Semeru, Jawa, Indonesia

Lokasi: 8.1S, 112.9E
Ketinggian: 12.057 kaki (3.676 m)


Semeru, sebuah stratovolcano, meletus sedikitnya 55 kali sejak tahun 1818. Letusan yang terjadi biasanya berkekuatan menengah sampai menengah-kuat dan eksplosif. Foto ini, diambil tanggal 4 November 1982, menunjukkan asap tipis yang bercampur dengan letusan Strombolian. Foto oleh Jack Lockwood, U.S. Geological Survey.

Beberapa letusan menghasilkan aliran piroklastik dan/aliran lava. Sepuluh letusan ini menyebabkan kerusakan fatal. Aliran lumpur dan aliran lumpur sekunder merupakan material yang paling berbahaya, korban yang meninggal akibat letusan sekitar 600 orang dari tahun 1909 sampai 1981. Letusan terakhir dari Semeru dimulai pada tahun 1967 dan terus berlangsung sampai sekarang. Tipe letusan vulkanik yang terjadi di Semeru umumnya dan menghasilkan aliran piroklastik, aliran lava, dan kubah lava. Sekitar 500 orang terbunuh oleh letusan tsb. Pada Agustus 1994, letusan terjadi dengan interval  5-20 menit. Pada Februari 1995, longsoran piroklastik turun sampai kurang lebih 0,6 mil (1 km) dari puncak. Aliran piroklastik dan longsoran lava juga dilaporkan pada Juli 1995. Foto by Jack Lockwood, U.S. Geological Survey, 4 November 1982.


Sumber Informasi:

Simkin, T., and Siebert, L., 1994, Volcanoes of the World: Geoscience Press, Tucson, Arizona, 349 p.

Smithsonian Institution's Global Volcanism Network, 1995, Summary of Recent Activity: Bulletin of Volcanology, v. 57, p. 73-75.

Smithsonian Institution's Global Volcanism Network, 1995, Summary of Recent Activity: Bulletin of Volcanology, v. 57, p. 269-271.

Smithsonian Institution's Global Volcanism Network, 1995, Summary of Recent Activity: Bulletin of Volcanology, v. 57, p. 466-469.



Back to the Ourormed HomePage
1
Hosted by www.Geocities.ws

1