Galunggung, Jawa Barat, Indonesia

Lokasi: 7.3S, 108.1E
Ketinggian: 7.111 kaki (2.168 m)



Galunggung adalah sebuah stratovolcano di Jawa barat. Kaldera dari Galunggung membuka kearah tenggara. Foto oleh Jack Lockwood, U.S. Geological Survey, 17 Augustus, 1982.



Sejarah letusan pertama dari galunggung adalah pada 1822. Sejak saat itu gunung tersebut meletus sebanyak empat kali, terakhir tahun 1984. Foto ini menunjukkan sebuah kolom dari tempat munculnya abu diatas puncak selama letusan besar berlangsung (VEI=4). Kolom letusan dari Galunggung mencapai ketinggian yang sangat besar yaitu 15 mil (24 km). Foto oleh Jack Lockwood, U.S. Geological Survey, 16 Augustus, 1982.



Dua letusan Galunggung menyebabkan kerusakan fatal. Selama letusan tahun 1822 (VEI=5), telah menewaskan 4.011 orang dan menghancurkan 114 desa. nuee ardentes mencapai lebih dari 6 mil (10 km) jauhnya dari gunung tsb. Selama letusan tahun 1982 (VEI=4) sekitar 68 orang meningal, sebagian besar karena sebab tidak langsung (kecelakaan lalulintas, usia tua, kedinginan dan kekurangan pangan). Perkiraan kerugian sekitar Rp 150 milyar dan 22 desa di tinggal tanpa penghuni. Letusan tahun 1984 terjadi selam dua minggu. Foto ini menunjukkan petir diatas puncak dan menerangi kaki gunung Galunggung. Foto oleh Jack Lockwood, U.S. Geological Survey, 16 September, 1982.



Pada bulan April 1982-Januari 1983 letusan menghancurkan kubah lava yang dihasilkan tahun 1918 dan menghasilkan kerucut baru dan new crater. The crater lebarnya sekitar 2.000 kaki(600m) dan dalamnya sekitar 1.000 kaki(300 m). Kerucutnya tumbuh sampaisetinggi 250 kaki (75 m) dan diameternya 650 kaki (200 m). Foto oleh Jack Lockwood, U.S. Geological Survey, 31 July, 1982.



Gambar dari kerucut cinder baru. Selam letusan tahun 1982-1983 sebuah danau mulai terbentuk. danau tersebut sekarang berisi penuh dengan air hujan, dan volume terbesar terdiri dari pyroclastic material. Deposit lahar telah mengeras dan sistem untuk mengatasi lahar telah didirikan. Foto by Jack Lockwood, U.S. Geological Survey, 30 October, 1982.

Selama letusan tahun 1982 dua jumbo jet masuk kedalam kabut debu pada ketinggian sekitar 6 miles (10 km). Mesin mereka macet, untungnya pilot dapat menghidupkan kembali mesinnya.


sumber Informasi:

Lubis, H., Hamidi, S., and Casadevall, T., 1987, Volcanic hazards at Galunggung, West Java, Indonesia, since the 1982-1982 eruption: Hawaiian Symposium on How Volcanoes Work, abstract volume, p. 160.

Simkin, T., and Siebert, L., 1994, Volcanoes of the World: Geoscience Press, Tucson, Arizona, 349 p.



Back to the Ourormed HomePage
Hosted by www.Geocities.ws

1