Membeli ban berkualitas dengan ukuran tepat serta dengan merek yang cukup terkenal di toko atau agen ban resmi merupakan hal penting untuk menjamin keselamatan, usia pakai ban serta kepuasan atau kenyamanan berkendara. Namun, hal tersebut hanyalah sebuah permulaan dalam perawatan ban mobil Anda. Masih ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam merawat ban untuk mendapatkan performa optimum dan usia pakai ban agar lebih lama. Salah satunya adalah memeriksa tekanan angin ban.
Tekanan angin yang tepat adalah hal paling urgen dalam perawatan ban. Artinya, ban harus diberi tekanan angin sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pabrik pembuatnya. Seperti disampaikan Dr Tyre dari Good Year, umumnya pabrik pembuat mobil menganjurkan ukuran ban serta tekanan angin yang sesuai bagi kendaraan tersebut. Ini dapat dilihat lewat buku manual kendaraan Anda. Informasi tentang hal ini juga bisa didapatkan di berbagai area kendaraan Anda, seperti di ujung pintu pengemudi, di bagian bawah pintu atau di bagian dalam kotak penyimpanan di pintu kendaraan.
Tekanan angin kurang adalah musuh terburuk bagi ban kendaraan Anda. Ban yang mengalami kurang tekanan angin akan mudah mengalami kerusakan bagian sidewall akibat panas yang timbul dan menurunnya kapasitas angkut beban dari ban tersebut. Kekurangan tekanan angin ban juga mengakibatkan kendaraan Anda menjadi boros bahan bakar. Mengisi tekanan angin sampai batas maksimum seperti tertera di bagian sidewall ban akan menambah usia pakai ban serta dapat menghemat konsumsi bahan bakar mobil Anda.
Anda tidak dapat menentukan tepat tidaknya tekanan angin pada ban Anda hanya dengan melihatnya saja. Terlebih lagi, bila ban Anda berjenis radial.
Anda harus memeriksa tekanan angin ban mobil Anda dengan alat ukur yang baik secara berkala, paling tidak setiap dua minggu sekali atau ketika hendak melakukan perjalanan jarak jauh. Selalu periksa tekanan angin ban pada saat ban dalam keadaan dingin (sehabis kendaraan dipakai menempuh jarak kurang dari satu mil). Bila kendaraan Anda baru saja dipakai, biarkanlah ban kendaraan Anda turun suhunya sebelum diperiksa tekanan anginnya.
Jangan pernah mengempeskan atau mengurangi tekanan angin ban pada saat temperatur ban sedang tinggi. Tekanan angin di dalam ban akan meningkat secara otomatis bila suhu di dalam ban meningkat. Fenomena semacam ini normal dan tidak perlu dilakukan penyesuaian.
Tekanan angin pada ban harus ditambah ketika kendaraan Anda mengangkut beban ekstra berat atau berlebih, apalagi ketika akan menempuh perjalanan jauh dengan beban berat. Peningkatan angin sebesar 4 psi lebih tinggi dari standar yang dianjurkan pabrik pembuat mobil biasanya masih bisa diterima atau ditoleransi.
Masalah yang tampaknya sepele, namun sering dilupakan para pengguna mobil terkait dengan ketersediaan tutup pentil ban. Periksa dan pastikan bahwa tutup pentil ban Anda terpasang dengan baik. Tutup pentil biasanya memiliki klep karet yang memberikan pelindung sekunder untuk mencegah angin keluar dan mencegah kotoran dan hawa lembab masuk ke dalam ban. Pasanglah pentil baru setiap Andsa memasang ban baru pada rim.
Dari penjelasan di atas, secara singkat hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam merawat ban mobil Anda adalah sebagai berikut:
- Periksa tekanan angin ban secara berkala.
- Kurang tekanan angin adalah penyebab utama kerusakan ban.
- Cegah kondisi overload beban dengan cara meningkat
kan tekanan angin ban mobil Anda.
- Usahakan untuk selalu membawa sebuah alat pengukur tekanan
angin yang bagus di kotak penyimpanan mobil Anda dan guna
kan secara teratur.
Redaksi