 3 (tiga) orang

      peserta untuk beregu.

c).   Setiap kontingen wajib mengirimkan 1 (satu) orang peserta untuk pertandingan Serang Hindar.

d).   Untuk setiap nomor pertandingan, jika peserta/regu kurang dari 4 (empat) orang peserta/regu,

     akan tetap dipertandingan namun tidak  diperhitungkan dalam penentuan  Juara Umum.

e).   Pembatalan nomor yang diikuti diberitahukan kepada pihak panitia 1 (satu) jam sebelum

     technical meeting”  dilaksanakan.

f).     Setelah technical meeting keputusan yang telah disahkan bersama, tidak dapat

     diganggu gugat.

g).   Peserta wajib mengisi formulir yang telah disediakan oleh panitia, bila tidak mengisi formulir

     dianggap batal atau tidak sah dalam nomor apapun.

 

 

 VIII.  PESERTA

 

a).   Peserta pertandingan adalah Pelajar (putera/puteri) yang masih terdaftar pada SLTP/SLTA

      Negeri  dan Swasta ataupun sederajat di seluruh wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

b).   Setiap peserta harus mendapat pengesahan dari Kepala Sekolah-nya masing-masing.

 

 IX. PERSYARATAN PENDAFTARAN

 

 

 A.    Setiap pesilat / peserta dikenakan biaya pendaftaran sebagai berikut  :

         F     Tarung Bebas IPSI sebesar   Rp.  20.000,00

  F     Serang Hindar sebesar           Rp.17.500,00

  F     Kerapihan Teknik sebesar     Rp. 20.000,00

 

Biaya diatas tidak termasuk biaya akomodasi, trasport dan penginapan bagi para atlet dan official yang mengikuti pertandingan tersebut ditanggung oleh masing-masing team / kontigen.

 B.    Batas akhir pendapatarn paling lambat : Kamis, 4 Juli 2002

      Pendaftaran dapat dilakukan langsung ke Sekretariat Panitia Kejuaraan Silat Nasional  Nasional  

      Indonesia Perisai Diri Tamansiswa CUP II Tahun 2002, Jalan  Tamansiswa No. 4 Pkl. 09.00 - 

      16.00 WIB / melalui Rekening BNI' 46 Cab. Buah Batu Bandung, a.n Rd. Adrian Benyamin 

      dengan Nomor Rekening. 002.001.0004845.941 , apabila pembayaran silakukan lewat rekening 

      bank maka bukti slip pembayaran pendaftaran harap dikirim melalui Fax. (022) - 5431864.

 

C.   Melampirkan Surat keterangan dari sekolah, Surat ijin orang tua / wali, Data atlet dan Official, 

       Photo Copy Raport terakhir, Kartu pelajar  dan  Ijasah  Perisai  Diri  terakhir masing-masing 

      1 (satu) lembar.

 

D.   Menyerahkan Pas Photo ukuran  2 x 3 = 1 lembar dan 3 X 4  =  2  lembar

E.    Pendaftaran peserta dapat dilakukan  :

Langsung ke sekretariat Panitia Pelaksana Kejuaraan Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Tamansiswa Cup II 2002 Antar Pelajar 

SLTP dan SLTA Se- Jawa Barat dan DKI Jakarta  

Jalan Tamansiswa No. 4  Tilp. (022)  7314042  Bandung.

 

 

  X.         TIMBANG BADAN 

            

     Timbang badan akan dilaksanakan pada :

 

Hari                : Selasa dan Rabu

Tanggal           : 3-4 Juli 2002

Waktu            : Pkl. 10.00 - 16.00 WIB

Tempat           : Perguruan Tamansiswa Cabang Bandung

                        Jl. Tamansiswa No. Bandung

 

 

 XI.      “ TECHNICAL MEETING “

 

Technical Meeting akan dilaksanakan pada :

Hari               :  Rabu

Tanggal          :  10 Juli 2002

Waktu           :   Pkl. 09.00 WIB - selesai

Tempat          :  Perguruan Tamansiswa Cabang Bandung

                        Jl. Tamansiswa No. 4 Bandung

XII.        PIALA DAN PENGHARGAAN

 1.  Tiap kelas ditentukan juara-juara sebagai berikut  :

·        Juara  I       :   1 (satu) orang / regu diberikan medali Emas

·        Juara  II      :   1 (satu) orang / regu diberikan medali Perak

·        Juara  III     :   2 (dua) orang /  regu diberikan medali Perunggu

2.      Sekolah yang dinyatakan sebagai Juara Umum, akan menerima Trophy Bergilir  :

·        Juara Umum I     Junior /SLTP       :   Ketua Majelis Luhur Perguruan Tamansiswa

·        Juara Umum II  Junior /SLTP         : Komandan SESKO ABRI

·        Juara Umum III Junior /SLTP        : Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat

·         Juara Umum I      Senior /SLTA    :   Gubernur KDH. Tk. I Propinsi Jawa Barat

·         Juara Umum II     Senior /SLTA    :   Kapolda Jawa Barat

·         Juara Umum III   Senior /SLTA    :   Walikotamadya KDH. Tk.II Kota Bandung

        3.       Pesilat Terbaik Putera / Puteri

4.       Piagam Penghargaan  

Formulir Pendaftaran 

Home Chat Panitia Hasil Kejuaraan Album Foto
Pendekar Teknik PD Link Arti Lambang Sejarah PD

Buku Tamu

         

Desain by : Tedy Aswandi (c)2002

Hosted by www.Geocities.ws

1