
| Tentang Kami | Hubungi Kami | Produk dan Layanan | News Update |
NEWS UPDATEKehidupan rakyat kecil semakin susah dampak dari kenaikan BBMCiawi, 9 Juni 2008 (Fresh News) "Masayarakat di desa Tipar Bawah dan Atas yang pekerjaan pokoknya pedagang gorengan dan tape yang mempergunakan BBM sebagai bahan bakar", menurut Bu Mar, 37 tahun, yang menghidupi 5 orang putra dan 1 putri, sedangkan suaminya yang tidak mempunyai pekerjaan tetap. Dengan kenaikan BBM usahanya tidak mendapat keuntungan lagi. Dengan bermodalkan Rp.40.000 keuntungannya hanya Rp. 5.000 - Rp.10.000 per hari. Untuk usahanya dibutuhkan sekitar 3 liter dengan harga Rp.3.100 per liter,terasa sangat berat walaupun untuk memperoleh minyak tanah tidak begitu sulit karena di depan rumahnya ada pangkalan minyak tanah. Begitu juga dengan Pak Dang, 60 tahun, yang usahanya sehari-hari sebagai pembuat dan penjual tape. Sedangkan program konversi minyak tanah ke gas belum seluruhnya digunakan dengan alasan takut meledak. Begitu juga program BLT yang tidak diperolehnya. Menurut keterangan mereka yang mendapatkan hanya sanak family pak RT aja. [EURO 2008] |